Komisi II DPR Minta Anggota KPU Terlibat Pasal Selundupan Gibran Diblacklist

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:23 WIB
Komisi II DPR Minta Anggota KPU Terlibat Pasal Selundupan Gibran Diblacklist
Anggota DPR RI Fraksi PKS, Mardani Ali Sera. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera meminta anggota KPU RI periode 2022-2027 yang terlibat penyusunan pasal bermasalah dalam PKPU Nomor 19 Tahun 2023 dilarang mengikuti seleksi periode berikutnya pada Kamis, 22 Oktober 2026.
  • Mardani menyatakan di Komplek Parlemen Jakarta bahwa aturan tersebut memuat dispensasi yang tidak pernah dibahas bersama DPR dan bertentangan dengan prinsip hukum.
  • Pemerintah dan DPR telah merampungkan proses administrasi pembentukan Panitia Seleksi calon anggota KPU RI yang dijadwalkan segera diumumkan ke publik.

Suara.com - Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera menilai anggota KPU RI periode 2022-2027 yang terlibat dalam penyusunan pasal selundupan pada PKPU Nomor 19 Tahun 2023 tidak boleh diberi kesempatan untuk mengikuti kembali seleksi calon anggota KPU RI periode 2027-2032.

Hal itu ditenggarai adanya Pasal 18 ayat (3) PKPU 19/2023 diduga sebagai aturan yang turut serta meloloskan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden hingga menjadi Wapres.

Mardani mendorong agar pihak-pihak yang terlibat dalam kemunculan pasal bermasalah tersebut diungkap secara transparan kepada publik serta ditandai agar tidak lolos dalam proses seleksi mendatang.

"Pendapat saya, siapa pun yang terdapat pasal ini harus diungkap dan diberi tanda tidak boleh masuk ke dalam seleksi ke depan," ujar Mardani di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai pasal tersebut bertentangan dengan prinsip kesamaan kedudukan di mata hukum dan pemerintahan.

Ia juga menegaskan bahwa pasal bermasalah itu sama sekali tidak pernah dibahas bersama Komisi II DPR RI.

"Kami menilai Pasal 18 Ayat 3 itu tidak dibahas. Jadi kalau itu ada, karena itu pemberian dispensasi yang sangat bertentangan dengan kesamaan kedudukan di dalam hukum dan pemerintahan," ujarnya.

"Saya waktu itu pendukung Anies, teman PDI-P pendukung Ganjar, kalau ada pasal itu pasti kami akan... pendukung Prabowo juga saya yakin pasti akan mempersoalkan ini," tegasnya.

Selain menyoroti rekam jejak calon penyelenggara pemilu, Mardani juga mengingatkan pentingnya integritas dan kapasitas para anggota Panitia Seleksi (Pansel) calon anggota KPU RI agar terhindar dari praktik titipan pihak tertentu.

baca juga

"Catatan paling utama pilih disebutnya Pansel ya, Panitia Seleksi, yang punya integritas dan punya kapasitas. Jangan pilih yang punya keinginan, sehingga nanti memudahkan titipan, nggak boleh," pungkasnya.

Sebelumnya, Mardani angkat bicara mengenai perkembangan pembentukan Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Berdasarkan Pasal 22 Ayat (8) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, pembentukan timsel seharusnya ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Kepres) paling lambat enam bulan sebelum masa keanggotaan KPU berakhir. Mengacu hal itu ada Oktober 2026 setidaknya Tim Pansel harus sudah dibentuk.

Mardani menjelaskan, bahwa secara batas waktu jadwal, penetapan tersebut idealnya sudah terlaksana pada pertengahan Oktober 2026.

Ia mengonfirmasi bahwa proses administrasi di tingkat pemerintah dan DPR RI sebenarnya telah rampung.

"Mestinya 12 Oktober 2026. Saya sudah komunikasi dengan Dirjen Polpum. Dirjen Polpum sudah mengirimkan surat ke Presiden, kemudian saya kontak Wakil Ketua DPR Pak Dasco, sudah jadi," ujar Mardani di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Ia menambahkan, bahwa publik hanya tinggal menunggu waktu sampai komposisi timsel tersebut dipublikasikan secara resmi oleh pemerintah.

