Kabar Mahasiswa Malaysia Bawa 4 Kg Sabu di Tanjung Balai Terbantahkan, Fakta Aslinya Mengejutkan

Galih Prasetyo

Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:51 WIB
Kabar Mahasiswa Malaysia Bawa 4 Kg Sabu di Tanjung Balai Terbantahkan, Fakta Aslinya Mengejutkan
Ilustrasi narkotika
baca 10 detik
  • Kepolisian Malaysia membantah kabar penangkapan mahasiswa Malaysia di Tanjung Balai terkait penyelundupan sabu.
  • Polres Tanjung Balai menangkap seorang WNI berusia 21 tahun dengan membawa 4,044 kilogram sabu pada 10 Oktober 2026.
  • Penyelidikan mengungkap pasokan narkotika tersebut berasal dari sindikat lintas negara yang beroperasi di wilayah Malaysia.

Suara.com - Kepolisian Malaysia membantah pemberitaan yang menyebut seorang mahasiswa Malaysia ditangkap di Tanjung Balai, Sumatera Utara, karena menyelundupkan lebih dari 4 kilogram sabu.

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa tersangka berusia 21 tahun tersebut merupakan warga negara Indonesia (WNI) yang berasal dari Medan.

Direktur Departemen Investigasi Kejahatan Narkotika Bukit Aman, Datuk Hussein Omar Khan, menegaskan laporan yang menyebut tersangka sebagai mahasiswa Malaysia tidak benar.

Ia meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena berpotensi menimbulkan kebingungan.

“Laporan berjudul ‘Lagi kes rakyat Malaysia ditahan, pelajar universiti ‘kantoi’ seludup 4kg syabu’ adalah tidak benar dan dapat menimbulkan kebingungan serta kekhawatiran di kalangan masyarakat,” kata Hussein dalam pernyataan yang dikutip Bernama.

Polisi mengamankan satu sachet kristal bening diduga sabu. Setelah diperiksa ternyata garam dapur [Suara.com/Satres Narkoba Polres Bone]
Polisi mengamankan satu sachet kristal bening diduga sabu. Setelah diperiksa ternyata garam dapur [Suara.com/Satres Narkoba Polres Bone]

Tersangka ditangkap oleh Kepolisian Resor (Polres) Tanjung Balai pada 10 Oktober 2026 sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

Penangkapan dilakukan setelah pria tersebut tiba di Terminal Feri Teluk Nibung menggunakan kapal dari Port Dickson, Negeri Sembilan, Malaysia.

Pemeriksaan menggunakan mesin pemindai sinar-X terhadap barang bawaannya menemukan delapan bungkus plastik yang diduga berisi metamfetamina atau sabu.

Total berat barang tersebut mencapai 4,044 kilogram.

baca juga

Hussein menjelaskan, tersangka merupakan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Indonesia.

Identitas kewarganegaraan tersangka itu sekaligus membantah pemberitaan yang sebelumnya menyebut seorang mahasiswa Malaysia terlibat dalam kasus penyelundupan narkotika tersebut.

Jaringan Malaysia Diduga Pasok Sabu ke Indonesia

Meski tersangka merupakan WNI, hasil penyelidikan mengungkap dugaan keterlibatan jaringan narkotika yang beroperasi di Malaysia.

Barang haram tersebut diduga diperoleh dari sebuah sindikat di Malaysia sebelum diselundupkan ke Indonesia.

“Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa narkotika tersebut diserahkan oleh seorang pria Indonesia lainnya di Lembah Klang untuk dibawa ke Indonesia melalui Terminal Feri Tanjung Balai,” ujar Hussein.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Klaim Tak Tolak Bantuan Malaysia untuk Karhutla: Masih Hitung Kebutuhan

Pemerintah Klaim Tak Tolak Bantuan Malaysia untuk Karhutla: Masih Hitung Kebutuhan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:12 WIB

Ekskavator Mengamuk di Kampung Ambon, 30 Lapak Narkoba Rata Tanah!

Ekskavator Mengamuk di Kampung Ambon, 30 Lapak Narkoba Rata Tanah!

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Bakal Diawasi 24 Jam, Jadi Apa Kampung Ambon Usai Lapak Narkoba Digusur?

Bakal Diawasi 24 Jam, Jadi Apa Kampung Ambon Usai Lapak Narkoba Digusur?

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Kabut Asap Malaysia Makin Parah, Indonesia Bakal 'Dikeroyok' di Pertemuan Menlu Se-ASEAN

Kabut Asap Malaysia Makin Parah, Indonesia Bakal 'Dikeroyok' di Pertemuan Menlu Se-ASEAN

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Striker Naturalisasi Malaysia Tolak Main di Liga Indonesia, Emang Ada yang Mau Rekrut?

Striker Naturalisasi Malaysia Tolak Main di Liga Indonesia, Emang Ada yang Mau Rekrut?

Bola | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Terkini

Kabar Mahasiswa Malaysia Bawa 4 Kg Sabu di Tanjung Balai Terbantahkan, Fakta Aslinya Mengejutkan

Kabar Mahasiswa Malaysia Bawa 4 Kg Sabu di Tanjung Balai Terbantahkan, Fakta Aslinya Mengejutkan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:51 WIB

Tiket Traveling Lebih Murah, BRI Debit Virtual Tebar Diskon Hingga 8% di Hotels.com

Tiket Traveling Lebih Murah, BRI Debit Virtual Tebar Diskon Hingga 8% di Hotels.com

Bri | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Timur Tengah Sedang Genting! John Herdman Bersikeras Ingin Laga Tandang Saat FIFA Matchday November

Timur Tengah Sedang Genting! John Herdman Bersikeras Ingin Laga Tandang Saat FIFA Matchday November

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:48 WIB

Sidang Sengketa Tanah di PN Cibinong, PT SIR Soalkan Penguasaan Fisik Lahan oleh PT Natura City

Sidang Sengketa Tanah di PN Cibinong, PT SIR Soalkan Penguasaan Fisik Lahan oleh PT Natura City

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:46 WIB

10 Sepatu Trail Running Terbaik untuk Lari Lintas Alam dari Brand Lokal dan Global

10 Sepatu Trail Running Terbaik untuk Lari Lintas Alam dari Brand Lokal dan Global

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:46 WIB

Belanja Harian di Astro Sekarang Bisa Lebih Murah Pakai BRI

Belanja Harian di Astro Sekarang Bisa Lebih Murah Pakai BRI

Bri | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Era Saham Konglo Berakhir? Dulu Angkat IHSG, Kini Jadi Beban Pasar

Era Saham Konglo Berakhir? Dulu Angkat IHSG, Kini Jadi Beban Pasar

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:45 WIB

DPR Minta Pemerintah Tak Sungkan Terima Bantuan Asing Atasi Karhutla: Ini Juga Tanggung Jawab Mereka

DPR Minta Pemerintah Tak Sungkan Terima Bantuan Asing Atasi Karhutla: Ini Juga Tanggung Jawab Mereka

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:43 WIB

BRI Tebar Diskon Rp50 Ribu di Jaringan Supermarket Premium SBL 2027

BRI Tebar Diskon Rp50 Ribu di Jaringan Supermarket Premium SBL 2027

Bri | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:41 WIB

Bukan Wajib Militer, Negara Justru Lebih Butuh Hacker dan Praktisi IT Buat Jadi 'Komcad'

Bukan Wajib Militer, Negara Justru Lebih Butuh Hacker dan Praktisi IT Buat Jadi 'Komcad'

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:35 WIB

×