167 Bangunan Hangus, Ini 4 Tahap Skenario Pemerintah Pulihkan Desa Adat Sade

Bangun Santoso

Senin, 24 Agustus 2026 | 13:43 WIB
167 Bangunan Hangus, Ini 4 Tahap Skenario Pemerintah Pulihkan Desa Adat Sade
Tim Laboratorium Forensik Polda Bali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah kebakaran melanda Desa Adat Sade di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB, Senin (24/8/2026). Petugas menyisir puing-puing bangunan rumah adat tersebut untuk menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi di Desa Adat Sade pada Sabtu (22/8) malam. (ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI)
baca 10 detik
  • Kebakaran melanda Desa Adat Sade di Lombok Tengah pada 22 Agustus 2026 dan merusak 167 bangunan serta benda pusaka.
  • Kementerian Kebudayaan bersama instansi terkait menyusun rencana pemulihan empat tahap guna memulihkan bangunan tradisional dan perekonomian warga.
  • Pemerintah memprioritaskan penyelamatan fisik sisa artefak serta dokumentasi pengetahuan tradisional untuk menjaga memori kolektif masyarakat Sasak.

Suara.com - Kementerian Kebudayaan menyiapkan rencana pemulihan kawasan permukiman tradisional Suku Sasak di Desa Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, yang pada Sabtu (22/8/2026) malam dilanda kebakaran hebat.

Kementerian Kebudayaan melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Nusa Tenggara Barat sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendata dampak serta menyusun rencana tindak lanjut menyusul kebakaran yang terjadi di Desa Adat Sade di wilayah Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Berdasarkan siaran pers kementerian, Senin (24/8/2026), kebakaran tersebut mengakibatkan kerusakan masif pada aset-aset kebudayaan yang ada di Desa Adat Sade, berdampak pada total 167 unit bangunan.

Kebakaran tercatat telah menyebabkan 75 rumah adat, 69 toko kerajinan, dan delapan lumbung alang hangus serta berdampak pada enam Berugak Sekepat, empat Berugak Sekenam Besar, satu masjid, satu Bale Beleq, satu toilet umum, satu gerbang desa, dan satu Pelonggo.

Selain itu, kebakaran menghanguskan benda-benda pusaka dan warisan budaya berharga milik masyarakat Sasak seperti keris, tombak, klewang, gendang beleq, gong tua, peralatan seni Peresean, dan naskah kuno berbahasa Sanskerta.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan bahwa Desa Adat Sade adalah aset budaya nasional yang tidak ternilai harganya, oleh karena itu pemulihannya diprioritaskan oleh pemerintah.

Prioritas utama pemerintah pada fase tanggap darurat, ia mengatakan, adalah mengamankan dan mengidentifikasi objek-objek budaya yang tersisa serta melakukan upaya penyelamatan fisik dan non-fisik.

Upaya penyelamatan fisik, ia menjelaskan, mencakup penyisiran sisa-sisa reruntuhan demi menyelamatkan sisa kain tenun (wastra), benda pusaka seperti keris dan tombak, dan fragmen manuskrip kuno yang hangus.

Sedangkan upaya penyelamatan non-fisik, ia melanjutkan, mencakup pendokumentasian ingatan, cerita rakyat, sejarah lokal, dan pengetahuan tradisional langsung dari para tetua adat demi menjaga memori kolektif masyarakat Sade.

baca juga

Kementerian Kebudayaan mengusulkan rekomendasi pemulihan dan rencana aksi bersama pemerintah daerah dan pemangku adat setempat guna memulihkan kondisi Desa Adat Sade.

Rekomendasi pemulihan yang disampaikan mencakup pemulihan kondisi fisik, pemulihan kondisi perekonomian, dan pemulihan objek pemajuan kebudayaan di desa adat tersebut.

Pemulihan kondisi fisik desa akan dilakukan dengan melakukan pemugaran bangunan menggunakan bahan baku tradisional asli seperti kayu, bambu, ijuk, dan alang-alang serta penambahan fasilitas pendukung upaya pencegahan dan mitigasi kebakaran.

Sarana dan prasarana penunjang kegiatan ekonomi seperti alat tenun dan perlengkapan menenun akan diberikan kepada warga yang terdampak kebakaran guna membantu memulihkan kondisi perekonomian masyarakat di desa adat.

Pemulihan objek pemajuan kebudayaan akan mencakup upaya rekonstruksi sejarah melalui duplikasi manuskrip kuno yang terbakar dengan memanfaatkan koleksi manuskrip sejenis yang tersimpan di Museum NTB.

Pemulihan Desa Adat Sade rencananya dilaksanakan dalam empat tahap.

Upaya pemulihan Tahap I (Tanggap Darurat) mencakup pengamanan lokasi dan penyelamatan sisa material dan pada Tahap II (Asesmen dan Dokumentasi) dilakukan pengukuran dan inventarisasi benda budaya.

