Ditawari Kerja di Restoran hingga Bengkel, Warga Malah Direkrut Jadi ABK

Bella

Selasa, 29 September 2026 | 16:25 WIB
Ditawari Kerja di Restoran hingga Bengkel, Warga Malah Direkrut Jadi ABK
Ilustrasi Anak Buah Kapal (ABK). [ChatGPT]
baca 10 detik
  • Abdurrahman Robbani dari PPS Nizam Zachman menyoroti kerentanan aturan dalam perekrutan anak buah kapal pada Selasa (29/9/2026).
  • Calo memanfaatkan tingginya jumlah pencari kerja dengan menawarkan posisi yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  • Modus penipuan awal berupa tawaran pekerjaan non-kapal berpotensi mengarah pada tindak pidana perdagangan orang.

Suara.com - Kepala Tim Kerja Kesyahbandaran Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman, Abdurrahman Robbani, menyoroti proses perekrutan anak buah kapal (ABK) yang dinilai masih rentan terhadap praktik perekrutan yang tidak sesuai aturan.

Kondisi tersebut terjadi di tengah banyaknya masyarakat yang mencari pekerjaan.

Robbani mengatakan banyaknya masyarakat yang membutuhkan pekerjaan membuka celah bagi pihak tertentu untuk melakukan perekrutan.

Ia menyebut, dalam prosesnya, terdapat rekrutmen atau calo yang menawarkan pekerjaan kepada calon pekerja dengan cara yang tidak sesuai dengan peraturan.

“Karena banyaknya orang ribuan, mencari kerja di awak kapal banyak lah rekrutmen atau calo yg mana merekrutnya, tidak sesuai dengan peraturan,” kata Robbani di Acara Sosialisasi Pencegahan TPPO, Penjaringan, Selasa (29/9/2026).

Menurut Robbani, persoalan muncul ketika informasi mengenai pekerjaan yang disampaikan kepada calon pekerja tidak sesuai dengan pekerjaan yang sebenarnya akan dijalani.

“Penyampaiannya tidak sesuai dengan apa yang di lapangan, di iming-imingi lah,” ujarnya.

Robbani mengatakan modus tersebut dapat dilakukan dengan menawarkan pekerjaan yang berbeda kepada calon pekerja.

Mereka bisa saja diiming-imingi bekerja di bangunan, restoran, atau bengkel, tetapi kemudian justru diarahkan menjadi ABK.

baca juga

“Mending kalau di iming imingi sudah tau ini bakal kerja di kapal, gajinya sekian, lama pulangnya sekian, disana gaada sinyal mending, sebagian besar juga diiming iminginya kerjanya di bangunan, direstoran di bengkel. Artinya sudah mulai ada indikasi-indikasi,penipuan di awal itu potensi-potensi TPPO,” kata Robbani.

Robbani menyebut perbedaan antara pekerjaan yang ditawarkan dengan pekerjaan yang sebenarnya dijalani tersebut menjadi persoalan sejak awal proses perekrutan.

Ia menilai kondisi itu mulai menunjukkan indikasi penipuan yang berpotensi menjadi tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Reporter: Agustin Dwi Anggraini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perekrutan ABK di Jakarta Disorot, Belum Ada Agen yang Dinilai Punya Legalitas

Perekrutan ABK di Jakarta Disorot, Belum Ada Agen yang Dinilai Punya Legalitas

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:32 WIB

16 Tahun Perjalanan Mary Jane hingga Bebas, Komnas HAM Soroti Perlindungan Korban TPPO

16 Tahun Perjalanan Mary Jane hingga Bebas, Komnas HAM Soroti Perlindungan Korban TPPO

News | Selasa, 29 September 2026 | 13:15 WIB

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 08:00 WIB

Kedatangan Jenazah Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Disambut Isak Tangis di Rumah Duka

Kedatangan Jenazah Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Disambut Isak Tangis di Rumah Duka

