1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

Bella

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:42 WIB
1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak
Kondisi Bandara Douw Aturure Nabire pada Jumat (21/8/2026) sore yang tertutup asap [HO-UPBU Bandara Nabire]
baca 10 detik
  • BMKG mencatat 1.923 titik panas di Papua Tengah pada 10-22 Agustus 2026, dengan Nabire terbanyak sejumlah 1.069 titik.
  • Kurangnya curah hujan dan sumber air membuat lahan kering di Nabire sangat rentan memicu kebakaran hutan.
  • Keberadaan titik panas menimbulkan asap yang menurunkan kualitas udara serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan pernapasan warga.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat 1.923 titik panas atau hotspot terdeteksi di Papua Tengah selama periode 10-22 Agustus 2026. Kabupaten Nabire menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni mencapai 1.069 titik.

Kepala BMKG Nabire Husain Kamadi mengatakan, dari total titik panas tersebut, 273 titik memiliki tingkat kepercayaan rendah, 1.537 titik kategori sedang, dan 113 titik kategori tinggi.

Menurut Husain, rendahnya curah hujan dalam beberapa dasarian terakhir membuat kondisi lahan di Nabire semakin rentan terbakar. Ketersediaan sumber air juga ikut menurun.

"Kondisi saat ini, kita bisa lihat bahwa curah hujannya sangat rendah. Sumber air khususnya di wilayah Kabupaten Nabire sangat rendah sehingga potensi kebakaran sangat mudah terjadi manakala terpicu oleh api," katanya.

Ia menjelaskan, kondisi vegetasi dan lahan yang semakin kering membuat api lebih mudah menyebar. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di kawasan dengan vegetasi kering dan mudah terbakar.

Selain meningkatkan risiko kebakaran, banyaknya titik panas juga berpotensi menurunkan kualitas udara di Nabire. BMKG saat ini belum memiliki stasiun Global Atmosphere Watch (GAW) di Papua Tengah untuk melakukan pengukuran kualitas udara secara langsung.

"Kalau kita lihat secara visual, kondisi saat ini kualitas udaranya sudah sangat menurun. Dengan adanya titik panas, ini menjadi sumber asap di Nabire," ujarnya.

Husain mengatakan partikel asap dan debu dapat bertahan di atmosfer selama belum terjadi hujan. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

baca juga

"Selama tidak ada hujan di wilayah Kabupaten Nabire, asap akan selalu bertahan. Partikel-partikel udara ini akan terus bertahan di atmosfer," katanya.

BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dan segera berkoordinasi dengan BPBD maupun pihak terkait jika menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadapi El Nino, Meki Fritz Nawipa Siapkan Helikopter hingga Satgas Kampung

Hadapi El Nino, Meki Fritz Nawipa Siapkan Helikopter hingga Satgas Kampung

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah

Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak

Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:16 WIB

BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:09 WIB

AMAN Kalbar Minta Karhutla Ditangani Objektif, Jangan Kriminalisasi Masyarakat Adat

AMAN Kalbar Minta Karhutla Ditangani Objektif, Jangan Kriminalisasi Masyarakat Adat

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Malaysia dan Brunei Pakai Mekansime ASEAN Atasi Karhutla Kalimantan, Indonesia Gak Diajak?

Malaysia dan Brunei Pakai Mekansime ASEAN Atasi Karhutla Kalimantan, Indonesia Gak Diajak?

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Karhutla 600 Hektare di Way Kambas Padam, Menhut Klaim Gajah Liar Aman

Karhutla 600 Hektare di Way Kambas Padam, Menhut Klaim Gajah Liar Aman

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim

Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Viral Catatan Seskab Teddy Soal Karhutla Bikin Publik Geram: Siapa yang Gak Beradab?

Viral Catatan Seskab Teddy Soal Karhutla Bikin Publik Geram: Siapa yang Gak Beradab?

Entertainment | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, Pemerintah: Insyaallah Gak Perlu Satgas Khusus

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, Pemerintah: Insyaallah Gak Perlu Satgas Khusus

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Terkini

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:19 WIB

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:36 WIB

×