Kenapa Sanksi Ekonomi AS ke Iran Bawa Berkah untuk Harga Minyak Dunia?

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:19 WIB
Kenapa Sanksi Ekonomi AS ke Iran Bawa Berkah untuk Harga Minyak Dunia?
harga minyak dunia
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia merosot setelah Amerika Serikat memilih sanksi ekonomi dibanding aksi militer.

  • Brent melorot ke USD 86,35 dan WTI turun menjadi USD 80,56 per barel.

  • Diplomasi Oman dan Pakistan membantu memulihkan stabilitas serta kebebasan pelayaran Selat Hormuz.

Suara.com - Keputusan Amerika Serikat mengalihkan opsi aksi militer menjadi sanksi ekonomi terhadap Iran langsung meredakan gejolak harga minyak dunia, Rabu (26/8/2026). Pasar global merespons positif langkah diplomasi tersebut sehingga kekhawatiran atas terhentinya pasokan energi dari kawasan Teluk perlahan menyusut.

Kontrak berjangka minyak mentah benchmark internasional Brent untuk pengiriman Oktober tercatat merosot 2,52 persen ke posisi USD 86,35 per barel. Secara bersamaan, jenis West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Oktober terkoreksi 2,17 persen hingga menyentuh level USD 80,56 per barel.

Kebijakan pembatasan ekonomi yang dipilih Washington dinilai pelaku pasar tidak sekeras perkiraan awal yang sempat memicu ketakutan krisis pasokan. Kondisi ini membuat bursa saham dan pasar komoditas kembali stabil setelah imbal hasil obligasi pemerintah mulai melandai dari level tertingginya.

Ilustrasi fasilitas minyak mentah di mana harga mulai melonjak kembali. [Pexels].
Ilustrasi fasilitas minyak mentah di mana harga mulai melonjak kembali. [Pexels].

Head of Markets AJ Bell, Dan Coatsworth, memberikan analisisnya terkait dinamika respons pasar komoditas tersebut.

“Sanksi AS terhadap Iran kurang parah dari yang diperkirakan,” kata Dan Coatsworth, kepala pasar di AJ Bell dikutip dari CNBC Internasional, seraya menambahkan bahwa penurunan harga minyak membantu pasar regaining kestabilan saat imbal hasil obligasi pemerintah mereda dari level tertinggi barunya.

Perubahan strategi Gedung Putih dari konfrontasi bersenjata menjadi tekanan sanksi finansial berhasil memangkas tingkat risiko pasokan minyak Teluk Persia. Meski demikian, otoritas Amerika Serikat menegaskan tetap membuka seluruh opsi intervensi lain jika situasi geopolitik kembali memanas.

Mengapa Eskalasi Konflik di Selat Hormuz Mampu Mereda?

Chief Executive Officer BankPro, Paolo Broccardo, menyebut penurunan tensi militer ini diperkuat oleh manuver diplomasi aktif dari negara-negara tetangga kawasan. Laporan kemajuan signifikan datang dari Pakistan yang memimpin pembicaraan de-eskalasi demi memulihkan arus pelayaran internasional di Selat Hormuz.

Oman dan Iran juga secara intensif mendiskusikan pembentukan jalur pelayaran bersama sementara serta operasi pembersihan ranjau laut. Langkah taktis ini menjadi fondasi awal sebelum kesepakatan permanen pengawasan alur pelayaran strategis tersebut diresmikan.

baca juga

Menteri Luar Negeri Oman membagikan perkembangan diplomasi maritim ini melalui pernyataan resminya di media sosial.

“Pengelolaan Selat di masa depan dan solusi permanen akan menyulut pada waktunya,” kata menteri luar negeri Oman dalam sebuah unggahan di media sosial.

“Diskusi dengan mitra regional akan dilakukan untuk mendukung perdamaian dan kerja sama, stabilitas dan kebebasan navigasi.”

Perkembangan diplomasi maritim ini menjadi kabar positif bagi para pelaku industri pelayaran dan energi global. Kepastian keamanan di Selat Hormuz sangat krusial mengingat alur laut tersebut menyalurkan sepertiga pasokan minyak mentah dunia lewat jalur laut.

