Iran Hadapi Perang Ekonomi Total Akibat Ancaman Sanksi Baru Donald Trump

Pebriansyah Ariefana

Senin, 24 Agustus 2026 | 10:41 WIB
Iran Hadapi Perang Ekonomi Total Akibat Ancaman Sanksi Baru Donald Trump
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Iran dan AS menyepakati pakta damai untuk membuka kembali jalur perdagangan Selat Hormuz. (IRNA)
baca 10 detik
  • Iran menghadapi perang total di sektor ekonomi, militer, dan keamanan dari tekanan Amerika Serikat.

  • Presiden Masoud Pezeshkian menegaskan Iran tidak akan runtuh seperti Venezuela akibat sanksi Trump.

  • Negosiasi damai AS dan Iran buntu akibat perselisihan skema navigasi di Selat Hormuz.

Suara.com - Pemerintah Iran menyatakan kesiapan penuh untuk menerjang kepungan krisis multidimensi yang dipicu oleh eskalasi ancaman sanksi ekonomi Amerika Serikat. Ketahanan nasional Teheran diklaim tetap solid meski harus menghadapi tekanan berlapis di sektor finansial hingga pertahanan.

Sikap pantang menyerah ini menjadi benteng utama Iran dalam mematahkan spekulasi Barat mengenai potensi kebangkrutan negara. Kebijakan konsolidasi internal kini diprioritaskan demi menjaga stabilitas domestik dari intervensi asing.

"Kami sedang menghadapi perang ekonomi, militer, dan keamanan berskala penuh," kata Pezeshkian dalam pidato yang disiarkan kantor berita milik Iran, IRNA, Senin (24/8/2026).

Iran menolak membuka Selat Hormuz sebelum Amerika Serikat mencabut blokade dan menghentikan perang. (Mehrnews)
Iran menolak membuka Selat Hormuz sebelum Amerika Serikat mencabut blokade dan menghentikan perang. (Mehrnews)

Pernyataan lugas tersebut dilontarkan guna menanggapi gertakan retorika sanksi finansial terbaru dari Washington. Strategi pembatasan ketat dari AS dinilai sebagai upaya sistematis untuk mematikan pergerakan ekonomi Iran.

"Trump dengan mudah mengatakan AS akan menjatuhkan sanksi paling berat atau paling mengerikan kepada Iran," tambahnya.

Bagaimana Iran Menepis Narasi Keruntuhan Negara?

Solidaritas internal rakyat menjadi modal vital Teheran untuk membuktikan ketangguhan posisi geopolitiknya di kawasan. Pemerintah menepis tegas asumsi rival politik luar negeri yang memprediksi kehancuran tatanan publik mereka.

"Musuh menilai jika Iran jatuh, maka negara ini akan menjadi seperti Venezuela. Hal itu tidak terjadi, Iran justru menjadi kekuatan yang mengagumkan lewat perlawanan dan solidaritas," tegas Pezeshkian.

Langkah penguatan kohesi nasional terus dipacu guna mencegah munculnya friksi atau pembelahan sosial di dalam negeri. Manajemen krisis difokuskan pada mitigasi dampak pembatasan transaksi internasional terhadap kehidupan masyarakat harian.

baca juga

Skenario diplomasi sebelumnya sempat membuka ruang perdamaian lewat penandatanganan nota kesepahaman pada pertengahan tahun ini. Pakistan serta Qatar bertindak sebagai mediator kunci yang menjembatani dialog antar kedua belah pihak.

Namun, peta kesepakatan tersebut kini hancur akibat kebuntuan mendalam pada pembahasan detail regulasi teknis. Eskalasi konflik meluas hingga menyentuh kawasan vital perdagangan energi global.

Apa Yang Memicu Keretakan Negosiasi Iran dan AS?

Akar perpecahan baru berpusat pada perbedaan mendasar mengenai skema pengaturan jalur navigasi laut. Perselisihan hak lintasan di Selat Hormuz menjadi titik krusial yang menghentikan seluruh kemajuan proses perundingan.

Persengketaan di jalur maritim strategis ini otomatis memicu kembali gesekan militer dan keamanan kawasan. Imbas kebuntuan tersebut menggagalkan rencana normalisasi hubungan diplomasi yang telah dirancang sejak awal tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Turun Jelang Pengumuman Sanksi Baru AS ke Iran

Harga Minyak Turun Jelang Pengumuman Sanksi Baru AS ke Iran

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 10:19 WIB

AS Siapkan Sanksi Brutal, Iran Ancam Tak Biarkan 1 Tetes Minyak Keluar dari Selat Hormuz

AS Siapkan Sanksi Brutal, Iran Ancam Tak Biarkan 1 Tetes Minyak Keluar dari Selat Hormuz

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:53 WIB

Produk Anyaman RI Masuk Pasar Ekspor Amerika Serikat

Produk Anyaman RI Masuk Pasar Ekspor Amerika Serikat

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Terkini

OJK Catat Pembiayaan UMKM Capai Rp1.949 Triliun hingga Juli 2026

OJK Catat Pembiayaan UMKM Capai Rp1.949 Triliun hingga Juli 2026

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:03 WIB

IHSG Diproyeksi Melemah Hari Ini, Asing Lepas Saham Ratusan Miliar

IHSG Diproyeksi Melemah Hari Ini, Asing Lepas Saham Ratusan Miliar

Bri | Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:01 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Pekanbaru

Kabut Asap Karhutla Selimuti Pekanbaru

Foto | Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Until August: Ketika Usia Tak Menghentikan Pencarian Jati Diri

Ulasan Until August: Ketika Usia Tak Menghentikan Pencarian Jati Diri

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Inflasi Lampung Terendah se-Sumatera, Gubernur: Jaga Harga Saja Tak Cukup

Inflasi Lampung Terendah se-Sumatera, Gubernur: Jaga Harga Saja Tak Cukup

Lampung | Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Sempat Kabur ke Seoul! Buronan Penyelundup iPhone Senilai Rp253 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta

Sempat Kabur ke Seoul! Buronan Penyelundup iPhone Senilai Rp253 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:49 WIB

Bawa Alat Berat! Massa di Pamekasan Nekat Robohkan Proyek Toko Indomaret

Bawa Alat Berat! Massa di Pamekasan Nekat Robohkan Proyek Toko Indomaret

Jatim | Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:48 WIB

PP Tunas Berjalan, Meta Belum Laporkan Penindakan Akun Anak di Threads

PP Tunas Berjalan, Meta Belum Laporkan Penindakan Akun Anak di Threads

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Skandal Kredit Macet Bank Sulselbar, Negara Rugi Rp32 Miliar

Skandal Kredit Macet Bank Sulselbar, Negara Rugi Rp32 Miliar

Sulsel | Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir

Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:38 WIB

×