- Hakim Konstitusi Asrul Sani menyatakan Mahkamah Konstitusi tidak menemukan dokumen ijazah pendidikan luar negeri Gibran Rakabuming Raka pada 6 Oktober 2026.
- Mantan Presiden Liberia George Weah baru menyelesaikan pendidikan sekolah menengah atas pada usia sekitar 40 tahun setelah sempat berhenti sekolah.
- George Weah kemudian melanjutkan kuliah di DeVry University dan berhasil meraih gelar sarjana pada 2011 serta gelar master pada 2013.
Suara.com - Polemik soal pendidikan wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Dalam sidang putusan kemarin, Selasa 6 Oktober 2026, Hakim Konstitusi Asrul Sani mengatakan MK tidak menemukan dokumen yang menunjukkan Gibran Rakabuming Raka memiliki ijazah, sertifikat, atau diploma sebagai bukti telah menamatkan pendidikan di luar negeri yang setara dengan sekolah menengah atau sederajat.
Putusan ini sontak saja jadi sorotan publik. Soal latar belakang pendidikan calon petinggi negara juga sempat jadi sorotan di Liberia.
Nama George Weah lebih dulu dikenal dunia sebagai legenda sepak bola sebelum akhirnya terjun ke dunia politik dan menjadi Presiden Liberia.

Namun, di balik perjalanan kariernya, ada fakta menarik mengenai pendidikan formal Weah yang jarang diketahui.
George Weah ternyata baru menyelesaikan pendidikan sekolah menengah atas ketika usianya sekitar 40 tahun.
Fakta tersebut bahkan pernah disorot media Inggris, The Guardian, dalam profil Weah pada 2017.
The Guardian menyebut Weah memperoleh ijazah SMA pada 2006 ketika berusia 40 tahun.
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke DeVry University di Florida dan memperoleh gelar sarjana pada 2011, sebelum meraih gelar master pada 2013.
Namun, terdapat perbedaan pencatatan mengenai tahun kelulusan SMA Weah.
Profil resmi George Weah yang dimuat Executive Mansion, situs resmi pemerintahan Liberia, menyebut ia memperoleh high school diploma dari Continental Academy di Amerika Serikat pada 21 September 2007.
Laporan Associated Press yang diterbitkan pada 2010 juga mencatat bahwa Weah mendapatkan ijazah SMA pada 2007.
Sempat Drop Out dari SMA
Perjalanan pendidikan Weah memang tidak berjalan mulus. Berdasarkan profil resmi pemerintah Liberia, ia sempat bersekolah di sejumlah sekolah dasar dan sekolah menengah di Liberia, termasuk Muslim Congress High School dan Wells Hairston High School.
Laporan Christian Science Monitor pada 2005 menyebut Weah berhenti sekolah setelah tahun ketiga pendidikan menengah. Persoalan pendidikan formal tersebut kemudian menjadi salah satu perbedaan mencolok antara Weah dan Ellen Johnson-Sirleaf dalam pemilihan presiden Liberia 2005.