Cukai Rokok Hanya Cover 18% Beban Kesehatan, Biaya Berobat Terus Membengkak

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 29 September 2026 | 19:52 WIB
Cukai Rokok Hanya Cover 18% Beban Kesehatan, Biaya Berobat Terus Membengkak
Ilustrasi rokok (Freepik/freepik)
baca 10 detik
  • Riset SDH UI mengungkapkan penerimaan CHT 2024 hanya menutupi kurang dari seperlima total beban kesehatan.
  • Kenaikan tarif CHT periode 2015-2024 terbukti menurunkan konsumsi rokok serta klaim penyakit pernapasan pada BPJS.
  • Koalisi masyarakat sipil merekomendasikan kenaikan tarif CHT tahun 2027-2028 serta evaluasi kebijakan secara tahunan.

Suara.com - Penerimaan negara dari sektor Cukai Hasil Tembakau (CHT) tercatat semakin tidak seimbang dibandingkan dengan lonjakan biaya medis yang harus ditanggung akibat penyakit terkait konsumsi rokok. Data terbaru menunjukkan kontribusi cukai rokok hanya mampu menutupi kurang dari seperlima total beban pembiayaan kesehatan masyarakat.

Dalam riset Social Determinants of Health Universitas Indonesia (SDH UI), ditemukan bahwa pertumbuhan biaya pengobatan penyakit akibat rokok melaju jauh lebih cepat daripada penerimaan cukai yang dihimpun negara.

Pada tahun 2024, penerimaan cukai per kapita tercatat sebesar Rp873.934. Angka ini berbanding terbalik dengan rata-rata biaya pengobatan medis untuk satu pasien kanker paru yang mencapai Rp12,1 juta, serta biaya pengobatan stroke dan penyakit kardiovaskular yang rata-rata sebesar Rp3,7 juta.

Direktur sekaligus peneliti SDH UI, Wahyu Septiono, memaparkan ketimpangan dana yang semakin melebar dari tahun ke tahun.

"Kesenjangan biaya pengobatan enam kelompok penyakit terkait rokok dan kontribusi cukai meningkat 58% sepanjang 2019-2024, sementara cakupan penerimaan cukai terhadap beban kesehatan hanya sekitar 18%," ujar Wahyu Septiono dalam media briefing di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Di sisi lain, riset dari Transdisciplinary Institute membuktikan adanya korelasi positif antara instrumen tarif CHT dengan penurunan klaim fasilitas kesehatan JKN/BPJS Kesehatan.

Sepanjang periode 2015–2024, ketika tarif tujuh layer CHT dinaikkan antara 43,5 persen hingga 214,3 persen, harga riil rokok kretek filter naik dari Rp752 menjadi Rp1.455 per batang, dan tingkat konsumsi turun sekitar 4 persen. Kenaikan harga ini berdampak langsung pada penurunan klaim penyakit pernapasan.

Peneliti Transdisciplinary Institute, Muhammad Irsyad Hawari, menjelaskan temuan risetnya terkait hubungan tarif cukai dan beban klaim kesehatan.

"Penelitian kami menunjukkan kenaikan tarif CHT berasosiasi dengan penurunan klaim ISPA, asma, dan PPOK secara signifikan. Temuan ini bersifat asosiatif, bukan kausal," terangnya.

baca juga

Oleh sebab itu, koalisi masyarakat sipil itu merekomendasikan adanya kenaikan tarif CHT pada 2027–2028 serta evaluasi tahunan yang menghubungkan tarif cukai, harga rokok, prevalensi merokok, dan klaim penyakit terkait tembakau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wacana Layer Baru Cukai Bikin Harga Rokok Makin Murah, CISDI: Potensi Tambah 1,1 Juta Perokok Baru

Wacana Layer Baru Cukai Bikin Harga Rokok Makin Murah, CISDI: Potensi Tambah 1,1 Juta Perokok Baru

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:31 WIB

Profil Sehat Tentrem, Perusahaan Rokok Milik Mas Bechi Pelaku Kekerasan Seksual

Profil Sehat Tentrem, Perusahaan Rokok Milik Mas Bechi Pelaku Kekerasan Seksual

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 12:24 WIB

5 Air Purifier untuk Hempas Bau Asap Rokok dalam Ruangan, Mulai Rp160 Ribuan

5 Air Purifier untuk Hempas Bau Asap Rokok dalam Ruangan, Mulai Rp160 Ribuan

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 12:51 WIB

Terkini

5 Gaya OOTD Kasual ala Park Jinyoung GOT7, Kece untuk Daily Outfit!

5 Gaya OOTD Kasual ala Park Jinyoung GOT7, Kece untuk Daily Outfit!

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 19:50 WIB

Pemprov DKI Tambah 6 Kategori Penerima Layanan Transportasi Gratis di 2027, Siapa Saja?

Pemprov DKI Tambah 6 Kategori Penerima Layanan Transportasi Gratis di 2027, Siapa Saja?

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:47 WIB

Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang

Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 19:45 WIB

Polres Garut Gagalkan Peredaran 76 Ribu Obat Keras, Satu Orang Ditangkap

Polres Garut Gagalkan Peredaran 76 Ribu Obat Keras, Satu Orang Ditangkap

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 19:44 WIB

Kevin Diks Cs Diminta Balas Kritik Pedas Suporter dengan Aksi Nyata di Lapangan

Kevin Diks Cs Diminta Balas Kritik Pedas Suporter dengan Aksi Nyata di Lapangan

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 19:44 WIB

Empat Residivis Curanmor Dibekuk Jatanras Polda Jatim, 13 Motor Jadi Sasaran

Empat Residivis Curanmor Dibekuk Jatanras Polda Jatim, 13 Motor Jadi Sasaran

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 19:37 WIB

Indonesia Gagal Tekuk Malaysia, Indra Sjafri Kasih Nilai Jelek untuk Taktik Herdman

Indonesia Gagal Tekuk Malaysia, Indra Sjafri Kasih Nilai Jelek untuk Taktik Herdman

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 19:34 WIB

Buka Jalan Kuliah ke New York, Pemprov DKI Rancang Beasiswa Bergengsi LPDP Jakarta

Buka Jalan Kuliah ke New York, Pemprov DKI Rancang Beasiswa Bergengsi LPDP Jakarta

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

Manajer Kopdes Diminta Legowo dan Tak Protes Soal Penempatan Lokasi Kerja

Manajer Kopdes Diminta Legowo dan Tak Protes Soal Penempatan Lokasi Kerja

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

Manga Manchuria Opium Squad Kembali Terbit, Tsurushima Jadi Ilustrator Baru

Manga Manchuria Opium Squad Kembali Terbit, Tsurushima Jadi Ilustrator Baru

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

×