Klarifikasi Lengkap Menhaj Gus Irfan Soal Isu Anak Jadi Tenaga Ahli di Kementerian Haji

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:27 WIB
Klarifikasi Lengkap Menhaj Gus Irfan Soal Isu Anak Jadi Tenaga Ahli di Kementerian Haji
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan. (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf meluruskan isu nepotisme terkait pengangkatan anaknya sebagai tenaga ahli kementerian.
  • Keluarga dan santri membantu operasional awal instansi tanpa gaji selama berbulan-bulan karena ketiadaan struktur organisasi dan staf.
  • Keterbatasan jumlah pegawai membuat kementerian mengerahkan seluruh sumber daya dan tenaga tambahan demi menjaga kelancaran pelayanan jemaah.

Suara.com - Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf buka suara terkait kabar pengangkatan anaknya sebagai tenaga ahli di lingkungan kementerian yang dipimpinnya.

Penjelasan ini disampaikan untuk meluruskan isu nepotisme yang beredar di masyarakat belakangan ini.

Pria yang akrab disapa Gus Irfan itu membeberkan kondisi awal saat dirinya dan Wakil Menteri dilantik memimpin Badan Penyelenggara (BP) Haji pada akhir Oktober 2024 lalu.

Saat itu, lembaga baru tersebut belum memiliki struktur organisasi, perkantoran, maupun jajaran staf pendukung.

"Keluar dari istana kita enggak punya staf, kita enggak punya kantor, kita enggak punya apa-apa," kata Irfan ditemui di Yogyakarta, Jumat (23/10/2026).

Ia menjelaskan situasi serba terbatas pada masa awal pembentukan instansi membuat sejumlah pihak terdekat berinisiatif memberikan bantuan secara langsung.

Bantuan tersebut mencakup peran santri hingga anggota keluarga yang secara sukarela membantu operasional awal tanpa menuntut kompensasi.

"Akhirnya Bang Dahnil (Wamenhaj sekarang) disambut timnya di kebetulan beliau dari Kementerian Pertahanan, saya disambut santri-santri saya dan sama anak saya. Dan mereka ini yang tanpa diminta membantu pembentukan badan penyelenggara haji itu. Tanpa gaji tanpa apa-apa selama 3 atau 4 bulan. Itu yang terjadi," ungkapnya.

Mantan Kepala BP Haji itu melanjutkan bahwa setelah lembaga resmi bertransformasi menjadi Kementerian Haji dan Umrah, beberapa pihak yang sebelumnya membantu sukarela dialihkan menjadi tenaga ahli, sementara sebagian lainnya kembali ke kegiatan asal.

baca juga

"Sampai kemudian ada beberapa yang saya masukkan menjadi tenaga ahli, ada sebagian kembali ke basic-nya tuh ada yang balik ke pondok, ada yang balik ini, karena mereka hanya sekadar ikhlas membantu," tuturnya.

Gus Irfan menegaskan bahwa penunjukan posisi staf khusus maupun tenaga ahli di kementeriannya masih berada di bawah batas maksimal kuota yang diizinkan oleh regulasi.

"Kementerian Haji, sebagai menteri saya punya hak untuk menetapkan tiga staf khusus, saya ambil cuma satu. Saya dapat lima tenaga ahli, saya ambil cuma empat," tandasnya.

Irfan bilang selain faktor historis pembentukan instansi, keputusan memfungsikan sumber daya yang ada didasari oleh ketimpangan jumlah pegawai yang sangat signifikan.

Analisis jabatan mencatat kementeriannya membutuhkan sekitar 7.000 pegawai. Namun personel yang tersedia saat ini baru mencapai sekitar 3.200 orang.

"Karena itu semua sumber daya kita kerahkan. Termasuk outsourcing-outsourcing kita kerahkan untuk menutup kekurangan itu. Dan alhamdulillah 2026 dianggap sebagai haji yang paling berhasil dibanding tahun-tahun sebelumnya," ungkapnya.

Ia menyebut bahwa langkah pemanfaatan seluruh potensi yang ada murni dilakukan demi menjaga kontinuitas pelayanan jemaah haji di tengah masa transisi dan keterbatasan sumber daya manusia.

"Karena itu dengan berbagai kelemahan, dengan kekurangan kita ambil mana yang bisa dalam rangka memberikan pelayanan kepada jemaah haji," ujarnya.

Ditambahkan Gus Irfan bahwa penggunaan tenaga tambahan dan outsourcing tersebut bersifat sementara, dan akan dikembalikan secara bertahap begitu porsi pegawai tetap kementerian telah terpenuhi secara ideal.

Meskipun dalam hal ini ia tak menjelaskan lebih lanjut terkait posisi dua anaknya saat ini apakah masih berstatus sebagai tenaga ahli atau tidak.

