Mengubah Batu Hitam Jadi Bahan Bakar: Bagaimana Proses Pembuatan Bensin Batubara?

Cesar Uji Tawakal

Kamis, 24 September 2026 | 14:51 WIB
Mengubah Batu Hitam Jadi Bahan Bakar: Bagaimana Proses Pembuatan Bensin Batubara?
Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendukung Grup MIND ID untuk dapat mempercepat program hilirisasi mineral dan batubara. [dok.pribadi]
baca 10 detik

Rencana pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk memproduksi bensin batubara menjadi sorotan publik. Secara teknis, pengolahan bensin batubara dilakukan melalui teknologi Coal-to-Liquid (CTL), di mana batubara diubah menjadi gas sintesis (syngas), diproses menjadi metanol, hingga akhirnya dikonversi menjadi bensin cair. 

Janji Prabowo dan Ambisi Kemandirian Energi

Suara.com - Rencana pembuatan bensin batubara kembali mengemuka setelah ditegaskan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Keinginan ini didasari oleh semangat memperkuat ketahanan energi nasional serta memangkas ketergantungan Indonesia pada impor bahan bakar minyak (BBM).

Langkah ini diambil menyusul keberhasilan implementasi program biodiesel B50 (campuran minyak sawit 50 persen) yang diklaim berhasil menghentikan impor solar dari luar negeri sejak 1 Juli 2026.

Belajar dari keberhasilan pengolahan kelapa sawit, pemerintah optimistis dapat memanfaatkan cadangan batubara melimpah di dalam negeri sebagai bahan baku pembuatan bensin.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia turut menegaskan bahwa batubara berkalori rendah dapat diolah menjadi minyak maupun gas demi menjaga ketersediaan energi di tengah gejolak geopolitik dunia.

Tahapan dan Proses Pembuatan Bensin Batubara

Ilustrasi Pajero Sport isi bensin di SPBU (Gemini AI)
Ilustrasi mobil isi bensin di SPBU. (Gemini AI)

Secara rekayasa industri, konversi batubara padat menjadi cairan bensin batubara dikenal dengan istilah teknologi Coal-to-Liquid (CTL).

Proses pembuatan bensin batubara ini umumnya melalui beberapa tahapan utama.

Berikut penjelasan prosesnya seperti Suara.com kutip dari UK Center for Applied Energy Research:

Gasifikasi Batubara

Batubara padat dimasukkan ke dalam reaktor (gasifier) lalu direaksikan dengan oksigen dan uap air pada suhu serta tekanan tinggi. Proses ini mengubah batubara menjadi gas sintesis (syngas) yang mengandung karbon monoksida (CO) dan hidrogen (H2).

baca juga

Pembersihan Gas (Gas Cleaning)

Gas sintesis yang dihasilkan kemudian dibersihkan dari berbagai kandungan pengotor seperti sulfur, merkuri, dan zat pengotor lainnya.

Konversi Menjadi Metanol: Syngas murni yang telah bersih diproses lebih lanjut secara kimiawi hingga menghasilkan senyawa metanol.

Sintesis Bensin (Methanol-to-Gasoline)

Cairan metanol tersebut kemudian diolah kembali melalui rantai reaksi lanjutan untuk menghasilkan bensin cair (gasoline). Selain jalur metanol, syngas juga dapat dikonversi langsung menjadi bahan bakar cair menggunakan reaktor katalis khusus (Fischer-Tropsch synthesis).

Bukti Global dan Tantangan Keekonomian di Indonesia

Secara teknologi, pembuatan bensin batubara bukanlah hal baru dan sudah terbukti secara komersial di tingkat internasional.

Negara seperti Afrika Selatan telah lama mengoperasikannya melalui perusahaan Sasol Ltd, sementara Tiongkok juga membangun basis konversi batubara raksasa di wilayah Mongolia Dalam.

Namun, Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) dan Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (PUSHEP) mengingatkan bahwa tantangan utama di Indonesia bukan masalah ketersediaan teknologi, melainkan aspek keekonomian.

Pembuatan bensin batubara membutuhkan biaya modal (capital expenditure) dan biaya operasional yang sangat raksasa.

Hal ini terbukti dari mundurnya perusahaan asal Amerika Serikat, Air Products, dari proyek Dimethyl Ether (DME) batubara di Indonesia beberapa waktu lalu karena alasan keekonomian.

