KPU Diminta Keluarkan Surat Jika Gibran Tak Penuhi Syarat Sebagai Wapres karena Tak Punya Ijazah SMA

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:45 WIB
KPU Diminta Keluarkan Surat Jika Gibran Tak Penuhi Syarat Sebagai Wapres karena Tak Punya Ijazah SMA
Gibran Rakabuming Raka Sebut Ada yang Lebih Parah dari Mens Rea (YouTube/Tretan Universe)
baca 10 detik
  • KPU didorong mengeluarkan surat baru terkait status kelayakan syarat administrasi Wapres Gibran Rakabuming Raka.

  • MK tidak menemukan bukti meyakinkan bahwa ijazah luar negeri Gibran setara dengan SLTA.

  • Nasib kepemimpinan Gibran kini sangat bergantung pada dinamika dukungan politik parlemen hingga 2029.

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) kini terdesak untuk mengambil langkah tegas dengan melahirkan keputusan baru terkait status administrasi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Langkah ini dinilai mendesak setelah Mahkamah Konstitusi (MK) membongkar fakta hukum bahwa dokumen pendidikan sang Wapres tak terbukti setara lulusan SMA.

Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA), Ray Rangkuti, menegaskan bola panas pemenuhan syarat calon kini sepenuhnya bergulir ke meja KPU dan DPR. Lembaga penyelenggara pemilu tersebut dituntut berani bertindak independen merespons wacana pengeluaran pembatalan syarat tersebut.

Apabila mengacu penuh pada temuan majelis hakim konstitusi, KPU punya landasan moral kuat untuk menguji ulang keabsahan berkas Gibran. Surat keputusan anyar bisa diterbitkan guna menetapkan bahwa pendamping Presiden Prabowo itu sebenarnya tak memenuhi kualifikasi pencalonan.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) berbincang dengan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin (kanan) usai menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/kye]
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) berbincang dengan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin (kanan) usai menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/kye]

“Pertama adalah, apakah KPU secara moral, secara profesional, mau menindaklanjuti apa yang menjadi temuan dari MK tersebut, bahwa saudara Gibran tidak memiliki ijazah SLTA dan atau yang sederajat. Dan oleh karena itu KPU menerbitkan surat baru yang menjelaskan bahwa saudara Gibran tidak memenuhi syarat,” kata Ray dalam keterangannya kepada Suara.com, Rabu (7/10/2026).

Kendati demikian, Ray menyangsikan keberanian para komisioner KPU untuk mengeksekusi opsi dramatis tersebut. Absennya perintah langsung dalam amar putusan serta masa jabatan komisioner yang mendekati purna tugas jadi penyebab utamanya.

“Jujur saya tidak terlalu percaya. Setidaknya karena dua alasan. Yaitu tidak ada perintah imperatif di dalam putusan MK itu untuk KPU menindaklanjuti putusan itu,” ujarnya.

Selain mendorong keberanian KPU, Ray membaca peta lain di ranah parlemen yang bisa memanfaatkan celah hukum ini. DPR berpeluang menggunakan putusan ini sebagai amunisi politik untuk menguji keabsahan posisi Wapres.

“Kedua, DPR melakukan langkah-langkah politik untuk memastikan bahwa wakil presiden yang tidak memenuhi syarat tidak dapat lagi menjabat sebagaimana ketentuan perundang-undangan. Khususnya konstitusi yang menyebut bahwa seorang Presiden ataupun Wakil Presiden yang tidak lagi memenuhi syarat dapat dilakukan impeachment terhadap dirinya,” kata Ray.

Ketiadaan tindakan eksplisit dari KPU berpotensi memicu DPR mengambil manuver penekanan yang jauh lebih intens. Temuan dokumen pendidikan ini diprediksi bergeser menjadi komoditas tawar-menawar di tingkat elite parpol.

baca juga

“Saya kira mereka memilih langkah yang ketiga. Yaitu isu atau fakta ini akan dijadikan semacam negosiasi politik terhadap Gibran dan tentu saja seluruh pendukung Gibran agar tidak terjadi lagi langkah-langkah yang dianggap mendahului Presiden,” ujar Ray.

