Datang Saat Kereta Berhenti, Mereka yang Tak Terlihat di Balik Bersihnya Setiap Gerbong

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Senin, 28 September 2026 | 15:02 WIB
Datang Saat Kereta Berhenti, Mereka yang Tak Terlihat di Balik Bersihnya Setiap Gerbong
Tim cuci kereta KAI Daop 6 Yogyakarta (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Widadi memimpin tim cuci kereta KAI Daop 6 Yogyakarta sejak 2021 untuk merawat kenyamanan penumpang.
  • Sebanyak 145 personel terlatih membersihkan interior dan eksterior gerbong kereta setiap hari menggunakan standar khusus.
  • Tim kebersihan memastikan setiap rangkaian kereta bebas dari sampah dan bau tidak sedap sebelum diberangkatkan kembali.

Suara.com - Ketika suara mesin kereta mulai meredup dan langkah kaki para penumpang perlahan meninggalkan peron Stasiun Yogyakarta, sebuah perjalanan panjang sejatinya belum benar-benar usai.

Di balik kaca-kaca jendela yang berdebu, sampah yang tertinggal di sela-sela kursi, dan gerbong yang menyimpan ribuan cerita perjalanan, ada sosok-sosok tangguh yang bekerja dalam senyap untuk menjaga kebersihan kereta.

Datang Saat Kereta Berhenti

Salah satunya adalah Widadi. Bagi pria berusia 37 tahun ini, memastikan setiap gerbong kembali bersih dan wangi bukan sekadar urusan menuntaskan tugas dinas. Ada semangat untuk merawat kenyamanan jutaan penumpang Kereta Api Indonesia (KAI).

Sudah sekitar lima tahun ia menjalani pekerjaan sebagai Team Leader Cuci Kereta di KAI Daop 6 Yogyakarta. Widadi bergabung sejak 2021, ketika pandemi Covid-19.

"Jadi cuci kereta itu kita membersihkan area seluruh kereta dari interior. Interior tuh meliputi area atas, area tengah, dan area bawah. Kemudian kalau setelah interior selesai nanti di eksterior kita cuci dari atap sampai ke bawah, termasuk juga ke pengisian airnya," kata Widadi saat ditemui Suara.com, Senin (28/9/2026).

Tim cuci kereta KAI Daop 6 Yogyakarta (Suara.com/Hiskia)
Tim cuci kereta KAI Daop 6 Yogyakarta (Suara.com/Hiskia)

Ayah dua anak yang masing-masing duduk di kelas 3 SD dan TK ini memahami betul bahwa kenyamanan penumpang berawal dari ketelitian jemari timnya.

Di tengah rutinitas perkeretaapian yang bergerak dinamis, pekerjaan membersihkan "si ular besi" membutuhkan ritme kerja yang disiplin dan terbagi sepanjang hari.

"Seluruh pekerjaan kita lakukan setiap hari. Setiap kereta datang dan mau berangkat," ujarnya.

baca juga

Di Stabling Jogja, lokasi pembersihan kereta, pekerjaan dibagi dalam tiga sif. Sif pertama dimulai sejak pukul 02.00 WIB hingga pertengahan hari, sekitar pukul 11.30 WIB.

Sementara itu, Widadi memimpin tim kedua yang memulai briefing pada pukul 13.30 WIB dan bertugas hingga malam hari. Pada hari-hari sibuk di awal pekan, pekerjaan bahkan kerap berlanjut hingga pukul 22.00 WIB.

Adapun sif ketiga dialokasikan khusus untuk pembersihan rangkaian armada komuter KCI dari malam hingga dini hari.

Tingkat kedalaman pembersihan kereta dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu cuci ringan dan cuci penuh. Pada cuci ringan, seperti pada rangkaian KA Senja Utama, pengerjaan difokuskan pada interior dan penyekaan eksterior ringan. Proses ini berlangsung kurang dari dua jam dan dikerjakan oleh tim yang terdiri dari 12 orang.

Sebaliknya, pembersihan secara menyeluruh atau cuci full diterapkan pada armada eksekutif seperti KA Taksaka dan Sancaka. Pada proses ini, bagian dinding eksterior hingga atap wajib dicuci secara menyeluruh dengan alokasi waktu stabling lebih dari dua jam.

Keselamatan kerja di lapangan tetap menjadi prioritas. Pekerjaan ini memiliki tantangan tersendiri ketika tim harus memanjat bagian atas kereta untuk pengisian air, terutama saat hujan deras yang membuat permukaan gerbong menjadi licin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MTI Dukung Rencana KAI Impor KRL Bekas Jepang, Ini Alasannya

MTI Dukung Rencana KAI Impor KRL Bekas Jepang, Ini Alasannya

News | Senin, 28 September 2026 | 11:43 WIB

Cuma Hari Ini! KAI Obral Tiket Kereta, Bayar 81 Persen Rayakan HUT Ke-81

Cuma Hari Ini! KAI Obral Tiket Kereta, Bayar 81 Persen Rayakan HUT Ke-81

News | Senin, 28 September 2026 | 09:19 WIB

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:48 WIB

Terkini

Drakor Happy Anding Tayang 6 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Drakor Happy Anding Tayang 6 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Kata-kata Adrian Wibowo Usai Debut di Kasta Kedua Liga Austria: Vamos!

Kata-kata Adrian Wibowo Usai Debut di Kasta Kedua Liga Austria: Vamos!

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Kemenag Ingatkan Risiko Nikah Siri, Perempuan dan Anak Rentan Kehilangan Perlindungan Hukum

Kemenag Ingatkan Risiko Nikah Siri, Perempuan dan Anak Rentan Kehilangan Perlindungan Hukum

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Bebas Bulu dan Bau Kotoran! 3 Air Purifier Khusus Pecinta Kucing, Mulai Rp1 Jutaan

Bebas Bulu dan Bau Kotoran! 3 Air Purifier Khusus Pecinta Kucing, Mulai Rp1 Jutaan

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Yamaha XMAX Berkonsep Robotik Borong Enam Penghargaan CustoMAXi 2026

Yamaha XMAX Berkonsep Robotik Borong Enam Penghargaan CustoMAXi 2026

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:15 WIB

NasDem dan PKS Kompak, Tak Mau Buru-Buru Dukung Prabowo di Pilpres 2029

NasDem dan PKS Kompak, Tak Mau Buru-Buru Dukung Prabowo di Pilpres 2029

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Buntut Ijazah Gibran, Mahfud MD: KPU Harus Diseret ke Pengadilan

Buntut Ijazah Gibran, Mahfud MD: KPU Harus Diseret ke Pengadilan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:13 WIB

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penyerangan Rombongan Persib U-18 di Rest Aera Batang

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penyerangan Rombongan Persib U-18 di Rest Aera Batang

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:13 WIB

6 Macam KPR BRI dan Perbedaannya, Cek yang Paling Cocok untuk Anda

6 Macam KPR BRI dan Perbedaannya, Cek yang Paling Cocok untuk Anda

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:11 WIB

IDAI Ingatkan Bahaya Telur Mentah untuk Bayi, Berisiko Picu Infeksi hingga Dehidrasi

IDAI Ingatkan Bahaya Telur Mentah untuk Bayi, Berisiko Picu Infeksi hingga Dehidrasi

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:11 WIB

×