"Tinggal belum diumumkan. Nanti sebentar lagi akan diumumkan," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Beri Catatan Kritis dari Pangan hingga Kesejahteraan Guru

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Beri Catatan Kritis dari Pangan hingga Kesejahteraan Guru

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Usul Unsur Kerugian Negara Dihapus dari Korupsi, Luhut Disentil Dua Politisi PKS

Usul Unsur Kerugian Negara Dihapus dari Korupsi, Luhut Disentil Dua Politisi PKS

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Tim Seleksi Anggota KPU Yang Baru Sudah Jadi, Tinggal Diumumkan Prabowo Dalam Waktu Dekat

Tim Seleksi Anggota KPU Yang Baru Sudah Jadi, Tinggal Diumumkan Prabowo Dalam Waktu Dekat

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:45 WIB

PKS Jajaki Komunikasi dengan Partai Lain soal Polemik Ijazah Gibran

PKS Jajaki Komunikasi dengan Partai Lain soal Polemik Ijazah Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:11 WIB

Resmi Jadi Tergugat, Gibran Berhak Membela Diri dalam Gugatan Ijazah Sekolah

Resmi Jadi Tergugat, Gibran Berhak Membela Diri dalam Gugatan Ijazah Sekolah

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:02 WIB

Respons Inisiatif PKS Soal Ijazah Gibran, Komarudin PDIP: Dulu Saya Bicara Malah Dibully

Respons Inisiatif PKS Soal Ijazah Gibran, Komarudin PDIP: Dulu Saya Bicara Malah Dibully

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Soal Polemik Ijazah Gibran, Bahlil: Golkar Taat Hukum

Soal Polemik Ijazah Gibran, Bahlil: Golkar Taat Hukum

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Respons Polemik Ijazah Gibran, PKS Tugaskan Fraksi DPR Jajaki Langkah Politik di Senayan

Respons Polemik Ijazah Gibran, PKS Tugaskan Fraksi DPR Jajaki Langkah Politik di Senayan

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:21 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Busuk Membandel di dalam Kulkas Mati?

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Busuk Membandel di dalam Kulkas Mati?

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Beri Catatan Kritis dari Pangan hingga Kesejahteraan Guru

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Beri Catatan Kritis dari Pangan hingga Kesejahteraan Guru

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Saat Pesantren dan Ormas Islam Jadi Pahlawan Pendidikan di Pelosok Bogor

Saat Pesantren dan Ormas Islam Jadi Pahlawan Pendidikan di Pelosok Bogor

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Pakai Minyak Zaitun atau Body Lotion Dulu Biar Kulit Glowing? Ini Urutannya yang Tepat

Pakai Minyak Zaitun atau Body Lotion Dulu Biar Kulit Glowing? Ini Urutannya yang Tepat

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Bocoran Rapat Kabinet, Prabowo Mau Renovasi 407 RS di Seluruh Indonesia

Bocoran Rapat Kabinet, Prabowo Mau Renovasi 407 RS di Seluruh Indonesia

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Khalid Basalamah Ungkap Biaya Percepatan Haji US$4.500 per Jemaah di Sidang Korupsi

Khalid Basalamah Ungkap Biaya Percepatan Haji US$4.500 per Jemaah di Sidang Korupsi

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Penyebab Rupiah Meloyo dan Betah di Level Rp18.000 Hari Ini

Penyebab Rupiah Meloyo dan Betah di Level Rp18.000 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:05 WIB

1.000 Beasiswa Dokter Spesialis Dibuka Tahun Ini, Mayoritas Lewat LPDP

1.000 Beasiswa Dokter Spesialis Dibuka Tahun Ini, Mayoritas Lewat LPDP

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:02 WIB

Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali

Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Pemuda Tambora Curi 2 Karung Bawang Punya Kakak Ipar, Hasilnya Buat Beli Tembakau Sintetis

Pemuda Tambora Curi 2 Karung Bawang Punya Kakak Ipar, Hasilnya Buat Beli Tembakau Sintetis

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:58 WIB

×