Video | Kamis, 24 September 2026 | 19:30 WIB

Jasad ABK Surakman Ditemukan, Keluarga Tak Kuasa Menahan Tangis di Rumah Duka

Jasad ABK Surakman Ditemukan, Keluarga Tak Kuasa Menahan Tangis di Rumah Duka

Video | Kamis, 24 September 2026 | 16:10 WIB

Kepala Basarnas Banten Pastikan Pencarian 5 Jurnalis dan 2 ABK yang Masih Hilang Tidak Berlanjut

Kepala Basarnas Banten Pastikan Pencarian 5 Jurnalis dan 2 ABK yang Masih Hilang Tidak Berlanjut

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:01 WIB

Jasad ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang Ditemukan di Bengkulu

Jasad ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang Ditemukan di Bengkulu

Video | Rabu, 23 September 2026 | 15:59 WIB

Pasca Jenazah ABK Teridentifikasi, Kapolda Banten Belum Bisa Pastikan Nasib 5 Jurnalis yang Hilang

Pasca Jenazah ABK Teridentifikasi, Kapolda Banten Belum Bisa Pastikan Nasib 5 Jurnalis yang Hilang

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:41 WIB

92 ABK WNI Diduga Jadi Korban Kerja Paksa di Kapal Pemasok Starkist: Paspor Disita, Jam Kerja Over

92 ABK WNI Diduga Jadi Korban Kerja Paksa di Kapal Pemasok Starkist: Paspor Disita, Jam Kerja Over

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:25 WIB

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

News | Rabu, 16 September 2026 | 08:11 WIB

Terkini

Ditawari Kerja di Restoran hingga Bengkel, Warga Malah Direkrut Jadi ABK

Ditawari Kerja di Restoran hingga Bengkel, Warga Malah Direkrut Jadi ABK

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:25 WIB

Cara Memilih Moisturizer Khusus Kulit Perimenopause yang Makin Menipis dan Kering

Cara Memilih Moisturizer Khusus Kulit Perimenopause yang Makin Menipis dan Kering

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 16:25 WIB

5 Fakta Tren Smoothie di Balik Gaya Hidup Sibuk: Seperti Apa Manfaatnya?

5 Fakta Tren Smoothie di Balik Gaya Hidup Sibuk: Seperti Apa Manfaatnya?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 16:24 WIB

Galaxy Z Fold8 vs iPhone Duo: Siapa Foldable Paling Ringan?

Galaxy Z Fold8 vs iPhone Duo: Siapa Foldable Paling Ringan?

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 16:24 WIB

Rupiah Makin Tertekan, Pasar Tunggu Data Tenaga Kerja AS

Rupiah Makin Tertekan, Pasar Tunggu Data Tenaga Kerja AS

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 16:21 WIB

Lagu 'SaWaDiKa' Lisa di VMA 2026: Bukti Budaya Lokal Bisa Taklukkan Dunia

Lagu 'SaWaDiKa' Lisa di VMA 2026: Bukti Budaya Lokal Bisa Taklukkan Dunia

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 16:20 WIB

Sederet Temuan Janggal Ombudsman di Lapas Cibinong: Akses Terbuka, Mobil Mewah Hingga Botol Miras

Sederet Temuan Janggal Ombudsman di Lapas Cibinong: Akses Terbuka, Mobil Mewah Hingga Botol Miras

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:17 WIB

Kabar Baik Guru dan Nakes! APBN 2027 Tanggung Gaji PPPK Daerah Rp23 Triliun

Kabar Baik Guru dan Nakes! APBN 2027 Tanggung Gaji PPPK Daerah Rp23 Triliun

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 16:16 WIB

Buka-Bukaan di DPR, Ombudsman Beberkan Kronologi Dihalau saat Sidak Lapas Cibinong

Buka-Bukaan di DPR, Ombudsman Beberkan Kronologi Dihalau saat Sidak Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:15 WIB

Bangladesh Tumpul di Depan, Thomas Doley Akui Tak Punya Striker Ideal Jelang Hadapi Indonesia

Bangladesh Tumpul di Depan, Thomas Doley Akui Tak Punya Striker Ideal Jelang Hadapi Indonesia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 16:15 WIB

×