Gus Lilur Sebut Dugaan Aliran Rp 480 Miliar ke Muktamar NU, Sebut Nama Nusron Wahid

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 22 September 2026 | 17:33 WIB
Gus Lilur Sebut Dugaan Aliran Rp 480 Miliar ke Muktamar NU, Sebut Nama Nusron Wahid
Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Gus Lilur menduga terdapat aliran dana korupsi senilai Rp480 miliar ke Muktamar ke-35 NU di Jombang.
  • Informasi tersebut bersumber dari penyidik internal KPK yang mengaitkan kasus korupsi pertanahan dengan Nusron Wahid.
  • Gus Lilur meminta KPK mengklarifikasi Kiai Afifuddin Muhajir yang dikabarkan mengembalikan uang Muktamar tersebut.

Suara.com - Kiai Kampung Nahdlatul Ulama (NU), Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyebut adanya dugaan aliran uang hasil korupsi senilai Rp480 miliar ke Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur yang digelar pada akhir Agustus kemarin. 

Gus Lilur mengaku mendapat informasi tersebut secara informal dari sejumlah penyidik internal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Informasi yang ia bongkar dari pertemuannya bersama penyidik KPK itu mengaitkan aliran dana kasus dugaan korupsi pertanahan di Bogor dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.

"Secara informal mereka menjelaskan bahwa ada dua mobil Land Cruiser yang berangkat dari satu tempat di Selatan-Timur Jakarta. Land Cruiser ini membawa uang kira-kira Rp480 miliar, jadi satu mobil itu kira-kira isinya 240-an miliar lah," kata Gus Lilur dikutip dalam kanal Youtube Forum Keadilan TV, Selasa (22/9/2026).

Ia menyebut dua Land Cruiser tersebut tidak dikendarai langsung menuju Jombang, melainkan diangkut menggunakan dua kendaraan towing. 

Menurut Gus Lilur, informasi itu disebut bersumber dari pengakuan orang-orang yang terjaring OTT KPK serta hasil digital forensik terhadap telepon seluler yang disita penyidik.

"Land Cruiser ini naik towing, jadi Land Cruiser ini bukan jalan sendiri, naik towing. Jadi dua Land Cruiser, dua towing. Berangkat dari Jakarta dibawa ke Jombang," ujarnya.

Gus Lilur kemudian membeberkan dugaan komposisi uang Rp480 miliar tersebut. Ia menyebut sekitar Rp150 miliar diduga berasal dari oknum institusi P dan Rp150 miliar lainnya dari oknum institusi B.

Sementara Rp180 miliar sisanya disebut sebagai "kreasi" Nusron Wahid.

baca juga

"Nah, Rp180 (miliar) itu dikabarkan kreasinya NW. Ya, NW itu Nusron Wahid," ungkapnya.

Nama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) itu muncul dalam kaitannya dengan perkara OTT KPK terkait dugaan suap pengurusan HGB di Kabupaten Bogor. 

Sementara ini KPK telah menetapkan delapan tersangka dan menyebut empat di antaranya, yakni Arif Sugiyanto, Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq, Erwin, dan Muhammad Fakhry, sebagai pihak yang memiliki hubungan kepercayaan dengan Nusron. 

KPK menyita uang sekitar Rp106,3 miliar dalam bentuk rupiah dan sejumlah valuta asing dari perkara tersebut.

Dalam podcast tersebut, Gus Lilur mengaku melihat sendiri adanya peredaran uang dalam jumlah besar di sekitar arena Muktamar NU. Ia menyebut tas-tas berisi uang disebut berpindah tangan kepada sejumlah pihak yang berkaitan dengan peserta Muktamar.

Menurut Gus Lilur, dugaan transaksi tersebut berkaitan dengan perebutan suara dalam Muktamar yang tidak hanya memilih Ketua Umum PBNU, tetapi juga Rais Aam. Ia memperkirakan kebutuhan dana menjadi lebih besar karena suara dari struktur tanfidziyah dan syuriyah disebut menjadi sasaran transaksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UU Reforma Agraria Disahkan, 13 Aturan soal Konflik hingga Batas Kepemilikan Tanah Disiapkan

UU Reforma Agraria Disahkan, 13 Aturan soal Konflik hingga Batas Kepemilikan Tanah Disiapkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 12:54 WIB

Dipimpin Dasco, DPR-Pemerintah Sepakati RUU Reforma Agraria Lanjut ke Paripurna

Dipimpin Dasco, DPR-Pemerintah Sepakati RUU Reforma Agraria Lanjut ke Paripurna

News | Senin, 21 September 2026 | 18:46 WIB

Fadh A Rafiq dan Arif Sugiyanto Bungkam Ditanya Soal Dugaan Uang ke Nusron Wahid

Fadh A Rafiq dan Arif Sugiyanto Bungkam Ditanya Soal Dugaan Uang ke Nusron Wahid

News | Senin, 21 September 2026 | 18:11 WIB

Terkini

Gus Lilur Sebut Dugaan Aliran Rp 480 Miliar ke Muktamar NU, Sebut Nama Nusron Wahid

Gus Lilur Sebut Dugaan Aliran Rp 480 Miliar ke Muktamar NU, Sebut Nama Nusron Wahid

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:33 WIB

Setelah MBG, Prabowo Disebut Ingin Program Sepatu untuk Siswa Miskin

Setelah MBG, Prabowo Disebut Ingin Program Sepatu untuk Siswa Miskin

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:33 WIB

Bea Cukai Gagalkan Impor Garam, Beras, & Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp 27 Miliar

Bea Cukai Gagalkan Impor Garam, Beras, & Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp 27 Miliar

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:33 WIB

Sinopsis Doctor X: Dokter Jenius Melawan Mafia Rumah Sakit, Rilis 9 Oktober

Sinopsis Doctor X: Dokter Jenius Melawan Mafia Rumah Sakit, Rilis 9 Oktober

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:30 WIB

Detik-Detik Evakuasi Sopir Truk yang Terjepit Usai Kecelakaan di Ciracas Jakarta Timur

Detik-Detik Evakuasi Sopir Truk yang Terjepit Usai Kecelakaan di Ciracas Jakarta Timur

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:28 WIB

Lawan Timnas Indonesia di GBK, Media Malaysia: Apakah Pemain Kami Nanti Naik Baracuda?

Lawan Timnas Indonesia di GBK, Media Malaysia: Apakah Pemain Kami Nanti Naik Baracuda?

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 17:25 WIB

Ulasan Lie After Lie: Saat Kebohongan Menjadi Satu-satunya Jalan Keluar

Ulasan Lie After Lie: Saat Kebohongan Menjadi Satu-satunya Jalan Keluar

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:25 WIB

Harga Cabai Makin Mahal, Pemerintah Salahkan Cuaca

Harga Cabai Makin Mahal, Pemerintah Salahkan Cuaca

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:25 WIB

Rp 50 Juta Ditemukan KPK dalam Koper di Rumah Bupati Bolmut

Rp 50 Juta Ditemukan KPK dalam Koper di Rumah Bupati Bolmut

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:21 WIB

Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Terima Gratifikasi Rp11,14 Miliar!

Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Terima Gratifikasi Rp11,14 Miliar!

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:19 WIB

×