- Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat dislipidemia dan obesitas mendominasi temuan CKG Triwulan III 2026.
- Peserta yang memiliki faktor risiko penyakit tidak menular diarahkan untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan dan pengobatan.
- Dinkes DKI Jakarta mendorong perubahan gaya hidup sehat melalui program pencegahan seperti gerakan Jakarta Berjaga.
Salah satunya gerakan "Jakarta Berjaga" yang merupakan singkatan dari Bergerak, Bekerja, Berolahraga dan Bahagia. Program ini mengajak masyarakat menyelesaikan tantangan berjalan minimal 7.500 langkah per hari selama tiga pekan atau 21 hari berturut-turut.
Peserta juga didorong menerapkan pola makan sehat melalui konsep "Isi Piringku" serta melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit per hari atau 150 menit dalam sepekan.
Dinkes DKI juga menjalankan tantangan "Downgrade Ukuran Bajumu" sebagai bagian dari kampanye hidup sehat. Masyarakat diajak melakukan perubahan sederhana dengan menargetkan penurunan ukuran pakaian melalui perbaikan pola makan dan aktivitas fisik.
Hingga akhir September 2026, sebanyak 4.030.702 orang telah mengikuti program CKG di Jakarta. Jumlah tersebut disebut telah melampaui target Triwulan III 2026 sebesar 36 persen.