Bukan Cuma Amankan Demo, Polisi Bagi Roti ke Massa DPR, Boni Hargens Bicara soal Polri Humanis

Galih Prasetyo

Selasa, 22 September 2026 | 10:30 WIB
Bukan Cuma Amankan Demo, Polisi Bagi Roti ke Massa DPR, Boni Hargens Bicara soal Polri Humanis
Ilustrasi polisi siaga jelang nataru. [Ist]
baca 10 detik
  • Analis Boni Hargens menyatakan pendekatan humanis Polri membagikan roti di DPR/MPR RI Senin (21/9/2026) mencerminkan transformasi budaya kepolisian.
  • Perubahan paradigma PRESISI di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendorong penerapan konsep society policing yang lebih humanis.
  • Polri di Jakarta diminta mempertahankan pendekatan kemanusiaan ini sejalan dengan pergeseran paradigma hukum pidana UU Nomor 1 Tahun 2023.

Suara.com - Analis politik dan hukum Boni Hargens menilai pendekatan humanis yang ditunjukkan personel Polri saat mengawal aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI mencerminkan adanya perubahan budaya di tubuh kepolisian.

Penilaian itu disampaikan setelah personel Polres Metro Jakarta Pusat bersama Direktorat Samapta Polda Metro Jaya membagikan roti dan air mineral kepada peserta aksi pada Senin (21/9/2026).

Pelayanan tersebut dilakukan di tengah cuaca terik saat massa menyampaikan aspirasi.

Pembagian makanan dan minuman tersebut menyasar peserta aksi dari Aliansi Masyarakat Pandeglang, Cianjur, dan Sukabumi serta sejumlah elemen lainnya. Dalam pelaksanaannya, polisi menggunakan Mobil Pelayanan Unjuk Rasa dan melibatkan Tim Negosiator Direktorat Samapta Polda Metro Jaya.

Menurut Boni, langkah sederhana tersebut memiliki makna lebih luas dalam konteks perubahan cara kepolisian berinteraksi dengan masyarakat. Ia melihat pendekatan itu sebagai bentuk konkret dari konsep society policing.

“Tindakan kemanusiaan itu mencerminkan adanya transformasi budaya yang signifikan dalam tubuh Polri dan adanya perubahan fundamen berpikir di kalangan personel Polri tentang bentuk konkret dari konsep society policing,” kata Boni di Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Boni menilai perubahan tersebut tidak terlepas dari kebijakan reformasi internal Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Menurut dia, paradigma PRESISI turut mendorong perubahan pendekatan personel ketika menjalankan tugas di tengah masyarakat.

“Bagi saya, hal ini tidak terlepas dari keberhasilan Kapolri dengan paradigma PRESISI-nya dalam melakukan reformasi internal di tubuh institusi kepolisian,” ujarnya.

Meski demikian, Boni menyadari pendekatan tersebut belum tentu mendapatkan respons positif dari seluruh kelompok masyarakat. Ia mendorong Polri untuk tetap mempertahankan pendekatan humanis, baik ketika menjaga keamanan dan ketertiban maupun saat menjalankan tugas penegakan hukum.

baca juga

Boni juga mengaitkan pendekatan tersebut dengan perubahan paradigma hukum pidana setelah berlakunya UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Menurutnya, arah hukum pidana yang lebih humanis perlu diikuti dengan praktik penegakan hukum yang mengedepankan sisi kemanusiaan.

“Dengan adanya pergeseran paradigma KUHP berdasarkan UU 1/2023 yang makin memperlihatkan watak humanis dari hukum an sich, Polri sebagai gerbang terdepan dalam criminal justice system mesti menjadi suri teladan,” kata mantan Dewan Pengawas LKBN ANTARA tersebut.

Dalam pengamanan aksi di depan DPR/MPR RI, kepolisian juga mengimbau massa agar menyampaikan aspirasi secara tertib serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan langkah tersebut diperlukan agar aksi tetap berlangsung aman dan kondusif.

