Indonesia dan Filipina Tingkatkan Peluang Kerja Sama Ekonomi Kreatif di ASEAN

Liberty Jemadu

Senin, 31 Agustus 2026 | 12:25 WIB
Indonesia dan Filipina Tingkatkan Peluang Kerja Sama Ekonomi Kreatif  di ASEAN
Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya dan Dubes Filipina Christopher Montero sepakat memperkuat kerja sama ekonomi kreatif di Jakarta. [Dok Kementerian Ekonomi Kreatif]
baca 10 detik
  • Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya dan Dubes Filipina Christopher Montero sepakat memperkuat kerja sama ekonomi kreatif di Jakarta.
  • Kedua negara mewujudkan kolaborasi melalui produk Batik-Barong serta rencana pembentukan pusat keunggulan industri kreatif ASEAN di Manila.
  • Kerja sama bilateral tersebut akan diperkuat dalam ajang World Conference on Creative Economy di Jakarta pada Oktober 2026.

Suara.com - Indonesia dan Filipina memperkuat kerja sama untuk meningkatkan peluang ekonomi kreatif dengan mendorong kolaborasi talenta dan pelaku usaha kreatif kedua negara untuk memperluas pasar di kawasan Asia Tenggara.

Menteri Ekonomi Kreatif /Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan kerja sama Indonesia-Filipina memiliki potensi untuk dikembangkan tidak hanya dalam pertukaran talenta, tetapi juga menciptakan produk dan inisiatif baru yang memiliki nilai ekonomi.

“Kita memiliki banyak kesamaan dan potensi untuk saling melengkapi. Saya berharap kita dapat memperkuat kolaborasi talenta Indonesia dan Filipina untuk menciptakan sesuatu yang baru dan memberikan manfaat bagi kedua negara,” kata Riefky Senin (31/8/2026), usai menerima Duta Besar Republik Filipina untuk Republik Indonesia Christopher B. Montero di Jakarta pada pekan lalu.

Menurut Riefky, Filipina memiliki talenta dan industri kreatif yang telah dikenal secara global. Kondisi tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk membangun kolaborasi lintas subsektor sekaligus memperluas akses pelaku ekonomi kreatif ke pasar regional.

Kerja sama tersebut telah mulai diwujudkan melalui kolaborasi Batik-Barong yang memadukan pakaian tradisional Barong Filipina dengan teknik dan motif batik Indonesia. Produk lintas negara tersebut menjadi contoh penggabungan kekayaan budaya kedua negara menjadi karya kreatif dengan potensi pasar baru.

Selain pengembangan produk, Indonesia dan Filipina juga membahas peluang pertukaran promosi serta pop-up exhibition produk kreatif di kedua negara. Skema tersebut dapat membuka akses langsung bagi pelaku usaha kreatif untuk memperkenalkan produknya sekaligus menguji respons pasar di negara mitra.

Di tingkat regional, kerja sama juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif ASEAN. Indonesia mendukung inisiatif Filipina sebagai Ketua ASEAN 2026 untuk membentuk ASEAN Center of Excellence for Creative Industries (ACE-CI) di Manila.

Pusat tersebut diharapkan menjadi wadah kolaborasi dan eksplorasi industri kreatif negara-negara ASEAN, sehingga pengembangan ekonomi kreatif tidak berjalan sendiri-sendiri di masing-masing negara.

Dubes Filipina untuk RI Christopher B. Montero mengatakan pihaknya melihat peluang besar untuk memperluas kerja sama konkret dengan Indonesia. Filipina juga tertarik mempelajari pengembangan kelembagaan ekonomi kreatif Indonesia.

baca juga

“Kami berharap dapat mengidentifikasi lebih banyak peluang kolaborasi dan mengembangkan kerja sama konkret untuk bersama-sama memajukan ekonomi kreatif kedua negara,” kata Montero.

Kerja sama ini akan diperkuat melalui World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang digelar di Jakarta pada 21–23 Oktober 2026. Indonesia juga membuka peluang bagi Filipina untuk menjadi tuan rumah WCCE 2028.

Dengan penguatan kerja sama tersebut, Indonesia dan Filipina berpeluang menjadikan ekonomi kreatif sebagai salah satu sumber pertumbuhan baru ASEAN, sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi talenta dan pelaku usaha kreatif di kawasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamen Ekraf Dorong Pemulihan Ekonomi Kreatif Pascabencana di Sumbar

Wamen Ekraf Dorong Pemulihan Ekonomi Kreatif Pascabencana di Sumbar

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:57 WIB

Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren

Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Styles Land Ubah Pusat Belanja Jadi Ruang Kreatif dan Ekraf

Styles Land Ubah Pusat Belanja Jadi Ruang Kreatif dan Ekraf

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Solidaritas dengan Korban Gempa Flores, Pemerintah Tunda Pesta Kembang Api di Monas

Solidaritas dengan Korban Gempa Flores, Pemerintah Tunda Pesta Kembang Api di Monas

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Beli Lokal Bikin UMKM Naik Kelas, Penjualan Melompat 51%

Beli Lokal Bikin UMKM Naik Kelas, Penjualan Melompat 51%

Foto | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Terkini

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:13 WIB

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

Video | Minggu, 01 November 2026 | 15:08 WIB

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 15:04 WIB

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:03 WIB

Perjalanan Raffi Ahmad: Dari Figuran, Digerebek Pesta Narkoba, hingga Masuk Istana

Perjalanan Raffi Ahmad: Dari Figuran, Digerebek Pesta Narkoba, hingga Masuk Istana

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 15:00 WIB

Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit

Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:00 WIB

×