Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB
Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi
Mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (setneg.go.id)
baca 10 detik
  • Presiden ke-7 RI Joko Widodo dijadwalkan hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus Roy Suryo dan dr Tifa di PN Jakarta Timur pada 5 November 2026.
  • Pakar hukum pidana Trisno Raharjo menilai kesaksian dan penunjukan ijazah asli oleh Jokowi sangat menentukan arah pembuktian serta penyelesaian polemik di persidangan.
  • Status Jokowi sebagai warga negara biasa menegaskan prinsip kesetaraan di hadapan hukum dengan pengawalan sidang yang proporsional bagi mantan kepala negara.

Suara.com - Kehadiran Preisden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) secara langsung sebagai saksi pelapor dalam persidangan kasus dugaan ujaran kebencian yang melibatkan Roy Suryo dan dr Tifa dinilai sebagai langkah krusial.

Pakar Hukum Pidana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Trisno Raharjo, menegaskan bahwa kesaksian Jokowi sangat menentukan arah pembuktian di muka majelis hakim.

"Tentu saja (kehadiran Jokowi) penting, kemudian hal-hal yang memenuhi unsur itu apa saja, maka hakim bisa mendalami, penasihat hukum Roy Suryo misalnya, atau penasihat hukum dari dr Tifa, itu bisa mendalami, jaksa juga," kata Trisno, Sabtu (31/10/2026).

Selain kehadiran fisik, aspek pembuktian dokumen yang dibawa Jokowi di persidangan akan menjadi sorotan utama.

Trisno mengingatkan agar Jokowi membawa dan memperlihatkan dokumen ijazah yang asli di hadapan majelis hakim bukan sekadar salinan atau fotokopi.

Penunjukan bukti fisik asli oleh Jokowi di ruang sidang dianggap sebagai satu-satunya cara untuk menyelesaikan polemik yang selama ini bergulir di masyarakat.

"Pak Jokowi harus menunjukkan ijazah dong, kan sudah janji juga, 'waktu di pengadilan saya tunjukkan', harus dong ditunjukkan, jangan yang ditunjukkan fotokopi. Nah, kalau fotokopi enggak menyelesaikan masalah," ujarnya.

Proses pembuktian dokumen asli milik Jokowi tersebut perlu dilakukan secara cermat di ruang sidang.

Majelis hakim beserta tim penasihat hukum terdakwa memiliki hak untuk menguji serta membandingkan keabsahan dokumen yang dihadirkan Jokowi dengan bukti-bukti yang pernah dimunculkan sebelumnya.

baca juga

"Jadi, hakim juga tegas, "mana, pak, ijazahnya?" gitu. Nanti tinggal ditunjukkan, nanti semuanya melihat. Kan kalau di pengadilan kan pasti bisa melihat semua, memperhatikan," imbuhnya.

Pengadilan dan jaksa penuntut umum diimbau untuk tidak menyia-nyiakan kesediaan Jokowi yang telah menyatakan kesiapannya untuk hadir di persidangan.

Langkah menghadirkan Jokowi secara langsung di persidangan juga dipandang memindahkan beban akuntabilitas kepada majelis hakim dan jaksa.

Mengenai kedudukan hukum, status Jokowi saat ini yang merupakan warga negara biasa menegaskan prinsip kesetaraan di hadapan hukum (equality before the law).

Hal ini membuat pemanggilan dan pemeriksaan Jokowi di persidangan menjadi prosedur hukum standar yang tidak perlu diperdebatkan.

Aspek pengawalan dan pengamanan terhadap Jokowi selama persidangan berlangsung tetap perlu diperhatikan secara proporsional.

Protokol keamanan bagi Jokowi diperbolehkan mengingat statusnya sebagai mantan kepala negara, sepanjang tetap berada dalam porsi standar dan tidak berlebihan.

"Kalau saya secara prinsip enggak masalah, ada pengawalan, tapi ya standar saja," ujarnya.

Sebelumnya Penuntut Umum telah menyatakan bakal menghadirkan Jokowi dalam persidangan di PN Jakarta Timur pada Kamis, 5 November 2026 pekan depan. Jokowi sendiri telah menyatakan siap hadir di pengadilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, PN Jakarta Timur Koordinasi Pengamanan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:54 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, Refly Harun Siapkan Strategi

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, Refly Harun Siapkan Strategi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Hasto Akui Sudah Bertemu PKS Bahas Ijazah Gibran, Singgung Pemimpin Hasil Intervensi Orang Tua

Hasto Akui Sudah Bertemu PKS Bahas Ijazah Gibran, Singgung Pemimpin Hasil Intervensi Orang Tua

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:12 WIB

Duplikasi Gaya Jokowi Elektabilitas KDM Melejit di Bursa Capres 2029

Duplikasi Gaya Jokowi Elektabilitas KDM Melejit di Bursa Capres 2029

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Prabowo Ungkap Prinsip Luar Negeri: Jalankan 'Good Neighbor Policy' Sejak Era Jokowi

Prabowo Ungkap Prinsip Luar Negeri: Jalankan 'Good Neighbor Policy' Sejak Era Jokowi

Video | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Jokowi Diprediksi Tolak Geser Kaesang dari Ketum PSI, Pengamat: Jaga Marwah dan Karier Anaknya

Jokowi Diprediksi Tolak Geser Kaesang dari Ketum PSI, Pengamat: Jaga Marwah dan Karier Anaknya

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:38 WIB

Prabowo: Saya Ikuti Garis Politik Jokowi

Prabowo: Saya Ikuti Garis Politik Jokowi

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Terkini

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:44 WIB

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

×