Bekas Provinsi Indonesia Tutup Sekolah di Seluruh Negeri karena Kebakaran Hutan RI

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:00 WIB
Bekas Provinsi Indonesia Tutup Sekolah di Seluruh Negeri karena Kebakaran Hutan RI
Foto udara asap membumbung tinggi dari kebakaran hutan dan lahan gambut di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Jumat (31/7/2026). [ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/YU]
baca 10 detik
  • Timor-Leste meliburkan seluruh sekolah nasional selama tiga hari akibat kabut asap karhutla.

  • Maskapai dan pemerintah regional memperketat langkah pencegahan serta subsidi medis bagi warga.

  • Malaysia mendesak isu kabut asap lintas batas masuk dalam pembahasan resmi tingkat ASEAN.

Suara.com - Dampak parah kebakaran hutan di Indonesia memaksa bekas provinsi RI, Timor Leste, mengambil tindakan darurat dengan meliburkan seluruh sekolah nasional.

Kebijakan penutupan lembaga pendidikan ini diberlakukan selama 3 hari demi melindungi kesehatan para siswa serta tenaga pengajar dari polusi udara berbahaya.

Gelombang kabut asap lintas batas ini tidak hanya melumpuhkan sektor pendidikan di negara tetangga, tetapi juga mengganggu penerbangan regional hingga kesehatan warga.

Maskapai asal Malaysia, Firefly, terpaksa memperpanjang pembatalan rute Kuala Lumpur menuju Singapura hingga Rabu (14/10) demi mengutamakan aspek keselamatan penerbangan.

Pemerintah Singapura pun langsung merespons krisis udara ini dengan mengaktifkan subsidi medis khusus bagi warga terdampak serta membagikan masker N95 gratis.

Sejumlah pekerja luar ruangan mengaku kewalahan harus mengenakan alat pelindung pernapasan tersebut di tengah teriknya cuaca dan pekatnya polusi.

“Dengan masker, saya harus bernapas lebih berat,” kata Daniel, pengemudi layanan pengantaran berusia 27 tahun, kepada AFP.

Melihat krisis yang kian meluas, Malaysia mendesak agar penanganan bencana kabut asap segera dibahas secara resmi dalam forum regional ASEAN.

Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan menyatakan para menlu ASEAN akan merembukkan isu ini menjelang KTT ASEAN ke-49 di Manila bulan depan.

baca juga

Selama ini, mekanisme penanggulangan darurat ASEAN baru mencakup bencana alam seperti banjir dan letusan gunung berapi, sementara kabut asap belum terakomodasi.

Sebelumnya, Malaysia juga sempat menawarkan bantuan pemadaman langsung ke Indonesia meski terkendala jarak pandang minim serta medan lokasi yang sulit.

Krisis kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia telah menjadi masalah menahun yang secara rutin mencemari udara kawasan Asia Tenggara.

Fenomena tahunan ini terus berulang akibat pembukaan lahan dan titik api yang sulit dipadamkan karena kendala cuaca serta akses geografis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyidikan Karhutla Mulai Mengerucut ke Korporasi, 92 Laporan Naik Sidik

Penyidikan Karhutla Mulai Mengerucut ke Korporasi, 92 Laporan Naik Sidik

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Indonesia Bagi-bagi Kabut Asap: Malaysia dan Singapura Tercekik Kini Giliran Timor Leste Sesak

Indonesia Bagi-bagi Kabut Asap: Malaysia dan Singapura Tercekik Kini Giliran Timor Leste Sesak

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:44 WIB

Jangan Normalisasi Udara Kotor! Saatnya Pertanyakan Tanggung Jawab Negara dalam Darurat Karhutla

Jangan Normalisasi Udara Kotor! Saatnya Pertanyakan Tanggung Jawab Negara dalam Darurat Karhutla

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Terkini

Negara Kekurangan Lapangan Kerja, Rakyat Disuruh Berwirausaha

Negara Kekurangan Lapangan Kerja, Rakyat Disuruh Berwirausaha

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Malaysia Kaji Rencana Proyek Kereta Api Trans-Borneo Hubungkan Kalimantan hingga Brunei

Malaysia Kaji Rencana Proyek Kereta Api Trans-Borneo Hubungkan Kalimantan hingga Brunei

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Tanda Tanya Kapolri Kompak Pindah Tiga Mantan Kapolresta Solo ke Lemdiklat

Tanda Tanya Kapolri Kompak Pindah Tiga Mantan Kapolresta Solo ke Lemdiklat

Jakarta | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:41 WIB

Prabowo Setuju Bantuan Asing Tangani Karhutla, BPNB: Kita Lihat Bantuan Apa Saja

Prabowo Setuju Bantuan Asing Tangani Karhutla, BPNB: Kita Lihat Bantuan Apa Saja

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Jejak Akademis dan Desa, Rektor IPB Alim Setiawan Slamet Kini Resmi Jabat Wamentan

Jejak Akademis dan Desa, Rektor IPB Alim Setiawan Slamet Kini Resmi Jabat Wamentan

Bogor | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Wacana Pemakzulan Gibran Macet di DPR dan Istana, Elite Politik Masih Wait and See

Wacana Pemakzulan Gibran Macet di DPR dan Istana, Elite Politik Masih Wait and See

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:38 WIB

Penyerangan Bersenjata di Kampung Ambon, Polisi Uji Balistik Selongsong Peluru

Penyerangan Bersenjata di Kampung Ambon, Polisi Uji Balistik Selongsong Peluru

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Urutan Memakai Pensil Alis, Browcara, dan Concealer agar Hasilnya Rapi dan Natural

Urutan Memakai Pensil Alis, Browcara, dan Concealer agar Hasilnya Rapi dan Natural

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Kekerasan terhadap Perempuan Terus Meningkat, Anggaran Komnas Perempuan Malah Dipangkas pada 2027

Kekerasan terhadap Perempuan Terus Meningkat, Anggaran Komnas Perempuan Malah Dipangkas pada 2027

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Bekas Musuh Orba Sentil Ego Prabowo: Atasi Karhutla Harus Kerjasama, Timor Leste Siap Bantu

Bekas Musuh Orba Sentil Ego Prabowo: Atasi Karhutla Harus Kerjasama, Timor Leste Siap Bantu

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:34 WIB

×