Indonesia dan 7 Negara Muslim Ultimatum Israel Soal Gaza, Puji Setinggi Langit Peran AS

Galih Prasetyo

Rabu, 23 September 2026 | 15:40 WIB
Indonesia dan 7 Negara Muslim Ultimatum Israel Soal Gaza, Puji Setinggi Langit Peran AS
Indonesia dan 7 Negara Arab Ultimatum Israel Soal Gaza, Puji Setinggi Langit Peran AS [Dok Asharq]
baca 10 detik
  • Menteri luar negeri delapan negara Arab dan Muslim bertemu di New York pada 22 September 2026.
  • Para menteri mendesak Israel segera mematuhi rencana Gaza demi memasukkan bantuan kemanusiaan serta memulihkan infrastruktur.
  • Kedelapan negara menolak pengusiran warga Palestina dan menuntut penghentian perluasan permukiman ilegal di wilayah pendudukan.

Suara.com - Menteri luar negeri dari delapan negara Arab dan mayoritas Muslim mendesak Israel segera memenuhi kewajibannya dalam tahap pertama rencana komprehensif untuk Gaza.

Seruan tersebut disampaikan setelah para menteri luar negeri Arab Saudi, Mesir, Qatar, Yordania, Uni Emirat Arab (UEA), Indonesia, Pakistan, dan Turki bertemu di New York pada Senin, 22 September 2026 waktu setempat, di sela-sela Sidang Umum PBB ke-81.

Dalam pernyataan bersama yang diterbitkan Kementerian Luar Negeri Mesir, para menteri menyatakan keprihatinan mendalam terhadap kondisi kemanusiaan yang terus berlangsung di Jalur Gaza.

Mereka menyerukan Israel untuk segera memenuhi kewajibannya berdasarkan tahap pertama rencana tersebut, termasuk memastikan bantuan kemanusiaan dan pasokan pemulihan awal dapat masuk dengan cepat, aman, dan tanpa hambatan.

Para menteri juga menyerukan fasilitasi pemulihan infrastruktur vital di Gaza sebagai bagian dari upaya penanganan kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut.

Blokade Israel memicu krisis sanitasi parah hingga memaksa warga Gaza menggunakan toilet rakitan purba. (Al Jazeera)
Blokade Israel memicu krisis sanitasi parah hingga memaksa warga Gaza menggunakan toilet rakitan purba. (Al Jazeera)

Desak Gencatan Senjata Dipatuhi

Delapan negara tersebut menegaskan pentingnya mematuhi kesepakatan gencatan senjata dan menghentikan seluruh pelanggaran.

Mereka juga menyebut peta jalan yang disepakati sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari rencana komprehensif sekaligus kerangka pelaksanaan tahap kedua.

Menurut pernyataan tersebut, tahap kedua mencakup pembatasan persenjataan bersamaan dengan penarikan penuh pasukan Israel, pengerahan pasukan stabilisasi internasional, serta pengambilalihan tanggung jawab pengelolaan Gaza oleh komite nasional.

baca juga

Tahap tersebut juga mencakup dimulainya proses pemulihan awal dan rekonstruksi Gaza.

Seluruh pihak diminta menjalankan kewajibannya masing-masing dengan itikad baik dan tanpa penundaan.

Tolak Pengusiran Warga Palestina

Para menteri luar negeri juga kembali menegaskan penolakan terhadap segala langkah yang bertujuan mengusir warga Palestina atau memaksa mereka meninggalkan tanah airnya.

Mereka juga menolak upaya untuk mengubah karakter geografis maupun demografis wilayah Palestina yang diduduki.

Dalam pernyataannya seperti dikutip dari laporan Asharq, kedelapan negara tersebut mengecam apa yang mereka sebut sebagai tindakan ilegal untuk memperkuat kontrol dan aneksasi Israel, termasuk perluasan permukiman, penyitaan tanah, penghancuran rumah warga Palestina, kekerasan oleh pemukim, serta pengungsian paksa.

Mereka menyerukan agar tindakan tersebut segera dihentikan dan dibatalkan.

Soroti Permukiman Israel

Para menteri juga menyatakan keprihatinan terhadap langkah-langkah yang dinilai mengancam status historis dan hukum tempat-tempat suci Islam dan Kristen di Yerusalem.

Mereka menyambut langkah terbaru Inggris serta upaya lebih luas di tingkat nasional dan Eropa sebagai respons terhadap aktivitas permukiman Israel, termasuk langkah untuk menghentikan perdagangan dengan permukiman Israel.

Delapan negara tersebut juga menyerukan tindakan yang lebih efektif untuk menghentikan perluasan permukiman serta memastikan adanya pertanggungjawaban atas kekerasan yang dilakukan pemukim.

Gaza Disebut Bagian Tak Terpisahkan dari Palestina

Dalam pernyataan bersama itu, para menteri menegaskan bahwa Jalur Gaza harus tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari wilayah Palestina.

Para Menlu menyatakan pelaksanaan rencana komprehensif harus berkontribusi pada penyatuan kembali Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, dengan Jalur Gaza.

Para menteri juga menegaskan bahwa implementasi rencana tersebut harus mengarah pada jalur yang kredibel dan tidak dapat dibatalkan menuju hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri.

