- Presiden Prabowo Subianto menjadwalkan perombakan kabinet besar-besaran dan pelantikan pejabat baru pada Kamis, 1 Oktober 2026 siang.
- Sugiono ditunjuk sebagai Menko PMK dengan rangkap jabatan, sementara Bahlil Lahadalia mengemban posisi Menko Bidang Hilirisasi dan Energi.
- Sarmuji, Komjen Suyudi Ario Seto, Dedi Prasetyo, dan Karyoto turut mendapatkan penugasan baru dalam perombakan tersebut.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan perombakan besar-besaran di jajaran pemerintahannya, alias reshuffle kabinet, Kamis (1/10/2026) siang ini. Salah satunya adalah memberikan tugas baru kepada Menteri Luar Negeri Sugiono.
Salah satu sorotan utama dalam agenda pelantikan pukul 13.30 WIB ini adalah penunjukan Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).
Sugiono akan mengemban tugas baru ini dengan status rangkap jabatan, di mana ia tetap menjalankan perannya sebagai Menteri Luar Negeri.
Untuk diketahui, Menko PMK saat ini diisi oleh Pratikno, yang disebut-sebut sebagai 'orang Jokowi'.
Selain posisi Menko PMK, Prabowo juga disebut akan memberikan rangkap jabatan kepada Bahlil Lahadia.
Bahlil yang saat ini menjabat sebagai Menteri ESDM, digadang-gadang bakal rangkap jabatan sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Energi.
Lalu, Sekjen Partai Golkar Sarmuji disebut bakal mengisi posisi sebagai Menteri Perindustrian, menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.
Sebelumnya, Presiden Prabowo sudah mengajukan nama Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit Prabowo. Nama ini sudah disetujui oleh DPR.
Kemudian, Wakapolri Dedi Prasetyo ikut disebut bakal menempati posisi baru, yakni Kepala Badan Reformasi Agraria Nasional.
Terakhir, Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri Karyoto diinformasikan menjadi Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menggantikan Silmy Karim yang ditangkap KPK.
Agenda pelantikan ini telah dikonfirmasi oleh berbagai pihak, termasuk Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, yang menyatakan bahwa administrasi terkait pelantikan telah dipersiapkan.
"Insyallah, saat ini tengah dipersiapkan administrasinya," kata Prasetyo kepada wartawan, Kamis (1/10/2026).