Pendekatan pelayanan dan komunikasi tersebut menempatkan pengamanan aksi tidak semata-mata pada aspek keamanan. Polisi juga berupaya memenuhi kebutuhan dasar peserta aksi selama penyampaian aspirasi berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Moreno Minta Maaf Usai Video Call Saat Rapat DPR, Ini Alasannya

Moreno Minta Maaf Usai Video Call Saat Rapat DPR, Ini Alasannya

Video | Selasa, 22 September 2026 | 19:40 WIB

DPR Sahkan 15 UU Kabupaten/Kota di Kalimantan, Pontianak hingga Ketapang Masuk Daftar

DPR Sahkan 15 UU Kabupaten/Kota di Kalimantan, Pontianak hingga Ketapang Masuk Daftar

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:55 WIB

DPR Sentil Penanganan Bencana Solok: Jangan Sibuk Cari Solusi Setelah Bencana Terjadi!

DPR Sentil Penanganan Bencana Solok: Jangan Sibuk Cari Solusi Setelah Bencana Terjadi!

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:27 WIB

Prabowo Mau Gratiskan Sekolah hingga PTN, DPR Minta Hitung Ulang Nafas Anggaran

Prabowo Mau Gratiskan Sekolah hingga PTN, DPR Minta Hitung Ulang Nafas Anggaran

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:51 WIB

UU Reforma Agraria Disahkan, 13 Aturan soal Konflik hingga Batas Kepemilikan Tanah Disiapkan

UU Reforma Agraria Disahkan, 13 Aturan soal Konflik hingga Batas Kepemilikan Tanah Disiapkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 12:54 WIB

Terkini

Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan

Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:51 WIB

9 Rekomendasi HP Murah untuk Live TikTok dan Shopee Tidak Cepat Panas

9 Rekomendasi HP Murah untuk Live TikTok dan Shopee Tidak Cepat Panas

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 20:50 WIB

57 Pelajar Keluhkan Kesehatan Usai Makan MBG, SPPG Akui Lalai Tangani Ikan Tuna

57 Pelajar Keluhkan Kesehatan Usai Makan MBG, SPPG Akui Lalai Tangani Ikan Tuna

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:42 WIB

Jakarta Diguyur Hujan, Operasi Modifikasi Cuaca Akhirnya Berhasil

Jakarta Diguyur Hujan, Operasi Modifikasi Cuaca Akhirnya Berhasil

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:41 WIB

Review Neagley: Drama Aksi Khas Reacher dengan Sentuhan Lebih Emosional

Review Neagley: Drama Aksi Khas Reacher dengan Sentuhan Lebih Emosional

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 20:40 WIB

Dugaan Penipuan dan Penculikan Mahasiswi Tasikmalaya, Polres Dalami Keterlibatan Oknum ASN

Dugaan Penipuan dan Penculikan Mahasiswi Tasikmalaya, Polres Dalami Keterlibatan Oknum ASN

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 20:38 WIB

3.465 Chromebook Muara Enim Sudah Diketahui Sebelum Kontrak, Saksi Ungkap Rantai Pengadaannya

3.465 Chromebook Muara Enim Sudah Diketahui Sebelum Kontrak, Saksi Ungkap Rantai Pengadaannya

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 20:37 WIB

Sara Wijayanto Resmi Gugat Cerai Demian Aditya, Sidang Perdana Digelar Lusa

Sara Wijayanto Resmi Gugat Cerai Demian Aditya, Sidang Perdana Digelar Lusa

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 20:30 WIB

Nafas Kalbar Gugat Prabowo Terkait Karhutla dan Kabut Asap

Nafas Kalbar Gugat Prabowo Terkait Karhutla dan Kabut Asap

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:29 WIB

Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Militer 19 Negara

Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Militer 19 Negara

Banten | Selasa, 22 September 2026 | 20:27 WIB

×