Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB
Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme
Selat Bab-el-Mandeb di Laut Merah, jalur perdagangan strategis dunia yang kini tidak aman gara-gara ancaman milisi Houthi asal Yaman. [Suara.com/Google Maps]
baca 10 detik
  • Kedutaan Besar AS melarang warganya mendekati perbatasan Arab Saudi dan Yaman akibat risiko terorisme.

  • Koalisi Arab mengklaim berhasil menghancurkan dron yang mengarah ke wilayah udara kota Mekkah.

  • Pihak Houthi membantah tuduhan serangan dron dan menyebut klaim Arab Saudi sebagai kebohongan.

Suara.com - Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh meminta seluruh warganya untuk tidak mendekati wilayah perbatasan Arab Saudi dan Yaman. Langkah tegas ini diambil pemerintah AS setelah muncul risiko ancaman terorisme yang makin mengkhawatirkan di area tersebut.

"Kami menyarankan warga kami untuk tidak bepergian ke daerah perbatasan dengan Yaman karena risiko terorisme," tegas pihak kedutaan melalui pernyataan resminya, dikutip dari Al Jazeera, Rabu (16/9/2026).

Peringatan keamanan dari pihak AS ini memuncak persis ketika klaim serangan udara ke wilayah suci Mekkah memicu benturan narasi tajam antara koalisi Arab Saudi dan kelompok milisi Houthi.

Pemberontak Houthi berhasil menguasai Pelabuhan Mocha dan mengancam ekspor minyak Arab Saudi. (CNA)
Pemberontak Houthi berhasil menguasai Pelabuhan Mocha dan mengancam ekspor minyak Arab Saudi. (CNA)

Pertikaian diplomatik dan militer di kawasan batas negara ini menandai babak baru eskalasi keamanan yang kian memanas.

Ancaman keselamatan di zona perbatasan tersebut kini menjadi perhatian utama komunitas internasional yang memantau pergerakan milisi regional.

Kelompok Houthi secara terbuka menolak tuduhan pihak Arab Saudi yang menyebut mereka telah mengarahkan pesawat nirawak ke arah kota suci Mekkah.

Hizam al-Asad, yang merupakan anggota biro politik Houthi, secara tegas menyebut klaim dari pemerintah Riyadh tersebut sebagai bentuk kebohongan publik.

“Klaim menyasar Mekkah yang mulia adalah kebohongan memuakkan yang sudah pernah dipakai sebelumnya dan tidak lagi menipu siapa pun,” ujar al-Asad dalam sebuah unggahan di media sosial X.

Sikap keras yang ditunjukkan oleh perwakilan Houthi ini berbanding terbalik dengan pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh komando militer koalisi Arab Saudi.

baca juga

Pihak koalisi mengklaim tindakan pertahanan udara mereka telah berhasil mencegah potensi ancaman berbahaya yang mengarah ke fasilitas publik dan area pemukiman.

Pernyataan resmi dari koalisi Arab Saudi menegaskan bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah drone pada pukul 21.50 GMT.

Drone yang bergerak liar tersebut terdeteksi tengah terbang menuju kawasan ruang udara Mekkah sebelum akhirnya dilumpuhkan di udara.

“Upaya bermusuhan dan teroris ini merupakan upaya kedua yang menyasar Mekkah setelah upaya pertama melalui rudal balistik pada 27 Juli 2017,” jelas pihak koalisi dalam keterangan tertulisnya.

Penghadangan ini menjadi bukti bahwa kawasan udara di sekitar wilayah perbatasan masih berada dalam jangkauan persenjataan tempur.

Koalisi militer memastikan bahwa kewaspadaan tinggi akan terus diberlakukan di seluruh garis batas wilayah udara nasional mereka.

Ketegangan di area perbatasan Arab Saudi dan Yaman berakar dari konflik bersenjata berkepanjangan yang melibatkan milisi Houthi dan koalisi militer pimpinan Saudi.

Sebelum insiden pencegatan drone ini, kawasan perbatasan sudah kerap menjadi titik panas kontak tembak dan peluncuran proyektil lintas batas.

Peristiwa pada 27 Juli 2017 menjadi titik balik penting ketika serangan rudal balistik pertama kali dilaporkan mengancam kawasan sekitar kota suci.

Situasi keamanan yang tidak stabil serta tingginya potensi serangan mendadak menjadi alasan utama Kedubes AS menerbitkan larangan melintas bagi warganya.

Peringatan travel advisory ini diprediksi akan terus berlaku sampai ada jaminan kestabilan keamanan di sepanjang garis perbatasan kedua negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Helikopter Milik Stasiun TV Jatuh di Los Angeles, 3 Orang Tewas

Helikopter Milik Stasiun TV Jatuh di Los Angeles, 3 Orang Tewas

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:33 WIB

PM Shehbaz Sharif: Rakyat Pakistan Bersedih Makkah Diserang Bom Drone Houthi

PM Shehbaz Sharif: Rakyat Pakistan Bersedih Makkah Diserang Bom Drone Houthi

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:02 WIB

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:47 WIB

Terkini

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

News | Senin, 02 November 2026 | 19:37 WIB

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 19:36 WIB

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

News | Senin, 02 November 2026 | 19:33 WIB

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

News | Senin, 02 November 2026 | 19:29 WIB

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:25 WIB

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

News | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

×