Gubernur Kaltim ke Singapura Saat Karhutla, Pakar Soroti Etika dan Empati Kepemimpinan

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:11 WIB
Gubernur Kaltim ke Singapura Saat Karhutla, Pakar Soroti Etika dan Empati Kepemimpinan
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud (diskominfo.kaltimprov.go.id)
baca 10 detik
  • Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud berlibur ke Singapura saat warganya menderita kabut asap pada 15 Oktober 2026.
  • Pakar UGM Agustinus Subarsono menyatakan izin Kemendagri sah secara hukum namun mengabaikan etika serta empati publik.
  • Sikap abai tersebut berpotensi merusak karier politik jangka panjang akibat menurunnya kepercayaan masyarakat yang terdampak krisis.

Suara.com - Di saat warga Kalimantan Timur susah payah melawan sesak napas akibat pekatnya kabut asap karhutla, Gubernur Rudy Mas'ud justru tertangkap kamera tersenyum manis bersama sang istri di Singapura. 

Pakar Kebijakan Publik UGM, Agustinus Subarsono, menilai dalih general check up itu sebagai potret gamblang matinya sensitivitas dan hilangnya etika kepemimpinan seorang pejabat publik.

"Dari sisi legal formal tindakan kepala daerah bisa dikategorikan tidak salah karena secara formal sudah seizin atasannya, yakni Kemendagri sesuai dengan regulasi yang berlaku," kata Subarsono kepada Suara.com, Kamis (15/10/2026).

Namun, kata Subarsono, tindakan Rudy tidak bisa semata-mata diukur dari aspek legal formal. Sebagai pejabat publik yang dipilih langsung oleh masyarakat, gubernur dituntut mempertanggungjawabkan keputusan dan tindakannya secara politik serta moral, terlebih ketika warga menghadapi bencana.

Kepatuhan terhadap aturan tidak otomatis membuat keputusan seorang kepala daerah pantas secara etis.

"Dalam situasai bencana akibat karhutla yang mengakibatkan wilayah dipenuhi asap pekat, maka kepala daerah sepantasnya berada di wilayahnya tidak pergi ke daerah lain, bahkan ke luar negeri sebagai wujud komitmennya terhadap sumpah jabatannya, untuk lebih mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi," ujarnya.

Ia mempertanyakan urgensi perjalanan ke luar negeri apabila alasannya untuk menjalani pemeriksaan kesehatan atau general check-up. Alasan tersebut tidak serta-merta menghapus persoalan etika.

"Izin atasan untuk general check up ke luar negeri sekadar pemenuhan aspek legal formal (legal accountability) di satu pihak, tetapi pihak lain menunjukkan sensitivitas politik dan empati kepala daerah yang rendah pada masyarakat," tegasnya. 

Lebih jauh, Subarsono menekankan bahwa kepemimpinan sosial dan politik dalam sistem demokrasi membutuhkan akuntabilitas yang jauh lebih luas ketimbang sekadar selembar surat izin atasan.

baca juga

Kritik terhadap Rudy pun tidak tepat jika sekadar dianggap sebagai reaksi emosional warga. Masyarakat memiliki hak untuk menuntut kinerja pejabat yang digaji menggunakan uang negara, terlebih ketika keselamatan dan kesehatan publik terancam. 

"Ini bukan persoalan baper, tetapi lebih pada fenomena kesadaran politik warga yang mulai meningkat di era demokrasi untuk berani bersuara. Di negara demokrasi, seorang pemimpin perlu mendengarkan dan memenuhi tuntutan warganya sebagai konsekuensi dia dipilih oleh warganya," ujarnya.

Sikap abai terhadap penderitaan publik ini diprediksi membawa dampak jangka panjang terhadap karier politik Rudy Mas'ud. 

Momentum bencana, kata Subarsono, seharusnya menjadi kesempatan bagi kepala daerah untuk membuktikan keberpihakan kepada masyarakat sekaligus membangun kembali kepercayaan politik. Bukan justru menempatkan urusan pribadi di atas kepentingan warga yang tengah menghadapi krisis.

"Urusan pribadi lebih baik di nomor sekian, bukan malah nomor satu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Setuju Bantuan Asing Tangani Karhutla, BPNB: Kita Lihat Bantuan Apa Saja

Prabowo Setuju Bantuan Asing Tangani Karhutla, BPNB: Kita Lihat Bantuan Apa Saja

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Bekas Musuh Orba Sentil Ego Prabowo: Atasi Karhutla Harus Kerjasama, Timor Leste Siap Bantu

Bekas Musuh Orba Sentil Ego Prabowo: Atasi Karhutla Harus Kerjasama, Timor Leste Siap Bantu

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Kabut Asap Lintas Negara, Jangan Biarkan Tanggung Jawab Menguap

Kabut Asap Lintas Negara, Jangan Biarkan Tanggung Jawab Menguap

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Terkini

Gubernur Kaltim ke Singapura Saat Karhutla, Pakar Soroti Etika dan Empati Kepemimpinan

Gubernur Kaltim ke Singapura Saat Karhutla, Pakar Soroti Etika dan Empati Kepemimpinan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Misi Penaklukan Misano: Ramadhipa Siap Mengunci Top 3 Moto3 Junior 2026

Misi Penaklukan Misano: Ramadhipa Siap Mengunci Top 3 Moto3 Junior 2026

Sport | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Lapangan Kerja RI Seret, Menperin: Anak Muda Silahkan Kabur ke Luar Negeri!

Lapangan Kerja RI Seret, Menperin: Anak Muda Silahkan Kabur ke Luar Negeri!

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:08 WIB

Polisi Bongkar Markas Operator Judol di Vila Cianjur, Sembilan Orang Ditangkap

Polisi Bongkar Markas Operator Judol di Vila Cianjur, Sembilan Orang Ditangkap

Jabar | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:06 WIB

TNI Respons Putusan MK soal UU Peradilan Militer, Maruli Janji Pelajari untuk Revisi

TNI Respons Putusan MK soal UU Peradilan Militer, Maruli Janji Pelajari untuk Revisi

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Ironi Guru di Indonesia: Tunjangan Tak Kunjung Cair Sampai Harus Ngutang Bensin buat Mengajar

Ironi Guru di Indonesia: Tunjangan Tak Kunjung Cair Sampai Harus Ngutang Bensin buat Mengajar

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Pertamina Patra Niaga Imbau Warga Tak Salahgunakan BBM Subsidi di Bali

Pertamina Patra Niaga Imbau Warga Tak Salahgunakan BBM Subsidi di Bali

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Rekonstruksi Makna YOLO: Hidup Cuma Sekali, tapi Masa Depan Butuh Biaya

Rekonstruksi Makna YOLO: Hidup Cuma Sekali, tapi Masa Depan Butuh Biaya

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Gubernur Bali Buka Suara Terkait Video Viral Bertengkar dengan Pegawai SPBU

Gubernur Bali Buka Suara Terkait Video Viral Bertengkar dengan Pegawai SPBU

Bali | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Memilih Pangan Sehat Tak Cukup Lihat Satu Bahan, Ini yang Perlu Diperhatikan

Memilih Pangan Sehat Tak Cukup Lihat Satu Bahan, Ini yang Perlu Diperhatikan

Health | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:53 WIB

×