IPW Desak Prabowo Terbitkan Inpres soal Larangan Penggunaan Vape di Institusi Pemerintahan

Vania Rossa, Faqih Fathurrahman

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:01 WIB
IPW Desak Prabowo Terbitkan Inpres soal Larangan Penggunaan Vape di Institusi Pemerintahan
Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso. [Tangkapan layar YouTube]
baca 10 detik
  • Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso mendesak Presiden Prabowo menerbitkan Inpres pelarangan vape di instansi pemerintah pada Minggu, 25 Oktober 2026.
  • Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mendorong pelarangan vape di Medan pada Jumat, 23 Oktober 2026, karena kerap disamarkan untuk peredaran narkotika cair.
  • Pemberlakuan Inpres tersebut bertujuan mendukung komitmen Polri memberantas peredaran narkotika serta mengeliminasi penggunaan vape di tengah masyarakat.

Suara.com - Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Presiden Prabowo Subianto segera menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) terkait penggunaan vape di institusi pemerintahan, sebelum wacana pelarangan rokok elektrik itu dimasukkan ke dalam Undang-Undang Narkotika dan Psikotropika.

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso mengatakan, penerbitan Inpres diperlukan untuk mendukung komitmen Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam memberantas peredaran narkotika yang kerap disamarkan dalam cairan rokok elektrik atau vape.

Menurut Sugeng, vape berpotensi menjadi sarana peredaran narkotika karena zat terlarang dapat diubah dari bentuk padat menjadi cair, kemudian disamarkan dalam cairan rokok elektrik.

“Penggunaan vape di masyarakat bisa dieliminir, di samping menghilangkan peredaran narkotika cair,” kata Sugeng dalam keterangannya, Minggu (25/10/2026).

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto secara terbuka mendorong pelarangan vape dalam keterangan pers di Terminal Penumpang Bandar Deli Belawan, Medan, Jumat (23/10/2026).

Suyudi menilai, kejahatan narkotika global telah berkembang dari penggunaan zat berbentuk padat menjadi cair. Dalam praktiknya, vape kerap dimanfaatkan sebagai sarana penyelundupan dan konsumsi narkotika secara terselubung.

Ia menjelaskan, cairan narkotika yang dimasukkan ke dalam cartridge atau alat isi ulang vape sulit dibedakan dari cairan kimia biasa. Sindikat kejahatan terorganisasi juga menggunakan beragam aroma dan rasa buah untuk menyamarkan zat terlarang tersebut.

“Isi ulang ataupun isi cartridge-cartridge di dalam vape ya tidak bisa kita bedakan, yang sangat tersamar, sangat terkamuflase, wujudnya cair. Antara kimia biasa dengan kimia narkotika itu tidak bisa dibedakan,” kata Suyudi.

Dorongan pelarangan vape sebelumnya juga disampaikan Suyudi saat masih bertugas di Badan Narkotika Nasional (BNN). Ia menggagas usulan tersebut dalam rapat bersama Komisi III DPR yang membahas Rancangan Undang-Undang tentang Narkotika dan Psikotropika pada 7 April 2026.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ariana Grande Pertanyakan Kata Kokopan yang Viral Usai Pidato Prabowo

Ariana Grande Pertanyakan Kata Kokopan yang Viral Usai Pidato Prabowo

Entertainment | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Banpres Rp240 Miliar untuk Karhutla Kalbar, Bima Arya: Prioritas Daerah Paling Parah

Banpres Rp240 Miliar untuk Karhutla Kalbar, Bima Arya: Prioritas Daerah Paling Parah

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:22 WIB

Elektabilitas KDM Salip Prabowo, Bima Arya Tegaskan Komitmen PAN: Kawal Sampai Ujung!

Elektabilitas KDM Salip Prabowo, Bima Arya Tegaskan Komitmen PAN: Kawal Sampai Ujung!

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:37 WIB

Terkini

Ulasan Buku Yamihara: Teror Psikologis di Balik Interaksi Manusia

Ulasan Buku Yamihara: Teror Psikologis di Balik Interaksi Manusia

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Polisi Tangkap Bandar Sabu di Cengkareng, Sita 75,78 Gram Narkotika

Polisi Tangkap Bandar Sabu di Cengkareng, Sita 75,78 Gram Narkotika

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Fitnah Temui Dubes Singapura, Dino Patti Djalal Duga Ada 'Tim Siluman' Penyebar Hoaks

Fitnah Temui Dubes Singapura, Dino Patti Djalal Duga Ada 'Tim Siluman' Penyebar Hoaks

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Persiapan Menuju PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng

Persiapan Menuju PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng

Jawa Tengah | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:52 WIB

Dari FYP ke Kamus: Slang Gen Z Bukti Kreativitas atau Kerusakan Bahasa?

Dari FYP ke Kamus: Slang Gen Z Bukti Kreativitas atau Kerusakan Bahasa?

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Apakah Bedak Marcks Cocok untuk Kulit Berminyak? Wajah Bebas Kilap Seharian

Apakah Bedak Marcks Cocok untuk Kulit Berminyak? Wajah Bebas Kilap Seharian

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:46 WIB

Review Natur Hair Shampoo Anti Dandruff , Mengandung Tea Tree Oil untuk Atasi Ketombe

Review Natur Hair Shampoo Anti Dandruff , Mengandung Tea Tree Oil untuk Atasi Ketombe

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Kebakaran Gunung Sumbing Padam, Ahmad Luthfi Minta Percepat Rehabilitasi

Kebakaran Gunung Sumbing Padam, Ahmad Luthfi Minta Percepat Rehabilitasi

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:44 WIB

5 Sunscreen yang Tidak Perih di Mata, Tear-Free dan Alcohol-Free untuk Kulit Sensitif

5 Sunscreen yang Tidak Perih di Mata, Tear-Free dan Alcohol-Free untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:41 WIB

Siap-siap Beli, Harga Emas Antam Diproyeksikan Turun ke Rp2,3 Juta/Gram

Siap-siap Beli, Harga Emas Antam Diproyeksikan Turun ke Rp2,3 Juta/Gram

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:40 WIB

×