Polisi Bongkar Industri Rumahan Sabu dan Ekstasi di Lampung, 9 Orang Diciduk

Vania Rossa, Faqih Fathurrahman

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:49 WIB
Polisi Bongkar Industri Rumahan Sabu dan Ekstasi di Lampung, 9 Orang Diciduk
Ilustrasi Polisi Bongkar Industri Rumahan Sabu dan Ekstasi di Lampung. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Polda Lampung menggerebek industri rumahan narkotika di Lampung Selatan pada Minggu, 30 Agustus 2026.
  • Petugas mengamankan beberapa tersangka beserta barang bukti sabu, pil ekstasi, dan alat pencetak.
  • Para tersangka beserta seluruh barang bukti kini ditahan di Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung.

Suara.com - Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung membongkar industri rumahan pembuatan narkotika jenis sabu dan ekstasi di sebuah rumah kontrakan di Kompleks Rajawali Resident Candi Mas, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.

Kepala Subdit II Ditres Narkoba Polda Lampung AKBP Wahyudi Sabhara mengatakan, pengungkapan industri rumahan tersebut bermula dari informasi masyarakat yang menyebut sejumlah rumah kontrakan di Rajawali Resident Candi Mas kerap dijadikan tempat penyalahgunaan narkotika.

"Kami segera melakukan observasi dan surveillance terkait informasi dari masyarakat. Nah, sekitar jam 12.00 WIB, kami datangi rumah tempat tinggal Eka Pradinasta usia 33 tahun, di kontrakan Rajawali Resident Candi Mas, dan mengamankan Eka Pradinasta," kata Wahyudi dalam keterangannya, Minggu (30/8/2026).

Dari kontrakan tersebut, polisi kemudian mengendus adanya praktik pembuatan narkotika jenis sabu dan pil ekstasi yang dilakukan Eka di Padmosari II, Desa Haduyang, Natar, Kabupaten Lampung Selatan.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa satu perangkat alat hisap sabu berikut tabung kaca pirek, timbangan digital warna hitam, dua plastik klip kecil berisi serbuk warna hijau, 25 pil ekstasi warna ungu, 27 inex warna abu-abu, serta satu unit handphone Android.

Dari lokasi kedua, petugas menciduk dua orang yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut, yakni Andika Sandi (37) dan seorang perempuan berusia 29 tahun berinisial YDS.

"Di TKP kedua ini kami amankan AS dan seorang perempuan berinisial YDS," jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, AS diketahui bertugas mencetak sejumlah pil ekstasi menggunakan bahan baku yang telah disediakan.

"Jadi saudara AS ini diketahui mencetak sejumlah pil ekstasi dengan bahan dasar ekstasi menggunakan alat cetak pil," kata Wahyudi.

baca juga

Petugas kemudian melakukan pengembangan ke lokasi ketiga. Di lokasi tersebut, polisi menciduk seorang tersangka bernama Hadi Pranoto (35) dan seorang perempuan berusia 21 tahun berinisial MS.

"Di sini kami amankan saudara HP dan seorang perempuan berinisial MS, 21 tahun," jelasnya.

Dari tangan HP, petugas menyita sejumlah barang bukti, di antaranya seperangkat alat hisap sabu, satu bungkus serbuk warna biru, satu bungkus serbuk warna hijau, satu bungkus serbuk warna pink, dan satu bungkus serbuk warna abu-abu.

Selanjutnya, polisi juga menyita dua bungkus serbuk warna cokelat, tiga pil ekstasi warna kuning, dua plastik klip kecil berisi sabu, timbangan digital, serta seperangkat alat pencetak pil ekstasi.

"Para tersangka yakni EP, AS, dan HP serta YDS, berikut sejumlah barang bukti kini diamankan, dibawa ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung," tegas AKBP Wahyudi.

Dari lokasi keempat, polisi kembali meringkus dua tersangka lain yang merupakan pasangan suami istri berinisial AS (36) dan SF (43).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League

Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Api di Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Kemenhut Pastikan Kondisi Gajah Sumatra Aman

Api di Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Kemenhut Pastikan Kondisi Gajah Sumatra Aman

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:32 WIB

Badan Anti-Narkotika Amerika Serikat Selidiki Kematian Hayden Panettiere, Kenapa?

Badan Anti-Narkotika Amerika Serikat Selidiki Kematian Hayden Panettiere, Kenapa?

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:09 WIB

Terkini

Relung yang Patah: Ketika Melepaskan Menjadi Cara Terakhir untuk Bertahan

Relung yang Patah: Ketika Melepaskan Menjadi Cara Terakhir untuk Bertahan

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Purbaya Bingung Kenapa Masyarakat Masih Demo Meski Pertumbuhan Ekonomi Naik

Purbaya Bingung Kenapa Masyarakat Masih Demo Meski Pertumbuhan Ekonomi Naik

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:59 WIB

261 Warga China Hilang di Banjir Bandang Nepal, Total 2.400 Orang Belum Ketemu

261 Warga China Hilang di Banjir Bandang Nepal, Total 2.400 Orang Belum Ketemu

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:46 WIB

Wacana Percepatan Pemilu Bikin Panas, GCP Bakal Polisikan Budi Arie

Wacana Percepatan Pemilu Bikin Panas, GCP Bakal Polisikan Budi Arie

Jabar | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Titik Api Masih Muncul di Tol Palindra, Seberapa Cepat Karhutla Bisa Dikendalikan?

Titik Api Masih Muncul di Tol Palindra, Seberapa Cepat Karhutla Bisa Dikendalikan?

Sumsel | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Purbaya Klaim Keuntungan Danantara Akan Disetor ke Pemerintah Tahun Ini, Negara Kantongi Rp 120 T

Purbaya Klaim Keuntungan Danantara Akan Disetor ke Pemerintah Tahun Ini, Negara Kantongi Rp 120 T

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:38 WIB

Mencari Warna di Balik Gelapnya Duka dalam Novel French Pink

Mencari Warna di Balik Gelapnya Duka dalam Novel French Pink

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Perusahaan AS Jadikan RI Pusat Produksi Global, Ekspor Sampai Kanada hingga Inggris

Perusahaan AS Jadikan RI Pusat Produksi Global, Ekspor Sampai Kanada hingga Inggris

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:22 WIB

Maling Motor di Warkop Medan Ditembak Polisi, Pelaku Beraksi hingga ke Aceh

Maling Motor di Warkop Medan Ditembak Polisi, Pelaku Beraksi hingga ke Aceh

Sumut | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:22 WIB

30 Tahun Berlalu, Komnas HAM Kembali Selidiki Peristiwa 27 Juli 1996

30 Tahun Berlalu, Komnas HAM Kembali Selidiki Peristiwa 27 Juli 1996

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:21 WIB

×