- Sekitar 50 ribu buruh KBPBI akan demo di Bundaran HI Jakarta Pusat.
- Massa menolak draf RUU Perlindungan Ketenagakerjaan dan menuntut penghapusan outsourcing, perbaikan sistem upah, serta perlindungan pekerja perempuan.
- Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan sebagai bentuk kontrol kritis terhadap proses legislasi yang berjalan di DPR RI.
Kritik terhadap Draf RUU
Aksi tersebut digelar setelah batas waktu perbaikan draf RUU Perlindungan Ketenagakerjaan yang sebelumnya disepakati bersama Panja Komisi IX DPR RI berakhir pada Selasa lalu.
Sunarno mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kontrol buruh terhadap proses legislasi yang sedang berjalan.
“Ini sebagai bentuk kontrol dan sikap kritis dari Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia,“ tegas Sunarno.
Melalui aksi tersebut, massa buruh akan mengawal tuntutan mereka sekaligus menyuarakan penolakan terhadap sejumlah ketentuan dalam draf RUU yang dinilai belum memberikan perlindungan memadai bagi pekerja.
Rombongan demonstran dijadwalkan bergerak dari Semanggi dan Jalan Jenderal Sudirman menuju kawasan Bundaran HI untuk menyampaikan tuntutan mereka.