Bawa Cerita Lokal ke Panggung Dunia, Menteri Ekraf Dorong Lahirnya Gadis Kretek Baru

Vania Rossa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:14 WIB
Bawa Cerita Lokal ke Panggung Dunia, Menteri Ekraf Dorong Lahirnya Gadis Kretek Baru
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya. (dok. ist)
baca 10 detik
  • Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan keinginan agar sastra Indonesia mendunia dalam Literaia Festival 2026 di Jakarta.
  • Novel Gadis Kretek karya Ratih Kumala sukses diadaptasi menjadi serial Netflix dan ditonton secara global pada November 2023.
  • Kementerian Ekonomi Kreatif berkomitmen memperkuat ekosistem literasi dan komersialisasi kekayaan intelektual guna memberikan manfaat ekonomi bagi penulis.

Suara.com - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya ingin semakin banyak karya sastra Indonesia menembus pasar internasional dan berkembang menjadi produk ekonomi kreatif bernilai tinggi. Kesuksesan novel Gadis Kretek karya Ratih Kumala yang diadaptasi menjadi serial Netflix menjadi salah satu contoh potensi tersebut.

“Kami ingin semakin banyak lahir Andrea Hirata baru, Ratih Kumala baru, dan Eka Kurniawan baru. Penulis-penulis Indonesia memiliki kekayaan gagasan, imajinasi, dan cerita yang layak dikenal lebih luas. Semoga dari festival ini, akan lebih banyak lagi ‘Gadis Kretek’ baru,” ujar Teuku Riefky dalam Literaia: Festival Literasi Nasional 2026 di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, dalam keterangan tertulisnya Rabu (14/10/2026).

Menurut Teuku Riefky, karya sastra tidak seharusnya berhenti pada penerbitan buku. Cerita yang memiliki kekuatan dan ciri khas lokal berpeluang dikembangkan menjadi film, serial, komik, hingga produk kekayaan intelektual atau intellectual property (IP) yang menjangkau pasar global.

Karena itu, Kementerian Ekonomi Kreatif berupaya memperkuat ekosistem literasi melalui kolaborasi, pembukaan akses pasar, serta perlindungan dan komersialisasi kekayaan intelektual.

“Tugas kami memperkuat ekosistemnya, memfasilitasi kolaborasi, membuka akses pasar, serta mendorong perlindungan dan komersialisasi IP atau menjadikan karya jadi uang. Jadi karya anak bangsa dapat menjangkau dunia dan memberikan manfaat ekonomi bagi penciptanya,” katanya.

Gadis Kretek Jadi Contoh Potensi Sastra Indonesia

Kesuksesan Gadis Kretek menunjukkan bagaimana cerita yang berakar pada sejarah dan budaya Indonesia dapat menjangkau penonton lintas negara.

Novel karya Ratih Kumala yang terbit pada 2012 itu diadaptasi menjadi serial Netflix dan tayang pada 2 November 2023. Berdasarkan data Netflix periode 6–12 November 2023, serial tersebut menempati peringkat ke-10 dalam daftar Top 10 serial TV nonbahasa Inggris global, dengan 1,6 juta penayangan dalam sepekan.

Serial yang disutradarai Kamila Andini dan Ifa Isfansyah itu mengangkat kisah Dasiyah atau Jeng Yah, perempuan yang berambisi meracik saus kretek di tengah industri yang didominasi laki-laki. Dian Sastrowardoyo memerankan tokoh utama tersebut.

baca juga

Ratih juga terlibat dalam penulisan naskah adaptasi. Menurutnya, penerimaan penonton internasional menjadi salah satu hal penting karena menunjukkan cerita dengan konteks lokal dapat dipahami oleh audiens global.

“Karya ini diterima oleh penonton global, dan mereka bisa memahami cerita maupun konteksnya, buat saya, itu yang terpenting,” kata Ratih.

Ia menilai, karya yang ingin menjangkau penonton internasional perlu memiliki ciri khas lokal yang membuatnya menonjol. Dengan begitu, keberhasilan di pasar global bukan semata-mata bergantung pada keberuntungan.

Potensi pengembangan karya sastra menjadi kekayaan intelektual menjadi salah satu fokus Literaia: Festival Literasi Nasional 2026 yang berlangsung pada 11–14 Oktober 2026.

