DPR Minta Kapolri Baru Usut Temuan Investigasi Kasus Pejompongan Diduga Seret Oknum Polisi

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:45 WIB
DPR Minta Kapolri Baru Usut Temuan Investigasi Kasus Pejompongan Diduga Seret Oknum Polisi
Kapolri yang baru Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memberi hormat saat Rapat Paripurna Ke-8 DPR Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/sgd/agr]
baca 10 detik
  • Anggota DPR Abdullah mendesak Kapolri Jenderal Suyudi menyelidiki pengeroyokan warga di Pejompongan pada 27 Agustus 2026.
  • Investigasi media menemukan dua belas orang tak dikenal diduga terlibat, berbeda dari tiga tersangka versi kepolisian.
  • Abdullah meminta Kapolri mengevaluasi penanganan kasus secara transparan dan menindak tegas oknum aparat yang terbukti terlibat.

Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah, mendesak Kapolri anyar Jenderal Suyudi Ario Seto untuk memberikan perhatian khusus terhadap temuan investigasi media terkait peristiwa pengeroyokan warga sipil usai demonstrasi pada 27 Agustus 2026 lalu di Pejompongan.

Tragedi yang menewaskan seorang pedagang cermin, Bambang Setiyawan, serta melukai siswa SMK bernama Faturrohman tersebut sebelumnya telah ditangani kepolisian dengan menetapkan tiga tersangka.

Namun, hasil investigasi bersama yang dilakukan Suara.com, BBC News Indonesia, dan Project Multatuli mengungkap keterlibatan setidaknya 12 orang tidak dikenal (OTK) yang diduga merupakan bagian dari kepolisian.

Menanggapi temuan tersebut, Abdullah menilai, hal ini harus menjadi prioritas utama Kapolri baru untuk membuktikan komitmen penegakan hukum secara terbuka.

"Temuan investigasi ini tentu menjadi pekerjaan rumah pertama yang harus diselesaikan Kapolri baru, Jenderal Suyudi Ario Seto. Ini sekaligus momentum bagi beliau untuk meletakkan fondasi baru dalam membangun Polri bersama masyarakat dan menjunjung tinggi transparansi serta keadilan hukum," ujar Abdullah saat dihubungi Suara.com, Kamis (1/10/2026).

Abdullah menyoroti adanya jurang perbedaan antara penanganan resmi kepolisian dan fakta-fakta yang diungkap oleh jurnalis investigasi.

Selain perbedaan jumlah terduga pelaku, langkah kepolisian yang menutupi wajah para tersangka saat dipublikasikan juga menyisakan keraguan publik.

"Hasil investigasi tersebut menunjukkan adanya perbedaan dengan hasil penanganan perkara yang dilakukan Polri sebelumnya. Polisi menetapkan tiga tersangka, sementara investigasi menemukan sedikitnya 12 OTK yang diduga terlibat. Ditambah lagi, keputusan polisi menampilkan para tersangka dengan wajah ditutup tentu menimbulkan pertanyaan besar di publik, mengapa wajah mereka ditutup dan bagaimana masyarakat dapat memastikan bahwa mereka adalah orang-orang yang terekam dalam rangkaian peristiwa tersebut?" lanjutnya.

Legislator PKB ini pun meminta Kapolri Suyudi tidak ragu melakukan evaluasi mendalam serta menindak tegas seluruh pihak yang terlibat, termasuk jika terbukti ada keterlibatan aparat.

baca juga

"Saya meminta atensi Kapolri, Jenderal Suyudi, untuk menyelesaikan persoalan ini secara transparan. Jadikan temuan investigasi tersebut sebagai bahan pembanding dan evaluasi terhadap penanganan perkara sebelumnya," katanya.

"Jika ditemukan kekeliruan dalam proses hukum kasus Bambang Setiyawan dan Faturrohman, jangan ragu menindak tegas siapa pun yang terlibat, termasuk apabila terdapat oknum anggota Polri," tegas Abdullah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Komentari Penunjukan Komjen Suyudi Gantikan Listyo Sigit: Sudah Saatnya!

Jokowi Komentari Penunjukan Komjen Suyudi Gantikan Listyo Sigit: Sudah Saatnya!

