Fitnah Temui Dubes Singapura, Dino Patti Djalal Duga Ada 'Tim Siluman' Penyebar Hoaks

M Nurhadi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:53 WIB
Fitnah Temui Dubes Singapura, Dino Patti Djalal Duga Ada 'Tim Siluman' Penyebar Hoaks
Dino Patti Djalal, menilai demokrasi Indonesia saat ini masih berfungsi dengan baik. [Suara.com/Faqih]
baca 10 detik
  • Mantan Wamenlu Dino Patti Djalal menyatakan dirinya menjadi korban informasi fiktif terorganisir di media sosial.
  • Dino berada di Perth, Australia, saat narasi bohong pertemuan dengan Dubes Singapura disebarkan.
  • Dino berencana melaporkan kasus disinformasi yang merusak reputasi tersebut kepada Menteri Komunikasi dan Digital.

Suara.com - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, menyuarakan kekhawatiran mendalam terkait maraknya peredaran informasi fiktif di media sosial yang menyasar dirinya. Ia menduga kuat bahwa unggahan bohong yang mengklaim dirinya melanggar etika dan berkolusi dengan pihak asing diproduksi serta disebarkan secara masif oleh kelompok terorganisir yang ia juluki sebagai "tim siluman".

Isu tersebut bermula dari beredarnya sebuah unggahan di platform media sosial Instagram yang menyedot perhatian publik. Narasi fiktif tersebut menyebutkan bahwa Dino Patti Djalal mendatangi kediaman Duta Besar Singapura di Jakarta bersama pengamat politik Saiful Mujani.

Dino menekankan bahwa informasi tersebut sepenuhnya merupakan fabrikasi yang sengaja dirancang untuk merusak reputasinya dan menggiring persepsi negatif masyarakat.

Menyikapi kabar burung tersebut, Dino memberikan klarifikasi secara terbuka mengenai keberadaannya yang sebenarnya. Pada saat narasi bohong itu diembuskan, ia justru tengah berada di Perth, Australia, selama tiga hari penuh.

Kedatangannya ke Negeri Kanguru tersebut adalah untuk memenuhi undangan resmi sebagai pembicara dalam sesi diskusi perubahan iklim yang diselenggarakan oleh organisasi nonpemerintah internasional, Global Citizen. Ia menegaskan baru kembali ke Indonesia pada Selasa malam.

Dino juga menambahkan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah mengadakan pertemuan dengan Saiful Mujani dan tidak pernah menginjakkan kaki di rumah Duta Besar Singapura di Jakarta dalam kurun waktu bertahun-tahun, meskipun diplomat tersebut diakuinya sebagai sahabat baik.

Dino menduga ada motif politik jahat di balik pembentukan narasi palsu ini, yakni untuk merekayasa citra seolah-olah dirinya tidak nasionalis dan tengah melakukan kolusi dengan pemerintah Singapura.

Dalam pernyataannya di media sosial pribadi pada Minggu (25/10/2026), Dino membongkar modus operandi penyebaran disinformasi yang dinilainya sangat rapi dan sistematis.

"Yaitu suatu teknik di mana suatu tim yang tidak diketahui wujudnya, anggotanya, saya katakan tim siluman, mereka membuat berita-berita yang fiktif, posting di berbagai akun yang mereka buat sendiri," kata Dino dalam pernyataannya di media sosial pribadi, Minggu (25/10/2026).

baca juga

Ancaman Nyata Bagi Kebebasan Berpendapat

Pola kerja dari kelompok ini, menurut Dino, dirancang sedemikian rupa guna menciptakan ilusi opini publik. Dengan mengunggah narasi karangan tersebut di puluhan akun buatan mereka sendiri secara serentak, masyarakat luas digiring untuk percaya bahwa informasi itu berkembang secara spontan dari warga. Padahal, seluruh alur penyebarannya telah diskenariokan secara matang dari satu pusat komando.

"Ini adalah aksi yang terkoordinir, terorganisir, dan ada backing-nya, karena tidak mungkin mereka melakukan ini karena iseng," ujarnya.

Fenomena serangan disinformasi terencana ini dinilai Dino sebagai ancaman nyata bagi iklim demokrasi dan kebebasan berekspresi di Tanah Air.

Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat sipil, akademisi, serta tokoh yang aktif menyuarakan pandangan di ruang publik untuk senantiasa menguatkan kewaspadaan. Praktik pembunuhan karakter seperti ini diprediksi dapat menyasar siapa saja yang vokal menyampaikan pandangan kritis.

"Karena ini menurut saya adalah salah satu bentuk intimidasi terhadap freedom of speech," tulisnya.

