Menhut dan Menteri LH Absen Rapat Karhutla, Istana Beri Penjelasan

Bella, Novian Ardiansyah

Senin, 24 Agustus 2026 | 18:23 WIB
Menhut dan Menteri LH Absen Rapat Karhutla, Istana Beri Penjelasan
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan karhutla di Posko Utama Satuan Tugas Karhutla Provinsi Sumatra Selatan, Palembang, Senin (24/8/2026). [Suara.com/Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan kebakaran hutan di Riau dan Sumatera Selatan pada 24 Agustus 2026.
  • Menteri Kehutanan Raja Juli dan Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat absen karena sudah meninjau lokasi sebelumnya.
  • Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan kehadiran Presiden difokuskan untuk menambah personel dan alat pendukung.

Suara.com - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan ihwal ketidakhadiran Menteri Kehutanan dan Menteri Lingkungan Hidup dalam rapat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di dua provinsi hari ini.

Diketahui, Raja Juli dan Jumhur Hidayat absen saat Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke dua posko, masing-masing di Riau dan Sumatera Selatan, untuk memimpin langsung rapat penanganan Karhutla, Senin (24/8/2026).

Pras beralasan ketidakhadiran Raja Juli maupun Jumhur dalam rapat karena kedua menteri tersebut telah melakukan kunjungan.

"Itu kebetulan karena kan beberapa kali juga Menhut sudah berkunjung ke lapangan, kemudian termasuk di Sumatra Selatan Menteri Lingkungan Hidup juga kemarin sudah berkunjung juga ke mari, apa ke Sumatra Selatan, jadi ini hanya kebetulan saja," kata Pras kepada wartawan, Senin (24/8/2026).

Menhut Raja Juli Antoni meninjau penanganan karhutla di Rasau Jaya Satu, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (24/8/2026). [Suara.com/Kemenhut]
Menhut Raja Juli Antoni meninjau penanganan karhutla di Rasau Jaya Satu, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (24/8/2026). [Suara.com/Kemenhut]

Alasan lain mengapa Menhut dan Menteri LH tidak hadir adalah karena Prabowo tengah fokus untuk menambah personel TNI-Polri maupun alat-alat pendukung lainnya.

"Hari ini kan Bapak Presiden memang fokus kepada mengajak Panglima TNI maupun Kapolri untuk menambah kekuatan kalau dibutuhkan personel maupun dibutuhkan alat-alat termasuk heli water bombing, kemudian tadi ada permohonan motor trail yang dimodifikasi gitu. Jadi hanya masalah kebetulan saja," kata Pras.

Sebelumnya diberitakan bahwa, Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan karhutla di tiga provinsi, yakni Sumatera Selatan, Jambi, dan Lampung, dari Posko Aju Penanggulangan Karhutla Sumsel, Senin.

Dalam rapat tersebut, Prabowo meminta penambahan sumur bor dan sekat kanal di lahan gambut sebagai upaya pencegahan karhutla. Pemerintah juga didorong memperluas operasi modifikasi cuaca untuk membasahi lahan gambut serta mengantisipasi dampak El Nino.

Data Kementerian Kehutanan mencatat 2.894 titik panas di 10 provinsi Sumatera, dengan jumlah terbanyak di Sumsel sebanyak 1.410 titik. Sepanjang 2026, luas lahan terbakar di Sumatera mencapai 36.047,64 hektare.

baca juga

Kualitas udara juga memburuk di sejumlah daerah, termasuk Pekanbaru yang mencapai indeks 225 atau kategori sangat tidak sehat.

Pemerintah menetapkan enam provinsi sebagai prioritas penanganan karhutla, yaitu Riau, Jambi, Sumsel, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Andrew Kalaweit Soroti Karhutla Kalimantan: Hutan Tak Terbakar Sendiri

Andrew Kalaweit Soroti Karhutla Kalimantan: Hutan Tak Terbakar Sendiri

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Gugat Dosa Struktural Negara, FIAD Nyatakan Indonesia Darurat Keadilan

Gugat Dosa Struktural Negara, FIAD Nyatakan Indonesia Darurat Keadilan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:47 WIB

Bukan Water Bombing! Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong untuk Atasi Karhutla

Bukan Water Bombing! Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong untuk Atasi Karhutla

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:24 WIB

Karhutla Meluas di Kalbar, Wamen LH Minta Korporasi Perkuat Sekat Kanal: Apa Itu?

Karhutla Meluas di Kalbar, Wamen LH Minta Korporasi Perkuat Sekat Kanal: Apa Itu?

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Melandai! Hotspot Kalbar Sisa 28, Menhut Ingatkan Pergeseran Titik Api ke Sumatra

Melandai! Hotspot Kalbar Sisa 28, Menhut Ingatkan Pergeseran Titik Api ke Sumatra

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Staf Menhut Raja Juli Mangkir! KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Terkait Kasus Suap

Staf Menhut Raja Juli Mangkir! KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Terkait Kasus Suap

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Bongkar Aktor Intelektual Karhutla, DPR Desak Audit Korporasi Pelaku Pembakaran Hutan

Bongkar Aktor Intelektual Karhutla, DPR Desak Audit Korporasi Pelaku Pembakaran Hutan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Karhutla Masih Membara, Penerbangan di Kalimantan Masih Delay dan Ditunda

Karhutla Masih Membara, Penerbangan di Kalimantan Masih Delay dan Ditunda

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:43 WIB

Sebanyak 30 Perusahaan Diproses Terkait Kebakaran Hutan, Dipaksa Bayar Ganti Rugi Rp15 Triliun

Sebanyak 30 Perusahaan Diproses Terkait Kebakaran Hutan, Dipaksa Bayar Ganti Rugi Rp15 Triliun

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:34 WIB

Asap di Udara Kita, Uangnya di Bank Mereka: Hipokrasi Kebakaran Kalimantan

Asap di Udara Kita, Uangnya di Bank Mereka: Hipokrasi Kebakaran Kalimantan

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Terkini

Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan

Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Menemukan Tuhan di Sudut Kota: Pesona Di Kota Tuhan Stebby Julionatan

Menemukan Tuhan di Sudut Kota: Pesona Di Kota Tuhan Stebby Julionatan

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Stafsus Menhut Mangkir Diperiksa, KPK Jadwalkan Ulang Pemanggilan

Stafsus Menhut Mangkir Diperiksa, KPK Jadwalkan Ulang Pemanggilan

Riau | Selasa, 25 Agustus 2026 | 06:56 WIB

10 Sifat dan Karakter Wanita Cancer, Kenali Sisi Lembut hingga Keras Kepalanya

10 Sifat dan Karakter Wanita Cancer, Kenali Sisi Lembut hingga Keras Kepalanya

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 06:35 WIB

25 Link Twibbon Maulid Nabi 2026 Gratis, Bisa untuk Status WA dan Foto Profil

25 Link Twibbon Maulid Nabi 2026 Gratis, Bisa untuk Status WA dan Foto Profil

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 06:19 WIB

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

×