Isu kebebasan navigasi di Selat Hormuz senantiasa menjadi titik nadir stabilitas harga energi global setiap kali ketegangan geopolitik meningkat. Pengalihan fokus Amerika Serikat ke instrumen sanksi ekonomi memberikan ruang bernapas bagi pemulihan stabilitas rantai pasok minyak mentah dunia.

Bagaimana Rekam Jejak Ketegangan Ini Memengaruhi Pasar Minyak?

Sebelum kemajuan diplomasi ini dicapai, ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran sempat melambungkan harga crude oil ke tingkat mengkhawatirkan. Ancaman penutupan alur pelayaran Selat Hormuz selalu memicu panik beli di bursa komoditas dunia.

Langkah konkrit penanganan ranjau dan pembukaan rute pelayaran sementara menjadi indikator kuat bahwa risiko gangguan pasokan fisik makin terkendali. Pelaku pasar kini mengalihkan fokus pada efektivitas sanksi ekonomi baru AS serta kepatuhan pasokan dari negara produsen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Bawa AS ke Jurang Utang Terdalam, Setiap Warganya Harus Tanggung Rp2 Miliar

Donald Trump Bawa AS ke Jurang Utang Terdalam, Setiap Warganya Harus Tanggung Rp2 Miliar

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Ekonomi AS Goyah! Kepercayaan Konsumen Anjlok ke Level Terendah

Ekonomi AS Goyah! Kepercayaan Konsumen Anjlok ke Level Terendah

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:46 WIB

Harga Minyak Mentah Anjlok 2 Persen Terdorong Harapan Pembukaan Selat Hormuz

Harga Minyak Mentah Anjlok 2 Persen Terdorong Harapan Pembukaan Selat Hormuz

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:41 WIB

Terkini

Gara-gara Lirik Lagu, Pria di Simalungun Tembak Tetangga

Gara-gara Lirik Lagu, Pria di Simalungun Tembak Tetangga

Sumut | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Di Tengah Konflik Global, Andrea Bocelli Buktikan Musik Punya Kekuatan Menyatukan

Di Tengah Konflik Global, Andrea Bocelli Buktikan Musik Punya Kekuatan Menyatukan

Entertainment | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Niat Menolong Rekan, Dua Penggali Sumur di Muara Enim Tewas Diduga Terpapar Gas Beracun

Niat Menolong Rekan, Dua Penggali Sumur di Muara Enim Tewas Diduga Terpapar Gas Beracun

Sumsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:59 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum UMKM Lokal Perluas Pasar dan Dongkrak Pendapatan

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum UMKM Lokal Perluas Pasar dan Dongkrak Pendapatan

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Dugaan Perundungan di Asrama Telkom University Viral, 2 Mahasiswa Dijatuhi Sanksi

Dugaan Perundungan di Asrama Telkom University Viral, 2 Mahasiswa Dijatuhi Sanksi

Sumsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:39 WIB

Bebas Kusam dan Noda Hitam! 4 Toner Alpha Arbutin untuk Meratakan Warna Kulit

Bebas Kusam dan Noda Hitam! 4 Toner Alpha Arbutin untuk Meratakan Warna Kulit

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Setelah Peeling Serum Pakai Apa? Ini Urutan Skincare agar Kulit Tidak Iritasi

Setelah Peeling Serum Pakai Apa? Ini Urutan Skincare agar Kulit Tidak Iritasi

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Lewat #YokKitaGAS, BRI Peduli Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Kurangi dan Pilah Sampah

Lewat #YokKitaGAS, BRI Peduli Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Kurangi dan Pilah Sampah

Lampung | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Di Balik Rekor Kunjungan Wisatawan: Saat Air Bersih Warga Dikorbankan untuk Vila Mewah

Di Balik Rekor Kunjungan Wisatawan: Saat Air Bersih Warga Dikorbankan untuk Vila Mewah

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Tak Hanya Balapan, BRI Peduli Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di MotoGP Mandalika 2026

Tak Hanya Balapan, BRI Peduli Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di MotoGP Mandalika 2026

Malang | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:36 WIB

×