Gugat Dosa Struktural Negara, FIAD Nyatakan Indonesia Darurat Keadilan

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:47 WIB
Gugat Dosa Struktural Negara, FIAD Nyatakan Indonesia Darurat Keadilan
Pernyataan FIAD dan LGS Fakultas Hukum UGM usai dialog lintas disiplin, generasi, dan institusi di UGM, Yogyakarta, Senin (24/8/2026). [Suara.com/Hiskia]
baca 10 detik
  • Tokoh UGM bersama sejumlah lembaga menyampaikan keprihatinan atas kebijakan negara yang tidak adil di Yogyakarta, Senin (24/8/2026).
  • Forum menyoroti kegagalan negara mengatasi kekerasan gender, kerusakan lingkungan akibat proyek strategis, persekusi minoritas, dan pelanggaran HAM berat.
  • Para akademisi mendesak negara segera menyelesaikan pelanggaran HAM, menghentikan impunitas, dan melindungi kelompok rentan demi keadilan.

Suara.com - Sejumlah tokoh dari Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Forum Intelektual Antar Disiplin (FIAD) dan Law, Gender and Society (LGS) Fakultas Hukum UGM menyampaikan keprihatinan terhadap arah kebijakan negara.

Mereka menilai kebijakan negara semakin menjauh dari prinsip keadilan, kesetaraan, serta penghormatan terhadap harkat dan martabat manusia.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam dialog lintas disiplin, generasi, dan institusi di UGM, Yogyakarta, Senin (24/8/2026).

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, menyampaikan ada sejumlah persoalan serius yang disoroti, mulai dari kesetaraan gender, kerusakan lingkungan, kekerasan berbasis gender, kebebasan beragama, hingga penyelesaian pelanggaran HAM berat.

Salah satu sorotan utama adalah kegagalan negara menjamin kesetaraan gender. Kegagalan sistemik ini disinyalir bersumber dari budaya patriarki yang masih mengakar kuat di jajaran eksekutif, legislatif, hingga aparat penegak hukum.

Dampaknya, angka kekerasan berbasis gender terus meningkat pesat tanpa adanya strategi pencegahan komprehensif yang menyasar akar diskriminasi.

"Data ASEAN dan juga data UN Women menunjukkan bahwa prediksi tingkat kemiskinan perempuan di Indonesia terdampak oleh perubahan iklim dan akan menjadi yang tertinggi di ASEAN setidaknya pada tahun 2030," kata Usman.

Kondisi tersebut diperparah oleh masifnya proyek strategis nasional yang merusak ruang hidup rakyat. Pengelolaan sumber daya alam yang mengabaikan daya dukung lingkungan dinilai kerap dijalankan lewat intimidasi aparat.

"Proyek-proyek strategis nasional justru memperparah konflik agraria dan juga pengelolaan sumber daya alam yang dilakukan dengan pendekatan represif serta pelibatan aparat militer, sebagaimana yang dicatat oleh Komnas Perempuan pada tahun 2025," tandas Usman.

baca juga
Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid di Kampus Universitas Indonesia Salemba, Jakarta, Rabu (15/7/2026). [Cornelius Juan]
Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid di Kampus Universitas Indonesia Salemba, Jakarta, Rabu (15/7/2026). [Cornelius Juan]

Krisis multidimensi ini turut mencakup praktik kejahatan lingkungan berupa pembakaran hutan secara terus-menerus demi ekspansi perkebunan kelapa sawit.

Praktik ini dinilai bukan lagi sekadar persoalan ekologi biasa, melainkan bentuk kejahatan kemanusiaan yang terstruktur.

"Pembakaran hutan bukan hanya isu lingkungan, ini adalah isu gender dan keadilan sosial," kata Wakil Rektor UGM Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Wening Udasmoro.

Negara dinilai secara sengaja mengabaikan penderitaan kelompok rentan seperti perempuan dan anak-anak yang menjadi korban utama bencana asap, kehilangan sumber penghidupan, hingga pengusiran dari tanah adat.

"Negara menggunakan pendekatan represif dengan pelibatan aparat untuk mengamankan proyek, bukan untuk melindungi warga," ucap Wening.

Di sisi lain, kekerasan dan tindakan diskriminatif terhadap kelompok minoritas terus dibiarkan tanpa adanya penegakan hukum yang adil. Pembiaran ini menciptakan rasa tidak aman yang meluas di tengah masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Water Bombing! Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong untuk Atasi Karhutla

Bukan Water Bombing! Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong untuk Atasi Karhutla

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:24 WIB

Karhutla Meluas di Kalbar, Wamen LH Minta Korporasi Perkuat Sekat Kanal: Apa Itu?

Karhutla Meluas di Kalbar, Wamen LH Minta Korporasi Perkuat Sekat Kanal: Apa Itu?

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Melandai! Hotspot Kalbar Sisa 28, Menhut Ingatkan Pergeseran Titik Api ke Sumatra

Melandai! Hotspot Kalbar Sisa 28, Menhut Ingatkan Pergeseran Titik Api ke Sumatra

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Bongkar Aktor Intelektual Karhutla, DPR Desak Audit Korporasi Pelaku Pembakaran Hutan

Bongkar Aktor Intelektual Karhutla, DPR Desak Audit Korporasi Pelaku Pembakaran Hutan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Karhutla Masih Membara, Penerbangan di Kalimantan Masih Delay dan Ditunda

Karhutla Masih Membara, Penerbangan di Kalimantan Masih Delay dan Ditunda

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:43 WIB

Sebanyak 30 Perusahaan Diproses Terkait Kebakaran Hutan, Dipaksa Bayar Ganti Rugi Rp15 Triliun

Sebanyak 30 Perusahaan Diproses Terkait Kebakaran Hutan, Dipaksa Bayar Ganti Rugi Rp15 Triliun

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:34 WIB

Dampak Karhutla Meluas, Masyarakat Jadi Korban hingga Ganggu Hubungan dengan Negara Tetangga

Dampak Karhutla Meluas, Masyarakat Jadi Korban hingga Ganggu Hubungan dengan Negara Tetangga

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Rekening Donasi Dibekukan: Penegakan Hukum atau Pembatasan Demokrasi?

Rekening Donasi Dibekukan: Penegakan Hukum atau Pembatasan Demokrasi?

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:08 WIB

Usut Karhutla Sampai Akar! Audit Korporasi dan Proses Hukum hingga Level Manajemen

Usut Karhutla Sampai Akar! Audit Korporasi dan Proses Hukum hingga Level Manajemen

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Asap di Udara Kita, Uangnya di Bank Mereka: Hipokrasi Kebakaran Kalimantan

Asap di Udara Kita, Uangnya di Bank Mereka: Hipokrasi Kebakaran Kalimantan

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Terkini

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:19 WIB

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:36 WIB

×