Tujuan akhirnya, menurut mereka, adalah pembentukan negara Palestina yang berdaulat, layak, dan merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota melalui penerapan solusi dua negara.

Puji Peran Amerika Serikat

Delapan negara tersebut turut menyambut peran Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam pelaksanaan rencana komprehensif untuk Gaza.

Mereka menilai Amerika Serikat memiliki peran penting dalam memastikan seluruh pihak, termasuk Israel, memenuhi kewajiban masing-masing.

Para menteri juga menyerukan keterlibatan Amerika Serikat yang berkelanjutan dan efektif untuk mengatasi berbagai hambatan dalam pelaksanaan peta jalan tersebut.

Mereka menyatakan kemajuan nyata di lapangan akan memperkuat kredibilitas Dewan Perdamaian serta efektivitas rencana tersebut.

Arab Saudi, Mesir, Qatar, Yordania, UEA, Indonesia, Pakistan, dan Turki juga menyatakan kesiapan untuk terus bekerja sama dengan Amerika Serikat, Dewan Perdamaian, Otoritas Palestina, dan seluruh pihak terkait.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maarten Paes Bicara Persaingan dengan Emil Audero: Yang Penting Timnas Indonesia Juara

Maarten Paes Bicara Persaingan dengan Emil Audero: Yang Penting Timnas Indonesia Juara

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 15:23 WIB

Karyawan BRI Bisa Glowing Bareng Lewat Promo Eksklusif Ini

Karyawan BRI Bisa Glowing Bareng Lewat Promo Eksklusif Ini

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 15:12 WIB

Bukan Cuma Jago di Lapangan, Kevin Diks Ungkap Kelebihan Mitchell Baker dan Luke Vickery

Bukan Cuma Jago di Lapangan, Kevin Diks Ungkap Kelebihan Mitchell Baker dan Luke Vickery

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 15:01 WIB

Kevin Diks Jadi Kapten Timnas Indonesia, Siap Ambil Peran Lebih Besar Tanpa Jay Idzes

Kevin Diks Jadi Kapten Timnas Indonesia, Siap Ambil Peran Lebih Besar Tanpa Jay Idzes

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 14:53 WIB

Ke Depan Bunga Kredit Tak Naik, BI Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Ke Depan Bunga Kredit Tak Naik, BI Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 14:52 WIB

Malaysia Bidik Final, Presiden FAM Berani Klaim Harimau Malaya Permalukan Timnas Indonesia

Malaysia Bidik Final, Presiden FAM Berani Klaim Harimau Malaya Permalukan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 14:51 WIB

Terkini

Cerita di Balik Layar Kepindahan Maarten Paes ke Ajax: Dering Telepon Tengah Malam

Cerita di Balik Layar Kepindahan Maarten Paes ke Ajax: Dering Telepon Tengah Malam

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 15:47 WIB

Hak Jawab dan Koreksi Kuasa Hukum Dona Ayu soal Eksekusi dan Laporan Polisi PN Padang

Hak Jawab dan Koreksi Kuasa Hukum Dona Ayu soal Eksekusi dan Laporan Polisi PN Padang

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 15:47 WIB

Promo CGV: Nonton Bioskop dan Beli Popcorn Dapat Cashback 20% Pakai QRIS BRImo

Promo CGV: Nonton Bioskop dan Beli Popcorn Dapat Cashback 20% Pakai QRIS BRImo

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 15:46 WIB

Breaking News! Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija Jakarta

Breaking News! Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija Jakarta

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 15:42 WIB

Pasca Jenazah ABK Teridentifikasi, Kapolda Banten Belum Bisa Pastikan Nasib 5 Jurnalis yang Hilang

Pasca Jenazah ABK Teridentifikasi, Kapolda Banten Belum Bisa Pastikan Nasib 5 Jurnalis yang Hilang

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:41 WIB

Indonesia dan 7 Negara Muslim Ultimatum Israel Soal Gaza, Puji Setinggi Langit Peran AS

Indonesia dan 7 Negara Muslim Ultimatum Israel Soal Gaza, Puji Setinggi Langit Peran AS

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:40 WIB

Bukan Cuma Buka Rekening Gratis, Pemerintah Cari Cara Agar Tak Jadi Dormant

Bukan Cuma Buka Rekening Gratis, Pemerintah Cari Cara Agar Tak Jadi Dormant

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 15:40 WIB

Mengenal Danjong di The King's Warden, Raja Kecil yang Pernah Pimpin Joseon

Mengenal Danjong di The King's Warden, Raja Kecil yang Pernah Pimpin Joseon

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 15:40 WIB

Jenderal AD Dipecat Abis Korupsi Jual Beli Jabatan, Langsung Dicap Pengkhianat China

Jenderal AD Dipecat Abis Korupsi Jual Beli Jabatan, Langsung Dicap Pengkhianat China

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:37 WIB

Kuliah Gratis PTN Didorong, Akademisi Ingatkan Jangan Sampai PTS Kehilangan Mahasiswa

Kuliah Gratis PTN Didorong, Akademisi Ingatkan Jangan Sampai PTS Kehilangan Mahasiswa

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 15:36 WIB

×