Suara.com - Kakak perempuan Surakman, Ratna (64), tak kuasa menahan tangis setelah mengetahui adiknya meninggal dunia usai dinyatakan hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau, Perairan Selat Sunda, sejak 7 September lalu.
Jasad Surakman, yang merupakan anak buah kapal (ABK) Arupadhatu 1, ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, pada Sabtu (12/9/2026).
Berdasarkan hasil tes DNA yang dilakukan Puslabfor Pusdokkes Polri, jasad tersebut teridentifikasi sebagai Surakman setelah DNA-nya dinyatakan cocok dengan DNA putranya, Yayat.
Di hadapan Gubernur Banten Andra Soni, Ratna menceritakan kesedihannya karena tidak lagi bisa bertemu dengan sang adik.