Tensi politik dipastikan memanas karena celah ini riskan dimanfaatkan guna mengunci pergerakan politik Istana dan jejaring pendukungnya. Isu ijazah menyenggol langsung kredibilitas kepemimpinan nasional di masa mendatang.

“Dalam bahasa yang lain, putusan MK ini akan dijadikan sebagai alat ‘sandera’ oleh parpol terhadap Gibran dan keluarga besar Jokowi,” lanjutnya.

Ray menguraikan bahwa fondasi keberlangsungan jabatan publik selalu ditopang aspek legalitas dan konstelasi dukungan politik. Ketika aspek legal formalnya goyah, maka tumpuan utamanya kini tinggal menyisakan kekuatan loyalis politik.

“Politik ini ditopang oleh dua hal. Yaitu yang berhubungan dengan legal formal, dan legal formalnya sekarang terbukti tidak terpenuhi. Dan yang kedua, tentu saja adalah kemauan politik atau dukungan politik,” kata Ray.

Nasib kepemimpinan Gibran hingga akhir masa jabatan bakal diuji oleh seberapa kokoh barisan partai koalisi menyokong posisinya. Keretakan konsolidasi elite bisa berakibat fatal bagi kelangsungan jabatannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Respons Gibran Usai MK Nyatakan Tak Ada Bukti Ijazah Setara SMA Miliknya

Respons Gibran Usai MK Nyatakan Tak Ada Bukti Ijazah Setara SMA Miliknya

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Bayang-bayang Pemakzulan Makin Kuat Mengintai Gibran

Bayang-bayang Pemakzulan Makin Kuat Mengintai Gibran

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:30 WIB

MK Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, Sosok Ini Bisa Jadi Presiden Cuma Lulusan SMP

MK Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, Sosok Ini Bisa Jadi Presiden Cuma Lulusan SMP

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Terkini

KPU Diminta Keluarkan Surat Jika Gibran Tak Penuhi Syarat Sebagai Wapres karena Tak Punya Ijazah SMA

KPU Diminta Keluarkan Surat Jika Gibran Tak Penuhi Syarat Sebagai Wapres karena Tak Punya Ijazah SMA

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Soal Ijazah Gibran, KPU Solo Tegaskan Sudah Lakukan Verifikasi Secara Faktual

Soal Ijazah Gibran, KPU Solo Tegaskan Sudah Lakukan Verifikasi Secara Faktual

Surakarta | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Sinopsis A Taste of Life, Drama China yang Dibintangi Li Qin dan Hu Ge

Sinopsis A Taste of Life, Drama China yang Dibintangi Li Qin dan Hu Ge

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:45 WIB

6 Rekomendasi Tote Bag Modern dari Brand Lokal untuk Atasi Kebutuhan Mobilitas Anak Muda

6 Rekomendasi Tote Bag Modern dari Brand Lokal untuk Atasi Kebutuhan Mobilitas Anak Muda

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:43 WIB

5 Pilihan Bedak Padat Wardah yang Glowing dan Tahan Lama

5 Pilihan Bedak Padat Wardah yang Glowing dan Tahan Lama

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:42 WIB

Berburu Properti Murah, BRI Gelar Lelang 5.000 Aset Serentak di Seluruh Indonesia

Berburu Properti Murah, BRI Gelar Lelang 5.000 Aset Serentak di Seluruh Indonesia

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Kumpulkan 800 Perwira Tinggi TNI-Polri di Istana

Prabowo Ungkap Alasan Kumpulkan 800 Perwira Tinggi TNI-Polri di Istana

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Dear Gibran! George Weah Baru Dapat Ijazah SMA di Usia 40 Tahun Ikut Pilpres dan Menang

Dear Gibran! George Weah Baru Dapat Ijazah SMA di Usia 40 Tahun Ikut Pilpres dan Menang

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Respons Gibran Usai MK Nyatakan Tak Ada Bukti Ijazah Setara SMA Miliknya

Respons Gibran Usai MK Nyatakan Tak Ada Bukti Ijazah Setara SMA Miliknya

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Fangirling di Usia 20-an: Bolehkah Kita Bahagia Karena Hal Sesederhana Ini?

Fangirling di Usia 20-an: Bolehkah Kita Bahagia Karena Hal Sesederhana Ini?

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:35 WIB

×