Festival yang diselenggarakan Kementerian Ekonomi Kreatif ini mempertemukan penulis, penerbit, komunitas literasi, dan pelaku industri kreatif untuk membahas pengembangan karya serta peluang memasuki pasar yang lebih luas.

Sejumlah agenda membahas hubungan sastra dengan film, pengembangan buku anak, agensi buku, komik lokal di pasar digital internasional, hingga strategi membawa penulis Indonesia ke panggung dunia. Lokakarya penyusunan logline dan pitch deck juga digelar untuk membantu peserta menawarkan karya kepada produser film.

Selain Gadis Kretek, karya Laskar Pelangi karya Andrea Hirata yang terbit pada 2005 dan diadaptasi menjadi film pada 2008 turut menunjukkan potensi cerita Indonesia untuk berkembang ke medium lain. Karya-karya Eka Kurniawan juga telah menjangkau pembaca internasional melalui penerjemahan ke berbagai bahasa.

Melalui penguatan ekosistem tersebut, Kementerian Ekonomi Kreatif berharap semakin banyak karya penulis Indonesia memperoleh kesempatan untuk diterbitkan, diadaptasi, dan dipasarkan ke luar negeri.

Pengembangan IP sastra juga diharapkan membuka peluang ekonomi baru bagi penulis dan pelaku industri kreatif, sekaligus memperluas jangkauan cerita Indonesia di tingkat global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 19:06 WIB

Menteri Ekraf Dorong Kerja Sama Ekonomi Kreatif dengan AS

Menteri Ekraf Dorong Kerja Sama Ekonomi Kreatif dengan AS

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 14:34 WIB

Ulasan Gadis Kretek: Ketika Cinta, Ambisi, dan Sejarah Bertemu

Ulasan Gadis Kretek: Ketika Cinta, Ambisi, dan Sejarah Bertemu

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 18:00 WIB

Terkini

Walhi Sentil Ambisi Pemerintah Garap Ratusan PSN: Ini Menguntungkan Siapa?

Walhi Sentil Ambisi Pemerintah Garap Ratusan PSN: Ini Menguntungkan Siapa?

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:12 WIB

4 Produk Biokos Age Renew Martha Tilaar untuk Atasi Flek Hitam dan Kerutan Usia 50 Tahun

4 Produk Biokos Age Renew Martha Tilaar untuk Atasi Flek Hitam dan Kerutan Usia 50 Tahun

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:11 WIB

Gus Ipul Lantik M Hasan Chabibie sebagai Sekjen Kementerian Sosial

Gus Ipul Lantik M Hasan Chabibie sebagai Sekjen Kementerian Sosial

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:11 WIB

Wuling Aira ev Tampil Beda di IMX 2026 Berkat Sentuhan Modifikasi dan Seni

Wuling Aira ev Tampil Beda di IMX 2026 Berkat Sentuhan Modifikasi dan Seni

Otomotif | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Kemenyan Berpotensi Jadi Bahan Parfum dan Aromaterapi, Bagaimana Manfaatnya bagi Masyarakat?

Kemenyan Berpotensi Jadi Bahan Parfum dan Aromaterapi, Bagaimana Manfaatnya bagi Masyarakat?

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Buka Rekening di UI Half Marathon 2026, Langsung Dapat Saldo Gratis dari BRI!

Buka Rekening di UI Half Marathon 2026, Langsung Dapat Saldo Gratis dari BRI!

Bri | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:07 WIB

DPR Sentil Kepala Daerah di Kalimantan Viral di Singapura Saat Karhutla: Masyarakat Lagi Susah!

DPR Sentil Kepala Daerah di Kalimantan Viral di Singapura Saat Karhutla: Masyarakat Lagi Susah!

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Soal Emas 74 Kilogram di Rumah Sentul, Don Ritto Klaim Berasal dari Donasi

Soal Emas 74 Kilogram di Rumah Sentul, Don Ritto Klaim Berasal dari Donasi

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Ibarat Skandal Watergate, Denny Indrayana Sebut Gibran Jogate Tak Kalah Memalukan

Ibarat Skandal Watergate, Denny Indrayana Sebut Gibran Jogate Tak Kalah Memalukan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:01 WIB

Kabut Asap Indonesia Bikin Ekonomi Malaysia Tergerus, Kerugian Tembus Rp5,8 Triliun per Bulan

Kabut Asap Indonesia Bikin Ekonomi Malaysia Tergerus, Kerugian Tembus Rp5,8 Triliun per Bulan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:58 WIB

×