Negara Tetangga Belum Kirim Nota Protes Meski Karhutla Kian Meluas

Muhamad Yasir

Senin, 24 Agustus 2026 | 09:41 WIB
Negara Tetangga Belum Kirim Nota Protes Meski Karhutla Kian Meluas
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kedua kiri) meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kawasan Kubu Raya, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026). Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung penanganan karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah di Kalimantan untuk memastikan penanganan karhutla berjalan secara optimal dan cepat. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym.
baca 10 detik
  • Pemerintah mengklaim belum menerima nota protes resmi dari negara tetangga terkait dampak kabut asap karhutla.
  • Pemerintah telah mengerahkan 12.880 personel, menjalankan operasi modifikasi cuaca, dan memperkuat koordinasi regional ASEAN untuk menangani kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatera.
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat percepatan penanganan karhutla di Kalimantan Tengah pada Sabtu, 22 Agustus 2026, guna mencegah perluasan dampak lintas batas.

Suara.com - Pemerintah mengklaim belum menerima nota protes resmi dari negara-negara tetangga terkait dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia yang berpotensi memicu kabut asap lintas batas.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Vahd Nabyl A. Mulachela mengatakan komunikasi dan koordinasi dengan negara-negara kawasan tetap dilakukan untuk memantau perkembangan karhutla sekaligus mengantisipasi dampaknya.

"Hingga saat ini, pemerintah Indonesia masih belum menerima penyampaian keberatan secara resmi dari negara-negara tetangga terkait perkembangan karhutla dan kabut asap,” kata Nabyl dikutip dari ANTARA, Senin (24/8/2026).

Menurut Nabyl, pemerintah juga terus melakukan langkah diplomasi dengan berbagi informasi mengenai perkembangan karhutla kepada negara-negara tetangga.

“Langkah diplomasi juga dilakukan dengan terus berbagi informasi mengenai perkembangan situasi karhutla,” katanya.

Indonesia, kata Nabyl, turut mengoptimalkan mekanisme ASEAN untuk pemantauan dan pertukaran informasi mengenai dampak kebakaran hutan dan lahan, termasuk potensi kabut asap lintas batas.

Kerja sama tersebut dilakukan dalam kerangka Agreement on Transboundary Haze Pollution atau Kesepakatan ASEAN tentang Polusi Kabut Asap Lintas Batas.

Melalui mekanisme tersebut, negara-negara ASEAN meningkatkan kesiapsiagaan, pemantauan, pencegahan, dan penanganan karhutla sekaligus memperkuat koordinasi menghadapi risiko kabut asap lintas batas.

Pemerintah Kejar Penanganan Karhutla

baca juga

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebelumnya mengatakan pemerintah melalui Menteri Luar Negeri Sugiono terus menjaga komunikasi dengan negara-negara tetangga terkait dampak karhutla.

“Karena itu kita berusaha secepatnya untuk menangani karhutla ini," ujar Prasetyo saat ditemui di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Minggu (23/8/2026).

Di dalam negeri, pemerintah terus memperkuat pengendalian karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan dan Sumatra. Sebanyak 12.880 personel dikerahkan bersama berbagai peralatan untuk mendukung pemadaman dan penanganan kebakaran.

Pemerintah juga menjalankan operasi modifikasi cuaca (OMC) serta memantau kualitas udara di wilayah terdampak.

Presiden Prabowo Subianto turut memimpin rapat penanganan karhutla di Kalimantan saat melakukan kunjungan ke Kalimantan Tengah pada Sabtu (22/8/2026).

Rapat tersebut menjadi bagian dari koordinasi pemerintah bersama sejumlah kementerian dan lembaga untuk mempercepat penanganan karhutla sekaligus mencegah dampaknya meluas hingga ke negara-negara tetangga. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

17 Pesawat dan 1.500 Prajurit Tambahan Dikerahkan Tangani Karhutla Kalimantan

17 Pesawat dan 1.500 Prajurit Tambahan Dikerahkan Tangani Karhutla Kalimantan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 07:43 WIB

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:57 WIB

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Terkini

Negara Tetangga Belum Kirim Nota Protes Meski Karhutla Kian Meluas

Negara Tetangga Belum Kirim Nota Protes Meski Karhutla Kian Meluas

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Garuda Pertiwi Runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026, Timo Scheunemann Puji Mental Pemain

Garuda Pertiwi Runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026, Timo Scheunemann Puji Mental Pemain

Bola | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:31 WIB

Iqro', Lagu yang Bikin Saya Mikir Ulang soal Kesombongan Sendiri

Iqro', Lagu yang Bikin Saya Mikir Ulang soal Kesombongan Sendiri

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:30 WIB

4 Zodiak Paling Hoki 24 Agustus 2026, Diprediksi Ketiban Rezeki dan Keberuntungan

4 Zodiak Paling Hoki 24 Agustus 2026, Diprediksi Ketiban Rezeki dan Keberuntungan

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:28 WIB

Romantis Sekaligus Realistis & Alasan Lain yang Bikin Harus Nonton Film "Dan Bandung" di Bioskop

Romantis Sekaligus Realistis & Alasan Lain yang Bikin Harus Nonton Film "Dan Bandung" di Bioskop

Entertainment | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:24 WIB

Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih

Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:17 WIB

IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI

IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan

Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan

Sulsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:14 WIB

Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap

Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap

Jawa Tengah | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT

Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT

Jatim | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:02 WIB

×