Pada Tahap III (Pelindungan dan Pemulihan) akan dilakukan penyusunan kajian teknis dan pemulihan bangunan dan pada Tahap IV (Penguatan Keberlanjutan Budaya) akan dilakukan digitalisasi dokumen dan peningkatan sistem kesiapsiagaan bencana berbasis komunitas.

Karena Desa Adat Sade menurut hasil penelusuran awal pasca-insiden belum terdaftar dalam basis Data Pokok Kebudayaan (DAPOBUD) Kabupaten Lombok Tengah, Kementerian Kebudayaan akan mendukung upaya pendataan aset budaya di desa adat tersebut.

"Kementerian Kebudayaan siap bergerak sebagai Wali Data Masyarakat Adat untuk segera mengintegrasikan dan meregistrasi seluruh cagar budaya serta wilayah masyarakat adat secara nasional agar memiliki payung hukum pelindungan yang lebih kuat," kata Menteri Kebudayaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Superman' Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan Mendunia

'Superman' Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan Mendunia

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 13:19 WIB

Kebakaran di Tebet Tewaskan 4 Orang, Penghuni Kos Ada yang Lompat Selamatkan Diri

Kebakaran di Tebet Tewaskan 4 Orang, Penghuni Kos Ada yang Lompat Selamatkan Diri

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 12:32 WIB

Terdengar Suara Ledakan Sebelum Kebakaran di Tebet, Listrik Sempat Padam

Terdengar Suara Ledakan Sebelum Kebakaran di Tebet, Listrik Sempat Padam

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Karhutla Kalimantan Sengaja Dibakar, Saham Sawit 'Kebakaran' di Bursa

Karhutla Kalimantan Sengaja Dibakar, Saham Sawit 'Kebakaran' di Bursa

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Sengaja Dibakar! Ini Daftar Konglomerat RI yang Kuasai Lahan Sawit Kalimantan

Sengaja Dibakar! Ini Daftar Konglomerat RI yang Kuasai Lahan Sawit Kalimantan

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:18 WIB

Sade Terbakar, Identitasnya Jangan: Memaknai Ulang Konsep Pemulihan Wisata Budaya

Sade Terbakar, Identitasnya Jangan: Memaknai Ulang Konsep Pemulihan Wisata Budaya

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 10:34 WIB

Yang Tersisa Usai Api Melalap Desa Adat Sade

Yang Tersisa Usai Api Melalap Desa Adat Sade

Foto | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Terkini

167 Bangunan Hangus, Ini 4 Tahap Skenario Pemerintah Pulihkan Desa Adat Sade

167 Bangunan Hangus, Ini 4 Tahap Skenario Pemerintah Pulihkan Desa Adat Sade

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Prabowo Ancam Cabut Izin Korporasi yang Terlibat Pembakaran Hutan untuk Buka Lahan

Prabowo Ancam Cabut Izin Korporasi yang Terlibat Pembakaran Hutan untuk Buka Lahan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Giant Sea Wall Pantura Jawa: Solusi Banjir Rob atau Masalah Baru?

Giant Sea Wall Pantura Jawa: Solusi Banjir Rob atau Masalah Baru?

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 13:39 WIB

Rekening Donasi Demo Diblokir, Dosen UGM: Tindakan Abusif Penguasa dan Melawan Hukum

Rekening Donasi Demo Diblokir, Dosen UGM: Tindakan Abusif Penguasa dan Melawan Hukum

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 13:39 WIB

Pramono Anung Buka Suara Soal Tarif Parkir Rp60 Ribu/Jam di Jakarta

Pramono Anung Buka Suara Soal Tarif Parkir Rp60 Ribu/Jam di Jakarta

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 13:36 WIB

Gelombang Laut Selatan DIY Bisa Capai 4 Meter, Nelayan dan Wisatawan Diminta Waspada

Gelombang Laut Selatan DIY Bisa Capai 4 Meter, Nelayan dan Wisatawan Diminta Waspada

Jogja | Senin, 24 Agustus 2026 | 13:36 WIB

3 Rice Cooker Murah nan Imut yang Wajib Dimiliki Anak Kos, Daya Cuma 200 Watt!

3 Rice Cooker Murah nan Imut yang Wajib Dimiliki Anak Kos, Daya Cuma 200 Watt!

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 13:35 WIB

Dari Lasagna Kimpul hingga Cheesecake Ubi: Modernisasi Pangan Lokal Agar Tak Sekadar Alternatif

Dari Lasagna Kimpul hingga Cheesecake Ubi: Modernisasi Pangan Lokal Agar Tak Sekadar Alternatif

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 13:33 WIB

9 Rekomendasi Smart Rice Cooker Terbaik untuk Masakan Nasi Lebih Pulen

9 Rekomendasi Smart Rice Cooker Terbaik untuk Masakan Nasi Lebih Pulen

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Cegah Rusak! Ini 5 Masker Rambut Smoothing agar Tetap Lembut dan Berkilau

Cegah Rusak! Ini 5 Masker Rambut Smoothing agar Tetap Lembut dan Berkilau

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 13:30 WIB

×