Untuk mengatasi hambatan pendanaan yang tinggi tersebut, PERHAPI menyarankan agar pemerintah melibatkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara guna menggalang pendanaan awal bersama BUMN.

Kolaborasi antara PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sebagai penyedia bahan baku batubara dan PT Pertamina (Persero) sebagai pengelola energi dinilai dapat menjadi proyek percontohan (pilot project) untuk menguji kelayakan teknis sekaligus keekonomian bensin batubara sebelum menggaet investor swasta.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Q: Bagaimana ringkasan proses pembuatan bensin batubara?
A: Batubara direaksikan dengan oksigen dan uap air menjadi syngas, dibersihkan dari pengotor, diubah menjadi metanol, lalu diproses kembali menjadi bensin cair.

Q: Mengapa Presiden Prabowo merencanakan pembuatan bensin batubara?
A: Rencana ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan menghentikan impor BBM dengan memanfaatkan cadangan batubara domestik yang melimpah.

Q: Apa hambatan terbesar pengembangan bensin batubara di Indonesia?
A: Hambatan terutamanya terletak pada aspek keekonomian karena membutuhkan biaya investasi (capex) serta biaya operasional yang sangat tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Bensin Batubara: Realistis atau Mimpi Belaka?

5 Fakta Bensin Batubara: Realistis atau Mimpi Belaka?

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 19:20 WIB

Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan

Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Pidato Presiden Prabowo Turut Angkat IHSG Hari Ini

Pidato Presiden Prabowo Turut Angkat IHSG Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Prabowo Kecam Keras Korupsi MBG, Sebut Pelakunya Orang-Orang Biadab

Prabowo Kecam Keras Korupsi MBG, Sebut Pelakunya Orang-Orang Biadab

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:53 WIB

Luncurkan Motor Listrik Nasional, Presiden Prabowo Ancam Batasi Penggunaan Motor Bensin

Luncurkan Motor Listrik Nasional, Presiden Prabowo Ancam Batasi Penggunaan Motor Bensin

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Terkini

Mengubah Batu Hitam Jadi Bahan Bakar: Bagaimana Proses Pembuatan Bensin Batubara?

Mengubah Batu Hitam Jadi Bahan Bakar: Bagaimana Proses Pembuatan Bensin Batubara?

Tekno | Kamis, 24 September 2026 | 14:51 WIB

KPA Soroti Aturan Baru Reforma Agraria, Singgung Pembatasan Konsesi Besar

KPA Soroti Aturan Baru Reforma Agraria, Singgung Pembatasan Konsesi Besar

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:51 WIB

Skandal Sel Mewah Lapas Cibinong: Ombudsman Desak Evaluasi Menyeluruh dan Rombak Petugas

Skandal Sel Mewah Lapas Cibinong: Ombudsman Desak Evaluasi Menyeluruh dan Rombak Petugas

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:50 WIB

Our Beautiful Summer: Ketika Kita Sibuk Bertahan Sampai Lupa Menikmati Hidup

Our Beautiful Summer: Ketika Kita Sibuk Bertahan Sampai Lupa Menikmati Hidup

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 14:50 WIB

Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih

Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 14:50 WIB

Gibran Terancam Diganti? MK Mulai Sidangkan Gugatan PHPU Pilpres 2024

Gibran Terancam Diganti? MK Mulai Sidangkan Gugatan PHPU Pilpres 2024

Video | Kamis, 24 September 2026 | 14:45 WIB

KPK Geledah Kantor BPN Jawa Timur

KPK Geledah Kantor BPN Jawa Timur

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:45 WIB

AS Blokir Visa Presiden Mahmoud Abbas, Isu Palestina Tetap Bergema di Sidang PBB

AS Blokir Visa Presiden Mahmoud Abbas, Isu Palestina Tetap Bergema di Sidang PBB

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:43 WIB

Apakah Sepatu Lari Boleh Dicuci? Ini Panduannya Menurut Dokter Tirta

Apakah Sepatu Lari Boleh Dicuci? Ini Panduannya Menurut Dokter Tirta

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 14:43 WIB

KPA Sebut UU Reforma Agraria Lahir dari Desakan Puluhan Tahun

KPA Sebut UU Reforma Agraria Lahir dari Desakan Puluhan Tahun

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:42 WIB

×