Sebagai langkah konkret dalam merespons ancaman disinformasi terorganisir ini, Dino menyatakan bakal membawa persoalan tersebut secara langsung kepada Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid.

Ia meyakini rekam jejak Meutya yang berlatar belakang jurnalis senior akan memberikan perspektif yang jernih dalam memandang urgensi perlindungan masyarakat dari aksi rekayasa fakta.

Pengalaman Meutya di dunia jurnalistik dinilai menjadi modal penting untuk memahami betapa krusialnya menjaga kebebasan berpendapat sekaligus melindungi publik dari intimidasi digital.

Dino berharap Kementerian Komunikasi dan Digital dapat mengambil tindakan tegas terhadap jaringan akun anonim penyebar fitnah serta memperkuat ekosistem digital nasional agar tidak terus-menerus diracuni oleh manipulasi informasi yang merusak tatanan demokrasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dino Patti Djalal Bantah Isu Temui Dubes Singapura, Ungkap Sedang Berada di Australia

Dino Patti Djalal Bantah Isu Temui Dubes Singapura, Ungkap Sedang Berada di Australia

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:43 WIB

Singapura Niat Pakai Energi Nuklir untuk Listrik Setelah Indonesia Mau Sunat Kiriman Gas

Singapura Niat Pakai Energi Nuklir untuk Listrik Setelah Indonesia Mau Sunat Kiriman Gas

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:29 WIB

Isu Tokoh Oposisi Temui Dubes Singapura Viral, Gerindra Turun Tangan

Isu Tokoh Oposisi Temui Dubes Singapura Viral, Gerindra Turun Tangan

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Media Singapura: Prabowo Tuduh MSCI Mencoba Intimidasi Indonesia Setelah Pasar Saham Anjlok

Media Singapura: Prabowo Tuduh MSCI Mencoba Intimidasi Indonesia Setelah Pasar Saham Anjlok

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:23 WIB

Alasan Dino Patti Djalal, Singapura Mustahil Jatuhkan Indonesia

Alasan Dino Patti Djalal, Singapura Mustahil Jatuhkan Indonesia

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:02 WIB

Dino Patti Djalal Sebut Isu Konspirasi Singapura dan MSCI Jatuhkan Ekonomi Indonesia Tak Logis

Dino Patti Djalal Sebut Isu Konspirasi Singapura dan MSCI Jatuhkan Ekonomi Indonesia Tak Logis

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Terkini

Fitnah Temui Dubes Singapura, Dino Patti Djalal Duga Ada 'Tim Siluman' Penyebar Hoaks

Fitnah Temui Dubes Singapura, Dino Patti Djalal Duga Ada 'Tim Siluman' Penyebar Hoaks

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Persiapan Menuju PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng

Persiapan Menuju PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng

Jawa Tengah | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:52 WIB

Dari FYP ke Kamus: Slang Gen Z Bukti Kreativitas atau Kerusakan Bahasa?

Dari FYP ke Kamus: Slang Gen Z Bukti Kreativitas atau Kerusakan Bahasa?

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Apakah Bedak Marcks Cocok untuk Kulit Berminyak? Wajah Bebas Kilap Seharian

Apakah Bedak Marcks Cocok untuk Kulit Berminyak? Wajah Bebas Kilap Seharian

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:46 WIB

Review Natur Hair Shampoo Anti Dandruff , Mengandung Tea Tree Oil untuk Atasi Ketombe

Review Natur Hair Shampoo Anti Dandruff , Mengandung Tea Tree Oil untuk Atasi Ketombe

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Kebakaran Gunung Sumbing Padam, Ahmad Luthfi Minta Percepat Rehabilitasi

Kebakaran Gunung Sumbing Padam, Ahmad Luthfi Minta Percepat Rehabilitasi

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:44 WIB

5 Sunscreen yang Tidak Perih di Mata, Tear-Free dan Alcohol-Free untuk Kulit Sensitif

5 Sunscreen yang Tidak Perih di Mata, Tear-Free dan Alcohol-Free untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:41 WIB

Siap-siap Beli, Harga Emas Antam Diproyeksikan Turun ke Rp2,3 Juta/Gram

Siap-siap Beli, Harga Emas Antam Diproyeksikan Turun ke Rp2,3 Juta/Gram

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Pendapatan BUMI Diproyeksi Tembus US$1,62 Miliar di 2026, Ini Pendorongnya

Pendapatan BUMI Diproyeksi Tembus US$1,62 Miliar di 2026, Ini Pendorongnya

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:38 WIB

Siapkan Dana Rp1 Triliun, AMMN Gelar Buyback Saham

Siapkan Dana Rp1 Triliun, AMMN Gelar Buyback Saham

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:35 WIB

×