Korea Utara Kirim Pesan ke Negara Tukang Kritik: Kami Punya Senjata Nuklir

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 18 September 2026 | 09:28 WIB
Korea Utara Kirim Pesan ke Negara Tukang Kritik: Kami Punya Senjata Nuklir
Korea Utara kembali meluncurkan sejumlah rudal balistik ke arah laut di lepas pantai timurnya, Minggu (19/4/2026) waktu setempat. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Korea Utara menegaskan status kepemilikan senjata nuklirnya permanen dan mengikat secara hukum konstitusi.

  • Pyongyang menolak denuklirisasi serta menuding aliansi AS dan sekutunya merusak stabilitas kawasan.

  • Pengembangan persenjataan nuklir Korea Utara diklaim sebagai bentuk pertahanan diri dari ancaman luar.

Suara.com - Korea Utara menegaskan keberadaan senjata nuklir bersifat mutlak dan menolak keras tekanan internasional terkait denuklirisasi. Sikap tegas tersebut disampaikan langsung oleh pejabat militer senior Pyongyang saat menghadiri forum keamanan global di China.

"Status kami sebagai negara pemilik senjata nuklir, yang telah dikukuhkan melalui konstitusi sebagai hukum tertinggi negara, sama sekali tidak dapat dibatalkan," kata Wakil Menteri Pertahanan Korea Utara Letnan Jenderal Kim Kang Il dalam sesi panel di Beijing Xiangshan Forum 2026 di Beijing, Kamis.

Langkah diplomatik Pyongyang ini menjadi sinyal kuat bertambahnya daya tawar politik luar negeri mereka di tengah pergeseran peta militer Asia-Pasifik. Kehadiran utusan militer tersebut sekaligus mempertegas posisi tawar Korea Utara yang kian merapat ke barisan sekutu regionalnya.

Uji peluncuran rudal jelajah strategis laut-ke-permukaan yang dilakukan pada kapal perusak Choe Hyon di Korea Utara pada hari Rabu [KCNA via Reuters]
Uji peluncuran rudal jelajah strategis laut-ke-permukaan yang dilakukan pada kapal perusak Choe Hyon di Korea Utara pada hari Rabu [KCNA via Reuters]

"Negara-negara yang dianggap sebagai musuh dan menyimpan niat paling bermusuhan serta fanatik terhadap negara kami harus menghentikan kecaman terhadap kebijakan pertahanan kami yang sah dan bersifat membela diri, serta meninggalkan khayalan denuklirisasi yang tidak realistis," tegas Kim.

Tekanan militer gabungan musuh dinilai justru memicu percepatan modernisasi amunisi strategis Korea Utara. Pyongyang mengklaim pembentukan benteng pertahanan ini menjadi satu-satunya cara menjaga stabilitas di Semenanjung Korea.

"Berdasarkan prinsip menjamin keamanan dan menjaga perdamaian melalui kekuatan yang tangguh, kami akan dengan teguh mempertahankan perdamaian serta stabilitas di Semenanjung Korea dan kawasan," ungkap Kim.

Sikap konfrontatif blok Barat dituding menjadi faktor utama yang merusak tata kelola keamanan di kawasan Asia-Pasifik. Pyongyang mendesak komunitas global untuk melihat dinamika konflik ini secara objektif.

"Belakangan ini fondasi perdamaian dan keamanan dunia terguncang hebat akibat keserakahan geopolitik yang brutal dan tidak terbatas serta ambisi hegemoni Amerika Serikat dan kekuatan-kekuatan pengikutnya. Di Semenanjung Korea, blok militer agresif yang berbagi kemampuan nuklir terus diperluas dan diperkuat," tambah Kim.

Latihan militer skala besar di sekitar kawasan dinilai mengancam stabilitas dan memancing respons pertahanan yang lebih agresif. Strategi pertahanan baru Washington dituduh memperbesar risiko bentrokan bersenjata secara langsung.

baca juga

"Secara khusus, AS telah mengadopsi strategi nuklir baru yang menitikberatkan pada peningkatan kemampuan serangan dengan menggunakan senjata nuklir taktis untuk menghadapi potensi konflik kawasan sehingga negara itu mengembangkan kekuatan nuklirnya agar dapat digunakan dalam pertempuran nyata," jelas Kim.

Kerja sama militer antara Washington, Tokyo, dan Seoul dianggap mengarah pada pembentukan struktur aliansi nuklir baru. Kondisi ini membuat situasi keamanan di Semenanjung Korea terus terjebak dalam eskalasi ketegangan tanpa akhir.

"Akibatnya, perubahan kerangka kerja sama militer trilateral AS-Jepang-Korsel menjadi aliansi nuklir disebut mulai menjadi kenyataan. Semenanjung Korea pun tidak dapat keluar dari lingkaran setan konfrontasi yang dilakukan AS dan sekutunya," ungkap Kim.

Kebijakan penguatan persenjataan nuklir disebut telah memperhitungkan berbagai potensi ancaman pertahanan di masa depan. Pengembangan kekuatan militer dipandang sebagai langkah sah demi melindungi kedaulatan nasional.

"Upaya negara-negara yang dianggap sebagai musuh untuk terus meningkatkan kekuatan nuklir memberikan alasan yang cukup bagi republik kami untuk membangun perisai nuklir yang sempurna, sekaligus semakin menegaskan keabsahan dan perlunya kebijakan penguatan kekuatan nuklir," tambah Kim.

Kendati bersikap keras terhadap rival politiknya, Pyongyang membuka pintu kerja sama dengan negara-negara yang menghormati independensi mereka. Tatanan dunia baru yang lebih adil menjadi fokus diplomasi bilateral mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panas! Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik saat Korsel dan AS Latihan Militer

Panas! Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik saat Korsel dan AS Latihan Militer

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Lagi Panas Perang Iran, Donald Trump Dikabarkan Mau Bertemu Kim Jong Un

Lagi Panas Perang Iran, Donald Trump Dikabarkan Mau Bertemu Kim Jong Un

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:57 WIB

Peringatan 81 Tahun Bom Hiroshima Menuntut Penghapusan Senjata Nuklir Dunia Sekarang

Peringatan 81 Tahun Bom Hiroshima Menuntut Penghapusan Senjata Nuklir Dunia Sekarang

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:52 WIB

Terkini

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

News | Senin, 02 November 2026 | 20:36 WIB

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:15 WIB

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:14 WIB

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:12 WIB

×