Kemarau Panjang Bikin Sayur di Pontianak Makin Mahal, Kacang Panjang Tembus Rp55 Ribu

Bella

Selasa, 22 September 2026 | 20:15 WIB
Kemarau Panjang Bikin Sayur di Pontianak Makin Mahal, Kacang Panjang Tembus Rp55 Ribu
Ilustrasi sayuran (unsplash.com/randyfath)
baca 10 detik
  • Kemarau panjang selama dua bulan di Pontianak memicu lonjakan harga berbagai sayuran lokal secara drastis di Pasar Flamboyan.
  • Petani lokal gagal panen akibat kesulitan air tawar, sehingga pedagang mengalami penurunan pasokan sayuran yang signifikan.
  • Pedagang menyiasati kelangkaan dengan mendatangkan pasokan dari Jawa dan berharap pemerintah menjaga kestabilan distribusi barang luar daerah.

Suara.com - Kemarau panjang mulai berdampak pada harga sayuran di Pasar Flamboyan, Kota Pontianak. Sejumlah komoditas yang biasanya dijual dengan harga terjangkau kini mengalami kenaikan hingga beberapa kali lipat.

Kondisi tersebut membuat pedagang menghadapi keluhan dari pembeli yang mulai keberatan dengan harga sayuran.

Maryanto, salah satu pedagang di Pasar Flamboyan, mengatakan kenaikan paling terasa pada sejumlah sayuran yang pasokannya bergantung pada hasil petani sekitar Pontianak.

“Semua harga bahan pokok melonjak naik sampai para pembeli itu mengeluh. Harganya ada yang tidak terjangkau oleh masyarakat kecil yang ingin biasa makan sayur,” kata Maryanto, Senin (21/9/26).

Harga kangkung yang sebelumnya relatif murah kini mencapai sekitar Rp40 ribu per kilogram. Sawi juga berada di kisaran Rp40-45 ribu per kilogram.

Kenaikan lebih tinggi terjadi pada kacang panjang. Komoditas tersebut kini dijual sekitar Rp55 ribu per kilogram, sedangkan harga normalnya hanya berkisar Rp8 ribu hingga Rp15 ribu.

Tauge yang sebelumnya sekitar Rp10 ribu juga kini mencapai Rp35-40 ribu per kilogram.

“Semua sayur melonjak, timun juga naik. Kacang panjang Rp55 ribu, padahal sebelumnya tidak pernah sampai harga segitu,” ujarnya.

Menurut Maryanto, kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pasokan sayuran. Kemarau yang berlangsung sekitar dua bulan membuat petani kesulitan mendapatkan air untuk tanaman.

baca juga

Kondisi air yang disebut asin turut menjadi persoalan. Tanaman sayuran menjadi sulit tumbuh dan berkembang, bahkan bunga tanaman disebut kerap jatuh sebelum menghasilkan.

“Sejak dua bulan ini, sejak kemarau juga pengaruh air dan asap. Jadi sayur itu susah tumbuh, susah berkembang. Kadang bunganya jatuh, tidak bisa tumbuh,” katanya.

Pedagang kemudian mengandalkan pasokan dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan pasar. Beberapa komoditas seperti wortel dan kentang relatif stabil karena banyak didatangkan dari Pulau Jawa.

“Kalau wortel dan kentang harganya stabil karena datang dari Jawa. Kalau di Pontianak ini rata-rata barangnya naik semua,” kata Maryanto.

Pasokan dari Jawa juga mulai membantu menekan harga timun. Komoditas yang sebelumnya sempat mencapai Rp35-40 ribu per kilogram kini turun menjadi sekitar Rp20-25 ribu.

Namun, pasokan tersebut belum tersedia setiap hari. Barang dari Jawa biasanya tiba tiga sampai empat hari sekali.

Kenaikan juga terjadi pada komoditas cabai. Harga cabai yang sebelumnya sekitar Rp65 ribu per kilogram kini mencapai Rp120 ribu per kilogram.

Maryanto berharap pemerintah ikut memastikan kelancaran pasokan dari luar daerah sehingga kenaikan harga tidak semakin membebani pedagang maupun masyarakat.

