Libur Maulid Tetap Kerja, Tak Ada Tanggal Merah bagi Prabowo dan Kabinetnya

Vania Rossa

Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:50 WIB
Libur Maulid Tetap Kerja, Tak Ada Tanggal Merah bagi Prabowo dan Kabinetnya
Presiden Prabowo Subianto dalam peluncuran dan peletakan batu pertama program PLTS 100 GWp di Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026). (ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden/Fathur Rochman)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menyatakan libur Maulid Nabi bukan alasan pemerintah berhenti bekerja bagi bangsa pada Selasa, 25 Agustus 2026.
  • Presiden Prabowo Subianto meresmikan peletakan batu pertama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya berkapasitas 100 GWp di Jembrana, Bali.
  • Proyek strategis nasional tersebut ditargetkan selesai pada 2029 untuk memperkuat ketahanan energi serta menghasilkan efisiensi biaya.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa momentum libur Maulid Nabi Muhammad SAW tidak menjadi alasan bagi pemerintah untuk berhenti bekerja. Menurutnya, bekerja dan menghasilkan karya untuk masyarakat merupakan bagian dari pengabdian kepada bangsa.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri peluncuran dan peletakan batu pertama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) di Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi kepada umat Islam.

“Karena ini adalah Maulid Nabi, kelahiran Rasulullah kita, saya ucapkan selamat kepada seluruh umat Islam di seluruh dunia, juga di mana pun saudara berada,” kata Prabowo.

Namun, Prabowo menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi juga perlu dimaknai melalui kerja nyata. Menurutnya, selain berdoa dan menjunjung ajaran agama, pemerintah harus terus berkarya untuk mendorong kemajuan bangsa.

“Di hari besar ini kita tetap bekerja karena kita juga menyadari bahwa kewajiban kita sebagai insan yang bertakwa, selain berdoa, selain kita selalu menjunjung tinggi junjungan kita dan agama kita, kita juga harus berkarya,” ujarnya.

Prabowo mengatakan pemerintah harus bekerja keras untuk menghadirkan kemajuan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kita harus bekerja keras untuk mengejar kemajuan nyata untuk rakyat kita,” tegasnya.

Sebut Kabinet Hampir Tak Kenal Tanggal Merah

baca juga

Prabowo kemudian menyinggung ritme kerja jajaran Kabinet Merah Putih yang disebutnya hampir tidak mengenal tanggal merah.

“Memang di Kabinet Merah Putih mungkin hampir tidak ada tanggal merah, dan itu risiko, risiko pengabdian,” kata Prabowo.

Dia menilai menjadi bagian dari pemerintahan merupakan bentuk pengabdian yang menuntut kesiapan untuk bekerja keras demi kepentingan masyarakat.

“Yang tidak sanggup, boleh minggir. Banyak yang ingin menggantikan saudara,” ujar Prabowo.

Prabowo menyampaikan hal tersebut di tengah agenda pemerintah mempercepat pembangunan sektor energi. Salah satunya melalui program pembangunan PLTS berkapasitas total 100 GWp.

Kejar Pembangunan PLTS 100 GWp

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Mau RI Tak Impor Minyak dan Elpiji, Bahlil Langsung Hormat dan Teriak: Siap Laksanakan!

Prabowo Mau RI Tak Impor Minyak dan Elpiji, Bahlil Langsung Hormat dan Teriak: Siap Laksanakan!

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Guyon Politik Bahlil: Presiden Gerindra, Menteri Golkar, Tapi Proyeknya di 'Kandang Merah'

Guyon Politik Bahlil: Presiden Gerindra, Menteri Golkar, Tapi Proyeknya di 'Kandang Merah'

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:07 WIB

Prabowo Kejar PLTS 100 GWp Rampung 2029, Target Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun

Prabowo Kejar PLTS 100 GWp Rampung 2029, Target Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:32 WIB

Terkini

Perjalanan Imran di Jalan Sukabumi-Bogor Berakhir Tragis, Alami Kecelakaan vs Mobil Box

Perjalanan Imran di Jalan Sukabumi-Bogor Berakhir Tragis, Alami Kecelakaan vs Mobil Box

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:52 WIB

Bikin Ketar-ketir Menteri, Prabowo Todong Komitmen Proyek Listrik 100 GW

Bikin Ketar-ketir Menteri, Prabowo Todong Komitmen Proyek Listrik 100 GW

Bali | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Libur Maulid Tetap Kerja, Tak Ada Tanggal Merah bagi Prabowo dan Kabinetnya

Libur Maulid Tetap Kerja, Tak Ada Tanggal Merah bagi Prabowo dan Kabinetnya

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Call My Agent! Kembali dengan Cast Lama, Tayang di Netflix 10 September

Call My Agent! Kembali dengan Cast Lama, Tayang di Netflix 10 September

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:50 WIB

5 Lip Liner untuk Bibir Tebal dan Gelap, Ini Triknya Biar Tidak Menor

5 Lip Liner untuk Bibir Tebal dan Gelap, Ini Triknya Biar Tidak Menor

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:49 WIB

Bukan Sekadar Estetika! Pohon Tabebuya Jadi Senjata DKI Lawan Polusi Udara

Bukan Sekadar Estetika! Pohon Tabebuya Jadi Senjata DKI Lawan Polusi Udara

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:49 WIB

Garebeg Maulud 2026 Digelar Tertutup, Tradisi Rebutan Gunungan untuk Warga Dihapus

Garebeg Maulud 2026 Digelar Tertutup, Tradisi Rebutan Gunungan untuk Warga Dihapus

Jogja | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Rahasia di Balik Tabebuya Jakarta yang Mekar Saat Cuaca Terik

Rahasia di Balik Tabebuya Jakarta yang Mekar Saat Cuaca Terik

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Kekhawatiran Kondisi 1998 Kembali Terjadi, Aktivis 98 Edy Khemod Sudah Tahu Ini Akan Terjadi

Kekhawatiran Kondisi 1998 Kembali Terjadi, Aktivis 98 Edy Khemod Sudah Tahu Ini Akan Terjadi

Jogja | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:42 WIB

Dari Blitar untuk NTT, 200 Kilogram Sambel Pecel Dikirim untuk Korban Gempa Bumi

Dari Blitar untuk NTT, 200 Kilogram Sambel Pecel Dikirim untuk Korban Gempa Bumi

Jatim | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:41 WIB

×