Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

Vania Rossa, Lilis Varwati

Minggu, 13 September 2026 | 11:26 WIB
Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS
Prabowo Subianto. (Instagram/prabowo)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menghadiri KTT BRICS ke-18 di New Delhi pada Minggu, 13 September 2026.
  • Dicky Budiman menyarankan Indonesia memanfaatkan New Development Bank guna memperkuat sistem kesehatan dan kesiapsiagaan bencana.
  • Pemerintah didorong mengajukan inisiatif kerja sama kesehatan kebencanaan antarnegara BRICS demi melindungi dua ratus delapan puluh juta penduduk.

Suara.com - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam KTT BRICS ke-18 di New Delhi, India, dinilai tak seharusnya berhenti pada penguatan hubungan ekonomi dan diplomasi antarnegara anggota.

Pakar keamanan dan diplomasi kesehatan global Griffith University, Dicky Budiman, justru melihat forum tersebut sebagai peluang bagi Indonesia untuk mendorong kerja sama konkret di bidang kesehatan dan kesiapsiagaan bencana.

Menurut Dicky, salah satu instrumen yang dapat dimanfaatkan Indonesia adalah New Development Bank (NDB), lembaga pembiayaan multilateral yang dibentuk negara-negara BRICS.

Ia menilai kanal pembiayaan tersebut semakin relevan bagi Indonesia yang memiliki tingkat kerentanan bencana tinggi.

"Saya melihat sebagai peneliti yang mendalami resiliensi kesehatan dan bencana, saya melihat forum BRICS dengan instrumen seperti New Development Bank sebagai kanal yang semakin relevan bagi Indonesia untuk mendorong pembiayaan multilateral bagi kesiapsiagaan bencana dan penguatan sistem kesehatan," kata Dicky dalam pernyataannya, Minggu (13/9/2026).

Dicky mengingatkan bahwa kebutuhan meningkatkan kesiapsiagaan bukan sekadar isu teoritis. Berbagai bencana yang terjadi di Indonesia seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat kemampuan pemerintah dalam menghadapi kondisi darurat.

"Karena Indonesia salah satu negara yang paling rentan bencana di dunia dan kita teringatkan, maksudnya ketika anak gunung atau erupsi itu adalah satu hal yang harus menjadi momentum untuk menyadarkan kita semua, khususnya negara pemerintah dan negara ini untuk menyiapkan diri dan meningkatkan kesiapan itu," tuturnya.

Menurut Dicky, Indonesia bahkan dapat mengajukan agenda kerja sama khusus antarnegara BRICS yang menggabungkan isu kesehatan dan kebencanaan.

"Jadi ini adalah momentumnya. Bahkan menurut saya perlu ada usulan agenda yang konkret, misalnya inisiatif kerjasama kesehatan bencana antar anggota BRICS yang dapat memperkuat posisi tawar Indonesia, sekaligus memberi manfaat langsung bagi 280 juta penduduk Indonesia," katanya.

baca juga

Ia menilai kerja sama tersebut dapat menjadi salah satu bentuk diplomasi Indonesia yang menghasilkan manfaat langsung, bukan hanya hubungan simbolik antarpemimpin.

Dicky, yang sebelumnya pernah menjabat kepala kerja sama internasional di Kementerian Kesehatan serta terlibat dalam kerja sama kesehatan di OKI dan ASEAN, melihat momentum pertemuan Prabowo dengan pemimpin negara anggota BRICS sebagai peluang memperkuat diplomasi kesehatan Indonesia.

"Jadi sekali lagi kehadiran para pemimpin dunia, antara Prabowo dan Xi Jinping ini dan Vladimir Putin adalah sinyal positif bagi diplomasi Indonesia, khususnya diplomasi kesehatan. Dan juga ini harus dimanfaatkan dan harus konsisten untuk mencapai derajat dan ketahanan kesehatan Indonesia," ujarnya.

Secara lebih luas, kerja sama kesehatan memang telah menjadi bagian dari agenda BRICS. Dokumen resmi BRICS sebelumnya mencantumkan kerja sama vaksin, riset kesehatan, AI dalam layanan kesehatan, serta dukungan pembiayaan melalui bank pembangunan multilateral termasuk NDB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KTT BRICS di India: Presiden Prabowo Bawa Agenda Strategis Ekonomi hingga Ketahanan Pangan

KTT BRICS di India: Presiden Prabowo Bawa Agenda Strategis Ekonomi hingga Ketahanan Pangan

News | Sabtu, 12 September 2026 | 11:49 WIB

Disambut Hangat di India, Presiden Prabowo Beri Pesan Khusus ke Mahasiswa Indonesia

Disambut Hangat di India, Presiden Prabowo Beri Pesan Khusus ke Mahasiswa Indonesia

News | Sabtu, 12 September 2026 | 11:22 WIB

Sentil Isu Sensitif, Mahfud MD Ingatkan Pesan Prabowo Soal Masa Depan Bangsa

Sentil Isu Sensitif, Mahfud MD Ingatkan Pesan Prabowo Soal Masa Depan Bangsa

Video | Sabtu, 12 September 2026 | 10:08 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×