“Harapan pedagang, kalau bisa diperhatikan barang-barang yang datang dari luar. Jadi ada pengaturannya, harganya stabil. Itu harapan pedagang,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:46 WIB

Kalbar Masih Dikepung Asap, Beberapa Penerbangan di Bandara Supadio Dibatalkan

Kalbar Masih Dikepung Asap, Beberapa Penerbangan di Bandara Supadio Dibatalkan

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:45 WIB

Diduga Terlibat Aksi Penipuan Daring, Imigrasi Pontianak Ciduk 31 WNA Asal Malaysia dan Taiwan

Diduga Terlibat Aksi Penipuan Daring, Imigrasi Pontianak Ciduk 31 WNA Asal Malaysia dan Taiwan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 11:53 WIB

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat Memaksa Siswa Pontianak Belajar Daring

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat Memaksa Siswa Pontianak Belajar Daring

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Siapa Pembawa Baki Tahun Ini? Ini Dia Sosok Celine Olivia dari Tim Paskibraka 'Indonesia Berdaulat'

Siapa Pembawa Baki Tahun Ini? Ini Dia Sosok Celine Olivia dari Tim Paskibraka 'Indonesia Berdaulat'

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 08:55 WIB

Etika Berkomunikasi bagi Pemandu Acara: Pelajaran dari Panggung LCC Kalbar

Etika Berkomunikasi bagi Pemandu Acara: Pelajaran dari Panggung LCC Kalbar

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 20:05 WIB

Sempat Viral Karena Dicurangi Juri, Josepha SMAN 1 Pontianak Kini Dilirik MPR RI Jadi Duta LCC

Sempat Viral Karena Dicurangi Juri, Josepha SMAN 1 Pontianak Kini Dilirik MPR RI Jadi Duta LCC

News | Senin, 18 Mei 2026 | 18:17 WIB

MPR Batalkan Rencana Ulang LCC Empat Pilar Kalbar, Dua Sekolah Juga Sepakat

MPR Batalkan Rencana Ulang LCC Empat Pilar Kalbar, Dua Sekolah Juga Sepakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:43 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar

Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar

Your Say | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:25 WIB

Terkini

Bahlil Ungkap Rencana Besar Prabowo: Sulap Batu Bara Jadi Energi Alternatif

Bahlil Ungkap Rencana Besar Prabowo: Sulap Batu Bara Jadi Energi Alternatif

Video | Selasa, 22 September 2026 | 20:12 WIB

Sabu Rp25 Miliar dalam Karung Beras: Kakek 61 Tahun Ditangkap di Parung Bogor

Sabu Rp25 Miliar dalam Karung Beras: Kakek 61 Tahun Ditangkap di Parung Bogor

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 20:12 WIB

Dua Pecandu di Tambora Colong Honda PCX Tetangga, Dijual Rp200 Ribu Buat Beli Sabu

Dua Pecandu di Tambora Colong Honda PCX Tetangga, Dijual Rp200 Ribu Buat Beli Sabu

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:10 WIB

Jateng Punya 4,8 Juta UMKM, Wakil Ketua DPRD: Jangan Cuma Banyak, Tapi Harus Naik Kelas!

Jateng Punya 4,8 Juta UMKM, Wakil Ketua DPRD: Jangan Cuma Banyak, Tapi Harus Naik Kelas!

Jawa Tengah | Selasa, 22 September 2026 | 20:09 WIB

Tiga Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 Jalani Tes DNA di Solo, Menanti Kepastian Identitas

Tiga Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 Jalani Tes DNA di Solo, Menanti Kepastian Identitas

Jawa Tengah | Selasa, 22 September 2026 | 20:07 WIB

Tuntutan Desil Tak Digubris Pemerintah, JAPS Ancam Gugatan Massal

Tuntutan Desil Tak Digubris Pemerintah, JAPS Ancam Gugatan Massal

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:06 WIB

Bukan Cuma Runway, Ini 4 Manfaat Kelas Modeling untuk Tumbuh Kembang Anak

Bukan Cuma Runway, Ini 4 Manfaat Kelas Modeling untuk Tumbuh Kembang Anak

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 20:05 WIB

Belajar dari Kasus Food Truck Bolosego Kena Pungli Parkir Liar di Alkid Jogja, Pelaku Bisa Dibui?

Belajar dari Kasus Food Truck Bolosego Kena Pungli Parkir Liar di Alkid Jogja, Pelaku Bisa Dibui?

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 20:05 WIB

Ancaman Bahaya Etomidate dalam Vape, Pakar Soroti Celah Pengawasan dan Risiko Gagal Napas

Ancaman Bahaya Etomidate dalam Vape, Pakar Soroti Celah Pengawasan dan Risiko Gagal Napas

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:05 WIB

Tender PLTS 100 GW Bisa Dipangkas, Pemerintah Buka Jalan Penunjukan Langsung

Tender PLTS 100 GW Bisa Dipangkas, Pemerintah Buka Jalan Penunjukan Langsung

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 20:05 WIB

×