"Pada saatnya nanti semua tenaga tercukupi maka outsourcing-outsourcing akan secara bertahap kita kembalikan-kembalikan lagi. Itu yang terjadi," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Netizen Murka Gus Irfan Angkat 2 Anak Jadi Penasihat Menteri Haji: KKN Bangkit Lagi

Netizen Murka Gus Irfan Angkat 2 Anak Jadi Penasihat Menteri Haji: KKN Bangkit Lagi

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Saiful Mujani Sindir Gus Irfan Angkat 2 Anaknya Jadi Tenaga Ahli Menteri Haji: Udah Dekat Kiamat

Saiful Mujani Sindir Gus Irfan Angkat 2 Anaknya Jadi Tenaga Ahli Menteri Haji: Udah Dekat Kiamat

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:12 WIB

Viral Menteri Haji Gus Irfan Diduga Angkat 2 Anaknya Jadi Tenaga Ahli Menhaj

Viral Menteri Haji Gus Irfan Diduga Angkat 2 Anaknya Jadi Tenaga Ahli Menhaj

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Dana Haji Rp185,73 Triliun Jadi Sorotan, Kemenhaj Dorong Penguatan BPKH

Dana Haji Rp185,73 Triliun Jadi Sorotan, Kemenhaj Dorong Penguatan BPKH

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:23 WIB

Muthowwif Sindir Jemaah Lansia, Kemenhaj Pikirkan Sanski Blacklist

Muthowwif Sindir Jemaah Lansia, Kemenhaj Pikirkan Sanski Blacklist

News | Senin, 28 September 2026 | 15:00 WIB

Kemenhaj Periksa 19 Saksi Terkait Dugaan Manipulasi Nomor Porsi Haji di Jatim

Kemenhaj Periksa 19 Saksi Terkait Dugaan Manipulasi Nomor Porsi Haji di Jatim

News | Minggu, 20 September 2026 | 11:15 WIB

Membludak, 75 Ribu Orang Daftar Petugas Haji, Tes CAT Terpaksa Dibagi Dua Gelombang

Membludak, 75 Ribu Orang Daftar Petugas Haji, Tes CAT Terpaksa Dibagi Dua Gelombang

News | Jum'at, 04 September 2026 | 17:04 WIB

75 Ribu Orang Berebut Jadi Petugas Haji, yang Lolos Tak Sampai 1.000

75 Ribu Orang Berebut Jadi Petugas Haji, yang Lolos Tak Sampai 1.000

News | Rabu, 02 September 2026 | 19:18 WIB

Terkini

Klarifikasi Lengkap Menhaj Gus Irfan Soal Isu Anak Jadi Tenaga Ahli di Kementerian Haji

Klarifikasi Lengkap Menhaj Gus Irfan Soal Isu Anak Jadi Tenaga Ahli di Kementerian Haji

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:27 WIB

Virus Misterius Shamonda Ditemukan Menginfeksi Manusia

Virus Misterius Shamonda Ditemukan Menginfeksi Manusia

Health | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:24 WIB

4 Ampoule Korea Hyaluronic Acid Lembapnya Tahan Lama agar Skin Barrier Kuat

4 Ampoule Korea Hyaluronic Acid Lembapnya Tahan Lama agar Skin Barrier Kuat

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Wantimpres Diisi Banyak Tokoh Nasional, Prabowo Beri Sanjungan: Ngeri

Wantimpres Diisi Banyak Tokoh Nasional, Prabowo Beri Sanjungan: Ngeri

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Kekayaan Cristiano Ronaldo 2026: Per Detik Rp137 Ribu, Per Menit Rp8 Juta

Kekayaan Cristiano Ronaldo 2026: Per Detik Rp137 Ribu, Per Menit Rp8 Juta

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Menembus Medan Flores, Menemukan Semangat Belajar Anak-anak di Pedalaman

Menembus Medan Flores, Menemukan Semangat Belajar Anak-anak di Pedalaman

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Lapor ke Prabowo, Kapolri Ungkap Belasan Korporasi Jadi Tersangka Karhutla hingga Asing Disinggung

Lapor ke Prabowo, Kapolri Ungkap Belasan Korporasi Jadi Tersangka Karhutla hingga Asing Disinggung

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:15 WIB

243 Orang dan 13 Korporasi Jadi Tersangka Karhutla, Lahan Terbakar Tembus 35 Ribu Hektar

243 Orang dan 13 Korporasi Jadi Tersangka Karhutla, Lahan Terbakar Tembus 35 Ribu Hektar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:12 WIB

Rekomendasi HP 5G Terbaik untuk Pemakaian Jangka Panjang: Awet Performa dan Baterai Badak

Rekomendasi HP 5G Terbaik untuk Pemakaian Jangka Panjang: Awet Performa dan Baterai Badak

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sekolah di Rumpin Dibobol Maling, Sejumlah Laptop dan Peralatan Elektronik Raib

Sekolah di Rumpin Dibobol Maling, Sejumlah Laptop dan Peralatan Elektronik Raib

Bogor | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:03 WIB

×