Dua Orang Tewas Tertemper KA Parahyangan di Karawang, Perlintasan Liar Ditutup

Vania Rossa

Minggu, 11 Oktober 2026 | 18:59 WIB
Dua Orang Tewas Tertemper KA Parahyangan di Karawang, Perlintasan Liar Ditutup
ilustrasi kereta api (dok. Ist)
baca 10 detik
  • Dua warga Karawang meninggal dunia akibat sepeda motor mereka tertemper KA Parahyangan di perlintasan liar, Minggu (11/10/2026).
  • Kecelakaan tersebut merusak komponen lokomotif serta menyebabkan keterlambatan perjalanan KA Parahyangan dan KA Sembrani di lokasi kejadian.
  • KAI Daop 1 Jakarta bersama pihak terkait menindaklanjuti insiden itu dengan menutup perlintasan liar tersebut.

Suara.com - Dua orang meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka tumpangi tertemper Kereta Api (KA) Parahyangan relasi Gambir-Bandung di perlintasan sebidang liar di wilayah Desa Warung Bambu, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (11/10/2026).

Kedua korban, yang terdiri atas seorang laki-laki dan seorang perempuan, merupakan warga Desa Warung Bambu. Keduanya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang ditumpangi tertemper kereta.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia sekaligus mengingatkan masyarakat agar mematuhi aturan keselamatan saat melintasi jalur kereta api.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban," kata Franoto dalam keterangannya, Minggu, dikutip dari ANTARA.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu siang di perlintasan sebidang liar KM 67+400–500, tepatnya di antara Stasiun Karawang dan Stasiun Klari.

Menurut Franoto, setelah menerima laporan kejadian, Petugas Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) bersama unsur pengamanan terkait segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan mengamankan area kejadian.

Kedua korban kemudian dievakuasi oleh petugas kepolisian ke RSUD Karawang dengan pendampingan keluarga.

Sebelum insiden terjadi, masinis KA Parahyangan disebut telah membunyikan Semboyan 35 sebagai tanda peringatan. Namun, kronologi lengkap dan penyebab kecelakaan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut oleh pihak berwenang.

"Untuk kronologi lengkap dan penyebab kejadian masih memerlukan pendalaman lebih lanjut oleh pihak berwenang," ujar Franoto.

baca juga

Lokomotif Rusak, Dua Perjalanan Kereta Terlambat

Selain menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah komponen lokomotif KA Parahyangan.

Kejadian itu juga berdampak terhadap perjalanan dua kereta api. KA Parahyangan mengalami keterlambatan selama 18 menit, sedangkan KA 40 Sembrani terlambat 13 menit.

"Total dampak keterlambatan yang dilaporkan mencapai 31 menit," kata Franoto.

KAI Daop 1 Jakarta mengingatkan masyarakat bahwa kereta api membutuhkan jarak pengereman yang panjang sehingga tidak dapat berhenti secara mendadak ketika menghadapi hambatan di jalur.

Karena itu, pengguna jalan diminta mengutamakan keselamatan dan memastikan kondisi benar-benar aman sebelum menyeberangi rel kereta api melalui akses yang sesuai ketentuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswa Tewas Tertabrak KRL saat Bikin Konten Tugas Kuliah di Ciputat

Mahasiswa Tewas Tertabrak KRL saat Bikin Konten Tugas Kuliah di Ciputat

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:45 WIB

Jumlah Penumpang KRL Terus Naik, Produsen Whoosh Pasok 132 Unit KRL Baru

Jumlah Penumpang KRL Terus Naik, Produsen Whoosh Pasok 132 Unit KRL Baru

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Kereta Terakhir Pukul Sembilan Malam

Kereta Terakhir Pukul Sembilan Malam

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Terkini

Dua Orang Tewas Tertemper KA Parahyangan di Karawang, Perlintasan Liar Ditutup

Dua Orang Tewas Tertemper KA Parahyangan di Karawang, Perlintasan Liar Ditutup

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 18:59 WIB

Persis Solo Mandul di Manahan, De Red FC Pulang Bawa Satu Poin

Persis Solo Mandul di Manahan, De Red FC Pulang Bawa Satu Poin

Surakarta | Minggu, 11 Oktober 2026 | 18:56 WIB

PBNU Apresiasi Langkah Tegas Kapolri Suyudi Berantas Narkoba, Gus Ipul: Selamatkan Bangsa

PBNU Apresiasi Langkah Tegas Kapolri Suyudi Berantas Narkoba, Gus Ipul: Selamatkan Bangsa

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Sembilan Celurit Diamankan, Lima Terduga Pelaku Tawuran Diciduk di Jakarta Timur

Sembilan Celurit Diamankan, Lima Terduga Pelaku Tawuran Diciduk di Jakarta Timur

Jakarta | Minggu, 11 Oktober 2026 | 18:50 WIB

6 Shade Wardah Glasting Liquid Lip yang Paling Pas untuk Kulit Kuning Langsat

6 Shade Wardah Glasting Liquid Lip yang Paling Pas untuk Kulit Kuning Langsat

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Diajak Break saat Anniversary ke-4? Review Novel Dengannya Tanpamu

Diajak Break saat Anniversary ke-4? Review Novel Dengannya Tanpamu

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Serunya The Creator Quest: Jelajah Yogya, Kupas Tuntas Honda Care, dan Berburu Vario 125 Street

Serunya The Creator Quest: Jelajah Yogya, Kupas Tuntas Honda Care, dan Berburu Vario 125 Street

Jogja | Minggu, 11 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Bukan Mengubah Diri, Ini Cara Perempuan Memaknai Kecantikan dan Kepercayaan Diri

Bukan Mengubah Diri, Ini Cara Perempuan Memaknai Kecantikan dan Kepercayaan Diri

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 18:23 WIB

Suahasil Peringatkan Harga Pangan Bakal Naik buntut Ancaman El Nino

Suahasil Peringatkan Harga Pangan Bakal Naik buntut Ancaman El Nino

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Politik Beras Orde Baru: Bagaimana Nasi Jadi Standar Makan Orang Indonesia?

Politik Beras Orde Baru: Bagaimana Nasi Jadi Standar Makan Orang Indonesia?

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 18:15 WIB

×