Rahasia di Balik Tabebuya Jakarta yang Mekar Saat Cuaca Terik

Bella, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:47 WIB
Rahasia di Balik Tabebuya Jakarta yang Mekar Saat Cuaca Terik
Bunga tabebuya bermekaran di berbagai sudut jalanan Jakarta. [Tangkapan layar]
baca 10 detik
  • Kepala Distamhut DKI Jakarta Fajar Sauri menyatakan bunga tabebuya bermekaran serentak di Jakarta pada Agustus 2026.
  • Cuaca panas dan kering memicu stres air yang merangsang pembentukan kuncup bunga tabebuya asal Brasil tersebut.
  • Pemerintah melakukan perawatan intensif agar bunga yang mekar di Sudirman-Thamrin dan JIS ini mengurangi polusi udara.

Suara.com - Fenomena bermekarnya bunga tabebuya di berbagai sudut jalanan Jakarta mengundang decak kagum warga sejak beberapa hari lalu.

Keindahan bunga yang menyerupai sakura ini justru muncul saat cuaca ibu kota sedang panas dan kering.

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta Fajar Sauri memberikan penjelasan ilmiah mengenai siklus unik tanaman tersebut.

Menurutnya, pohon asal Brasil ini memerlukan kondisi lingkungan tertentu agar kuncup bunganya bisa menyembul secara serentak.

"Pohon ini membutuhkan pemicu berupa stres air (water stress) di cuaca panas dan kering agar merangsang pembentukan kuncup bunga secara serentak," ujar Fajar dalam keterangan resmi, Selasa (25/8/2026).

Masa keemasan bunga ini biasanya terjadi secara rutin setiap tahun pada puncak musim kemarau, tepatnya antara Agustus hingga Oktober.

Namun, warga harus bergegas untuk menikmati pemandangan estetis ini karena durasi mekarnya tidak bertahan lama.

Pohon tabebuya bermekaran di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (27/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pohon tabebuya bermekaran di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (27/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Masa mekar puncaknya relatif singkat, berkisar antara 1 hingga 2 minggu sebelum gugur," tambah Fajar.

Saat ini, hamparan bunga dengan nuansa merah muda dan putih tersebut paling mencolok terlihat di koridor Sudirman-Thamrin hingga kawasan Jakarta International Stadium (JIS).

baca juga

Meskipun membutuhkan kondisi kering untuk merangsang bunga, pemerintah tetap memastikan kesehatan ribuan pohon tersebut terjaga.

Pemprov DKI Jakarta melakukan langkah perawatan intensif, seperti pemangkasan dahan mati serta pemberian pupuk organik dan NPK menjelang masa berbunga.

Kehadiran ribuan pohon tabebuya ini diharapkan tidak hanya mempercantik lanskap kota, tetapi juga mendukung mitigasi polusi udara di Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hujan Buatan Tak Selalu Berhasil, Pramono Minta Warga dan Industri Kurangi Pembakaran

Hujan Buatan Tak Selalu Berhasil, Pramono Minta Warga dan Industri Kurangi Pembakaran

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Surut Saat Kemarau, Waduk Gajah Mungkur Disulap Jadi Ladang Padi

Surut Saat Kemarau, Waduk Gajah Mungkur Disulap Jadi Ladang Padi

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?

Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Jakarta Diguyur Hujan Lagi Hari Ini, Pramono Sebut Hasil Modifikasi Cuaca

Jakarta Diguyur Hujan Lagi Hari Ini, Pramono Sebut Hasil Modifikasi Cuaca

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Musim Kemarau dan Polusi Udara Tingkatkan Risiko ISPA, Ini Saran Dokter

Musim Kemarau dan Polusi Udara Tingkatkan Risiko ISPA, Ini Saran Dokter

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:49 WIB

Karhutla Mulai Dekati Pemukiman Warga di Palangka Raya

Karhutla Mulai Dekati Pemukiman Warga di Palangka Raya

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:00 WIB

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Kekeringan Melanda Boyolali, Warga Rela Cari Air di Dasar Sungai

Kekeringan Melanda Boyolali, Warga Rela Cari Air di Dasar Sungai

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Hadapi Kemarau Ekstrem, Operasi Modifikasi Cuaca Maksimalkan Cadangan Air Bendungan Kaskade Citarum

Hadapi Kemarau Ekstrem, Operasi Modifikasi Cuaca Maksimalkan Cadangan Air Bendungan Kaskade Citarum

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Terkini

Rahasia di Balik Tabebuya Jakarta yang Mekar Saat Cuaca Terik

Rahasia di Balik Tabebuya Jakarta yang Mekar Saat Cuaca Terik

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Kekhawatiran Kondisi 1998 Kembali Terjadi, Aktivis 98 Edy Khemod Sudah Tahu Ini Akan Terjadi

Kekhawatiran Kondisi 1998 Kembali Terjadi, Aktivis 98 Edy Khemod Sudah Tahu Ini Akan Terjadi

Jogja | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:42 WIB

Dari Blitar untuk NTT, 200 Kilogram Sambel Pecel Dikirim untuk Korban Gempa Bumi

Dari Blitar untuk NTT, 200 Kilogram Sambel Pecel Dikirim untuk Korban Gempa Bumi

Jatim | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Angkot Malang Naik Kelas: Kini Ber-GPS, Siap Jemput Pelajar Gratis Bulan Ini

Angkot Malang Naik Kelas: Kini Ber-GPS, Siap Jemput Pelajar Gratis Bulan Ini

Malang | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Karhutla di Padang Lawas Utara, 5 Hektare Lahan Terbakar

Karhutla di Padang Lawas Utara, 5 Hektare Lahan Terbakar

Sumut | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Cabai Rawit di Gorontalo Tembus Rp120 Ribu per Kilogram, Petani Ungkap Penyebabnya!

Cabai Rawit di Gorontalo Tembus Rp120 Ribu per Kilogram, Petani Ungkap Penyebabnya!

Sulsel | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Prabowo Mau RI Tak Impor Minyak dan Elpiji, Bahlil Langsung Hormat dan Teriak: Siap Laksanakan!

Prabowo Mau RI Tak Impor Minyak dan Elpiji, Bahlil Langsung Hormat dan Teriak: Siap Laksanakan!

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Jay Herdman Bantah Ada Campur Tangan Ayahnya di Balik Keputusan Gabung Bali United

Jay Herdman Bantah Ada Campur Tangan Ayahnya di Balik Keputusan Gabung Bali United

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:35 WIB

7 Perbedaan Rice Cooker Digital vs Analog Biasa untuk Kamu Pertimbangkan

7 Perbedaan Rice Cooker Digital vs Analog Biasa untuk Kamu Pertimbangkan

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Seberapa Merdeka Gen Z di Era Medsos: Lebih Bebas atau Justru Tertekan?

Seberapa Merdeka Gen Z di Era Medsos: Lebih Bebas atau Justru Tertekan?

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:35 WIB

×