Singapura Niat Pakai Energi Nuklir untuk Listrik Setelah Indonesia Mau Sunat Kiriman Gas

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:29 WIB
Singapura Niat Pakai Energi Nuklir untuk Listrik Setelah Indonesia Mau Sunat Kiriman Gas
Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong (dok. BAKOM)
baca 10 detik
  • Singapura menuntut Indonesia mematuhi kontrak komersial gas usai terjadinya pemotongan ekspor pasokan.

  • Penurunan ekspor gas dialihkan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan listrik domestik yang meningkat.

  • Singapura mulai mengkaji opsi energi nuklir bersama IAEA untuk memperkuat ketahanan energi.

Suara.com - Singapura menuntut seluruh pihak penandatangan kontrak komersial pasokan gas untuk tetap memenuhi komitmen hukum mereka. Langkah tegas ini muncul setelah Indonesia memangkas ekspor pasokan gas alamnya ke wilayah Singapura. Singapura bahkan berpikir menggunakan energi nuklir sebagai penggantinya.

Impor gas harian Singapura berkurang sebesar 31 juta standar kaki kubik akibat pengalihan pasokan tersebut. Meski demikian, Otoritas Pasar Energi Singapura mengonfirmasi pemotongan ini hanya mencakup kurang dari 2 persen total kebutuhan harian negara.

Pembatasan ekspor dari Indonesia ini terjadi karena regulator minyak dan gas bumi SKK Migas mengalihkan alokasi gas untuk kebutuhan listrik domestik. Situasi ini langsung menguji ketahanan pasokan daya Singapura yang selama ini bergantung pada jalur pipa tetangganya.

“Pasokan gas diatur melalui kontrak-kontrak komersial. Kami mengharapkan semua pihak untuk memenuhi komitmen mereka, dan pihak pengimpor gas Singapura akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna melindungi hak serta kepentingannya berdasarkan kontrak-kontrak tersebut,” ujar Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, dikutip dari CNA.

Singapura sebenarnya telah mengantisipasi risiko gangguan pasokan energi pipa ini sejak jauh hari. Investasi besar pada terminal gas alam cair (LNG) memungkinkan Singapura mengimpor dari berbagai negara secara fleksibel.

Negara tetangga ini menyadari kebergantungan pada gas alam harus segera dikurangi demi keandalan listrik jangka panjang. Pemerintah Singapura kini mulai mengkaji secara mendalam pemanfaatan potensi energi nuklir sebagai alternatif bersih.

Proses peninjauan kemampuan nasional terkait adopsi nuklir akan dimulai pada 2027 bersama Badan Energi Atom Internasional (IAEA). Penilaian bertahap ini akan menentukan tingkat kesiapan infrastruktur serta komitmen keamanan negara.

“Dapat dipahami bahwa terdapat kekhawatiran mengenai keamanan tenaga nuklir di negara yang kecil dan padat penduduk seperti Singapura. Kami menanggapi kekhawatiran tersebut dengan sangat serius. Keamanan harus diutamakan,” ujar Wong.

“Namun, kita tidak boleh mengesampingkan suatu opsi hanya karena opsi tersebut sulit atau kontroversial. Kita harus mengkaji risiko dan konsekuensi yang menyertainya secara cermat, melibatkan masyarakat Singapura, dan pada akhirnya mengambil keputusan yang tepat demi menjamin masa depan energi kita,” kata Wong.

baca juga

Kebutuhan daya listrik Singapura diproyeksikan melonjak drastis seiring tingginya lonjakan konsumsi pada sektor komputasi masa depan. Kesiapan energi menjadi syarat mutlak untuk menopang ekonomi berbasis ide dan talenta global.

Di tengah kondisi dunia yang kian bergejolak, Singapura memilih memperkuat kemitraan strategis dengan berbagai negara. Langkah ini dibuktikan melalui kunjungan diplomatik intensif para pejabat tinggi ke Swedia, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

Reputasi sebagai mitra terpercaya dan hub global yang andal menjadi aset utama Singapura dalam menarik investasi berkualitas tinggi. Masuknya modal asing secara berkelanjutan ini terbukti memicu pertumbuhan ekonomi serta membuka lapangan kerja baru.

“Menangani berbagai persoalan saat ini hanyalah sebagian dari tugas kita. Kita juga harus mempersiapkan Singapura untuk masa depan—artinya kita perlu melihat ke depan, mengantisipasi masalah, dan bertindak sebelum masalah tersebut menjadi semakin sulit untuk dipecahkan,” ujar Wong.

“Pertimbangkan ekonomi masa depan. Ekonomi tersebut akan tetap digerakkan oleh gagasan dan talenta, namun daya komputasi akan menjadi semakin penting, dan hal itu membutuhkan energi dalam jumlah yang sangat besar,” kata Wong.

“Kita tetap menjadi mitra tepercaya serta tempat yang menarik bagi dunia usaha dan para investor,” kata Wong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isu Tokoh Oposisi Temui Dubes Singapura Viral, Gerindra Turun Tangan

Isu Tokoh Oposisi Temui Dubes Singapura Viral, Gerindra Turun Tangan

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Bahlil Evaluasi Volume Ekspor Gas:Demi Kebutuhan Domestik dan Industri Petrokimia

Bahlil Evaluasi Volume Ekspor Gas:Demi Kebutuhan Domestik dan Industri Petrokimia

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Mulai Hari Ini, Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura

Mulai Hari Ini, Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Terkini

Drakor The Substitute Tayang 23 November, Ungkap Sisi Gelap Dunia Sekolah

Drakor The Substitute Tayang 23 November, Ungkap Sisi Gelap Dunia Sekolah

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Singapura Niat Pakai Energi Nuklir untuk Listrik Setelah Indonesia Mau Sunat Kiriman Gas

Singapura Niat Pakai Energi Nuklir untuk Listrik Setelah Indonesia Mau Sunat Kiriman Gas

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:29 WIB

Hampir 4 Bulan Tak Hujan, Palembang Akhirnya Diguyur Hujan di Tengah Kepungan Asap Karhutla

Hampir 4 Bulan Tak Hujan, Palembang Akhirnya Diguyur Hujan di Tengah Kepungan Asap Karhutla

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:26 WIB

419 Hunian Tetap Semeru di Lumajang Kosong, Pemkab Verifikasi untuk Penataan

419 Hunian Tetap Semeru di Lumajang Kosong, Pemkab Verifikasi untuk Penataan

Jatim | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Kendal Tornado FC Gagal Gusur Deltras, Manajemen Tetap Gas Target Liga 1

Kendal Tornado FC Gagal Gusur Deltras, Manajemen Tetap Gas Target Liga 1

Jawa Tengah | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid, Negara Masih Sangat Kuat

Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid, Negara Masih Sangat Kuat

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Kenapa Halloween Dirayakan Setiap Tanggal 31 Oktober? Ini Sejarahnya

Kenapa Halloween Dirayakan Setiap Tanggal 31 Oktober? Ini Sejarahnya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Tegur Terduga Pencuri Motor di Palembang, Polisi Ditembak hingga Peluru Nyaris Kena Kepala

Tegur Terduga Pencuri Motor di Palembang, Polisi Ditembak hingga Peluru Nyaris Kena Kepala

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades

Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:08 WIB

×