Ada yang Membayar! Polisi Buru Perekrut Anak-anak dan Pendana Kerusuhan Demo 27 Agustus

Muhamad Yasir

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:35 WIB
Ada yang Membayar! Polisi Buru Perekrut Anak-anak dan Pendana Kerusuhan Demo 27 Agustus
Polda Metro Jaya menunjukan barang bukti senjata tajam yang diduga digunakan pelaku kerusuhan pascademo di DPR, Jakarta, Kamis (27/8/2026). [istimewa]
baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya menyelidiki pihak perekrut anak dalam kerusuhan di Gedung DPR pada 27 Agustus 2026.
  • Polisi memeriksa 153 anak dari 315 orang serta mendapati adanya pihak yang mendanai aksi tersebut.
  • Penyidik menetapkan 45 orang sebagai tersangka atas kasus perusakan fasilitas umum, penganiayaan, dan kepemilikan senjata tajam.

Suara.com - Polda Metro Jaya tengah membidik pihak-pihak yang diduga mengajak, merekrut, hingga memanfaatkan anak-anak untuk ikut dalam aksi demonstrasi berujung kerusuhan di sekitar Gedung DPR/MPR RI pada 27 Agustus 2026.

Polisi mendalami kemungkinan adanya pelibatan dan eksploitasi anak dalam kegiatan yang berujung pada tindakan melawan hukum.

Jika terbukti, pihak yang menggerakkan atau memanfaatkan anak-anak tersebut berpotensi dijerat berdasarkan ketentuan Undang-Undang Perlindungan Anak.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan penyidik masih mendalami pihak-pihak yang diduga menggunakan anak-anak dalam rangkaian kerusuhan tersebut.

“Dikarenakan hal tersebut dapat berpotensi melanggar norma sebagaimana diatur di dalam Undang-Undang Perlindungan Anak tentang pelibatan dan eksploitasi terhadap anak,” kata Iman di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Dari 315 orang yang diperiksa polisi, sebanyak 153 orang masuk dalam klaster anak di bawah umur. Mereka diserahkan kepada Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polda Metro Jaya untuk menjalani pendalaman lebih lanjut.

Data polisi menunjukkan, 25 di antaranya merupakan anak putus sekolah. Mereka terdiri atas anak berusia 12 hingga 17 tahun, serta terdapat tiga anak perempuan dalam kelompok tersebut.

Polda Metro juga menemukan adanya klaster yang diduga berperan sebagai perekrut massa. Selain itu, penyidik menemukan dugaan adanya pihak yang menggerakkan dan memberikan pembiayaan dalam aksi yang berujung ricuh tersebut.

“Penyidik menemukan fakta hukum adanya pihak yang menggerakkan dan memberikan pembiayaan di dalam aksi kerusuhan tersebut,” ungkap Iman.

baca juga

Sementara terkait perekrutan massa, polisi juga mengklaim telah menemukan fakta hukum mengenai adanya pihak yang bertugas mencari dan merekrut orang untuk dilibatkan dalam kerusuhan.

Pos polisi di Slipi, Jakarta Barat dibakar massa saat aksi demo berujung ricuh pada Kamis (27/8/2026) malam. [istimewa]
Pos polisi di Slipi, Jakarta Barat dibakar massa saat aksi demo berujung ricuh pada Kamis (27/8/2026) malam. [istimewa]

45 Orang Jadi Tersangka

Dalam penanganan perkara tersebut, polisi membagi ratusan orang yang diamankan ke sejumlah klaster berdasarkan dugaan peran dan keterlibatan masing-masing.

Sebanyak 91 orang dewasa masuk dalam kategori yang disebut polisi sebagai klaster perusuh. Sementara 71 orang lainnya diperiksa terkait dugaan perusakan fasilitas umum dan penganiayaan pasca-aksi.

Dari kelompok yang diduga terlibat dalam perusakan dan penganiayaan itu, polisi telah menetapkan 45 orang sebagai tersangka berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi.

Selain itu, tiga orang yang kedapatan membawa senjata tajam saat kerusuhan juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Terhadap tiga orang yang membawa senjata tajam yang digunakan saat kerusuhan dan penyidik telah menetapkan tiga orang tersebut sebagai tersangka,” ujar Iman.

Polisi menduga para tersangka melakukan sejumlah tindakan, mulai dari perusakan fasilitas umum, penganiayaan, kekerasan terhadap orang atau barang di muka umum secara bersama-sama, hingga penyalahgunaan senjata tajam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ricuh Demo DPR: 322 Orang Ditangkap, 160 di Antaranya Masih Anak-anak

Ricuh Demo DPR: 322 Orang Ditangkap, 160 di Antaranya Masih Anak-anak

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah

Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya

Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×