Delhi Diteror Geng Pemerkosa India, Korbannya Cewek 17 Tahun

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 24 September 2026 | 15:26 WIB
Delhi Diteror Geng Pemerkosa India, Korbannya Cewek 17 Tahun
Ilustrasi kasus pemerkosaan di India. (BBC)
baca 10 detik
  • Polisi menangkap tiga pelaku pemerkosaan remaja 17 tahun di Kalkaji Mandir, Delhi.

  • Dua tersangka merupakan kakak adik yang berprofesi sebagai pengacara dan mahasiswa tingkat akhir.

  • Para pelaku dijerat dengan undang-undang perlindungan anak POCSO dan pasal pidana terkait.

Suara.com - Kepolisian Delhi mengamankan seluruh tersangka geng pemerkosa India kasus pemerkosaan massal terhadap remaja perempuan berusia 17 tahun. Penangkapan dua saudara kandung di Faridabad melengkapi pengejaran para pelaku yang sempat menyamar sebagai aparat.

Latar belakang pendidikan dan profesi para pelaku menjadi sorotan utama dalam penyidikan kasus kekerasan seksual ini. Salah satu tersangka yang berprofesi sebagai advokat bahkan memanfaatkan pengetahuan hukumnya untuk menekan korban sebelum melancarkan aksi keji tersebut.

Penyelidikan mengungkapkan bahwa aksi kejahatan ini melibatkan latar belakang keluarga terdidik yang seharusnya memahami hukum. Kasus ini menambah deretan rekam jejak kejahatan terhadap anak bawah umur di kawasan elite ibu kota.

Ilustrasi pencabulan/perkosaan terhadap anak. (Shutterstock)
Ilustrasi pencabulan/perkosaan terhadap anak. (Shutterstock)

Pihak berwenang bergerak cepat menyisir lokasi persembunyian para tersangka hingga luar wilayah perkotaan. Langkah tegas ini diambil untuk memastikan seluruh jaringan pelaku segera mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Dikutip dari India Today, proses hukum kini berjalan dengan penerapan pasal-pasal berat guna menjerat ketiga tersangka. Masyarakat menyoroti penanganan kasus ini mengingat dampak trauma yang dialami oleh korban.

Petugas menangkap dua bersaudara bernama Hemant dan Mukesh di kediaman mereka di kawasan Faridabad, Haryana, pada Selasa pagi. Keduanya sempat melarikan diri setelah beraksi bersama seorang rekan mereka di kawasan Delhi Selatan.

Tersangka ketiga bernama Asif telah lebih dahulu ditangkap oleh aparat kepolisian. Penangkapan Asif terjadi setelah sempat diwarnai aksi baku tembak singkat dengan petugas di lapangan.

Aksi keji ketiga pelaku berlangsung pada Senin di sebuah taman dekat area Kalkaji Mandir. Modus operandi yang digunakan para pelaku adalah berpura-pura menjadi polisi untuk mengintimidasi korban yang masih berusia 17 tahun.

Dalam menjalankan aksinya, Hemant memanfaatkan statusnya sebagai pengacara yang aktif berpraktik di Pengadilan Saket. Polisi menyatakan Hemant menggunakan istilah-istilah hukum untuk mengintimidasi korban sebelum ketiga pria tersebut melakukan pemerkosaan bersama-sama.

baca juga

Sementara itu, Mukesh diketahui merupakan mahasiswa tingkat akhir program studi BSc. Ayah dari kedua bersaudara tersebut juga berprofesi sebagai pengacara yang berpraktik aktif di Pengadilan Faridabad.

Kepolisian resmi menjerat ketiga pelaku menggunakan Undang-Undang Perlindungan Anak dari Kejahatan Seksual (POCSO) serta beberapa pasal pidana lainnya. Penjerat hukum ini dilakukan untuk memastikan penanganan kasus kejahatan terhadap anak di bawah umur mendapatkan sanksi maksimal.

Isu kekerasan terhadap anak di bawah umur di India saat ini sedang menjadi perhatian publik yang sangat luas. Kasus di Delhi ini mengemuka di tengah kemarahan publik atas beredarnya video viral pelecehan anak di Bihar.

Peristiwa kejahatan ini terjadi di kawasan elite Delhi Selatan saat perhatian diplomatik negara sedang tertuju pada Sidang Majelis Umum PBB (UNGA) yang dihadiri Menteri Luar Negeri India. Selesainya penangkapan seluruh tersangka membuat fokus kepolisian kini beralih pada penuntutan hukum di pengadilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:26 WIB

Gelombang Panas Ekstrem di India Tewaskan 16 Orang, Suhu Tembus 45 Derajat

Gelombang Panas Ekstrem di India Tewaskan 16 Orang, Suhu Tembus 45 Derajat

News | Senin, 25 Mei 2026 | 11:04 WIB

Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998

Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:10 WIB

Terkini

Gepeng di Pekanbaru Banyak Pendatang, Dinsos: Bukan Cari Nafkah Tapi untuk Kaya

Gepeng di Pekanbaru Banyak Pendatang, Dinsos: Bukan Cari Nafkah Tapi untuk Kaya

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 15:23 WIB

Perjuangan PMI di Taiwan Kini Lebih Tenang Berkat Inovasi Finansial BRI

Perjuangan PMI di Taiwan Kini Lebih Tenang Berkat Inovasi Finansial BRI

Bri | Kamis, 24 September 2026 | 15:22 WIB

UMKM Perempuan Mulai Berbenah, Buka Toko Online hingga Siapkan Strategi Pemasaran Digital

UMKM Perempuan Mulai Berbenah, Buka Toko Online hingga Siapkan Strategi Pemasaran Digital

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:22 WIB

Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Tembus 300 Orang, RS Sampai Penuh

Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Tembus 300 Orang, RS Sampai Penuh

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 15:20 WIB

RI Kuasai 80% Pasokan Rotan Global, Pemerintah Larang Ekspor Mentah lewat Hilirisasi

RI Kuasai 80% Pasokan Rotan Global, Pemerintah Larang Ekspor Mentah lewat Hilirisasi

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 15:20 WIB

Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas Klaim Rumah Dinas

Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas Klaim Rumah Dinas

Bogor | Kamis, 24 September 2026 | 15:19 WIB

Heboh Buku 'Memburu Muhammad', Polda Metro Jaya Turun Tangan Usut Dugaan Penistaan Agama

Heboh Buku 'Memburu Muhammad', Polda Metro Jaya Turun Tangan Usut Dugaan Penistaan Agama

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:17 WIB

Pertama Kali Digelar di Indonesia, Pameran Komponen Otomotif Automechanika Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Pertama Kali Digelar di Indonesia, Pameran Komponen Otomotif Automechanika Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 15:15 WIB

Sinopsis Analog Nurse, Drama Medis Jepang yang Dibintangi Matsushita Nao

Sinopsis Analog Nurse, Drama Medis Jepang yang Dibintangi Matsushita Nao

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 15:15 WIB

Serum Bulu Mata yang Bagus Merek Apa? Intip Review dan Klaim Produk Viva

Serum Bulu Mata yang Bagus Merek Apa? Intip Review dan Klaim Produk Viva

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:15 WIB

×