Video | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Pergantian Kapolri Dinilai Terlambat, Guru Besar UII Sebut Prabowo Lamban Respons Aspirasi Publik

Pergantian Kapolri Dinilai Terlambat, Guru Besar UII Sebut Prabowo Lamban Respons Aspirasi Publik

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Potret Suyudi Ario Seto saat Jadi Cover Boy Majalah Remaja, Kini Jadi Kapolri Baru

Potret Suyudi Ario Seto saat Jadi Cover Boy Majalah Remaja, Kini Jadi Kapolri Baru

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Resmi Jadi Kapolri, Ini Langkah Pertama Jenderal Suyudi Ario Seto Usai Gantikan Listyo Sigit

Resmi Jadi Kapolri, Ini Langkah Pertama Jenderal Suyudi Ario Seto Usai Gantikan Listyo Sigit

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Tetap Polisi Aktif Usai Dilantik Jadi Kepala KSP, Listyo Sigit Tepis Isu Pensiun

Tetap Polisi Aktif Usai Dilantik Jadi Kepala KSP, Listyo Sigit Tepis Isu Pensiun

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:04 WIB

DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri yang Baru

DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri yang Baru

Foto | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Menakar 'Soft Landing' Jenderal Sigit dan Langkah Prabowo Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi

Menakar 'Soft Landing' Jenderal Sigit dan Langkah Prabowo Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Suyudi Ario Seto Anak Siapa? Ini Silsilah Keluarga Kapolri Baru

Suyudi Ario Seto Anak Siapa? Ini Silsilah Keluarga Kapolri Baru

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Terkini

DPR Minta Kapolri Baru Usut Temuan Investigasi Kasus Pejompongan Diduga Seret Oknum Polisi

DPR Minta Kapolri Baru Usut Temuan Investigasi Kasus Pejompongan Diduga Seret Oknum Polisi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Apa Kasus Hary Tanoe dan Jusuf Hamka? Begini Awal Mula Perkaranya

Apa Kasus Hary Tanoe dan Jusuf Hamka? Begini Awal Mula Perkaranya

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Cara Menentukan Sumbu Simetri pada Bangun Datar, Lengkap dengan Contoh

Cara Menentukan Sumbu Simetri pada Bangun Datar, Lengkap dengan Contoh

Tekno | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Dilantik Prabowo Jadi Menko Hilirisasi Pertama, Segini Harta Kekayaan Terkini Bahlil Lahadalia

Dilantik Prabowo Jadi Menko Hilirisasi Pertama, Segini Harta Kekayaan Terkini Bahlil Lahadalia

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:38 WIB

Kembali ke Kemenkeu Sebagai Wamen Usai Dicopot Purbaya, Luky Alfirman Disambut Karangan Bunga

Kembali ke Kemenkeu Sebagai Wamen Usai Dicopot Purbaya, Luky Alfirman Disambut Karangan Bunga

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Bahlil Jadi Menko hingga Listyo Masuk KSP, Reshuffle Prabowo Dinilai Bikin Geng Solo Makin Kuat

Bahlil Jadi Menko hingga Listyo Masuk KSP, Reshuffle Prabowo Dinilai Bikin Geng Solo Makin Kuat

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:36 WIB

Air PAM Rawa Badak Normal Kembali, Warga Keluhkan Masih Keruh Diduga Campur Lumpur

Air PAM Rawa Badak Normal Kembali, Warga Keluhkan Masih Keruh Diduga Campur Lumpur

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Menteri LH Soroti Ekowisata yang Selaras dengan Alam, dari Dusun Bambu hingga Megamendung

Menteri LH Soroti Ekowisata yang Selaras dengan Alam, dari Dusun Bambu hingga Megamendung

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Kontroversi Film The Assassin(s) Meluas, Artis yang Memuji Ikut Diserang

Kontroversi Film The Assassin(s) Meluas, Artis yang Memuji Ikut Diserang

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Prabowo Rombak Kabinet, Rupiah Terus Melemah

Prabowo Rombak Kabinet, Rupiah Terus Melemah

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:29 WIB

×