Indonesia Tak Baik-baik Saja, Viral Ramai-ramai Rakyat Keluhkan Harga Mi Instan Naik

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 03 November 2026 | 10:26 WIB
Indonesia Tak Baik-baik Saja, Viral Ramai-ramai Rakyat Keluhkan Harga Mi Instan Naik
Mi instan pakai es krim (TikTok @florakuliner)
baca 10 detik
  • Harga mi instan ukuran kecil naik menjadi Rp 4000 per bungkus akibat rupiah melemah.

  • Warganet menyampaikan keluhan di media sosial mengenai lonjakan biaya hidup harian.

  • Beban ekonomi bertambah karena pelemahan rupiah dan PPN pembalut wanita 11 persen.

Suara.com - Kenaikan harga mi instan ukuran kecil yang kini menembus rata-rata Rp 4000 per bungkus memicu gelombang keluhan luas di tengah masyarakat. Lonjakan harga pangan pokok ini ditengarai terjadi akibat nilai tukar rupiah yang terus merosot terhadap dolar Amerika Serikat.

Tekanan ekonomi yang dirasakan warga semakin berat akibat beban pengeluaran harian yang melonjak tajam. Situasi ini langsung menjadi sorotan hangat di berbagai platform media sosial termasuk akun @pinterpolitik.

Sejumlah warganet ramai-ramai mencurahkan kekhawatiran mereka terkait hilangnya status mi instan sebagai penyelamat keuangan di akhir bulan. Perubahan biaya hidup ini memaksa konsumen berpikir ulang sebelum membeli kebutuhan pokok tersebut.

"Dulu, kalau tanggal tua datang, mi instan selalu jadi penyelamat. Sekarang, harga sebungkusnya pun mulai bikin mikir," tulis akun itu.

Keluhan serupa juga datang dari pengalaman konsumen yang terkejut mendapati lonjakan harga produk makanan instan di tempat berbeda. Pengeluaran harian kini terasa jauh lebih menguras kantong dari sebelumnya.

"Jd inget, beli mie goreng di lawson myeongdong, tau tau pas bayar 60rb, udahnya kaget sendiri."

Lonjakan harga jual di pasaran tidak terlepas dari lonjakan biaya produksi yang dialami para pelaku industri pangan. Bahan baku utama pembuatan mi dilaporkan mengalami kenaikan harga secara drastis dalam beberapa waktu terakhir.

"Pertepungan naik ugal-ugalan ."

Sebagian masyarakat melihat situasi ini sebagai momentum peralihan konsumsi ke produk alternatif lokal yang lebih mandiri. Namun kebijakan tersebut dinilai berisiko memicu gejolak sosial jika tidak diiringi sosialisasi dan kesiapan pasar yang matang.

baca juga

"Intinya bagus, mengurangi terigu impor, memperbanyak produk lokal berbahan tepung beras (bihun dan kwetiauw instan). Tapi penggantinya, viral nggak? Sampe gak viral itu pengganti, siap-siap demo ampe negara chaos."

Tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat kini tidak hanya berasal dari satu sektor komoditas saja. Berbagai kenaikan harga barang dan instrumen pajak datang secara bersamaan dalam periode yang berdekatan.

Pelemahan nilai tukar rupiah hingga menembus level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat turut memperburuk daya beli masyarakat secara keseluruhan. Situasi makroekonomi ini langsung berdampak pada harga barang impor maupun produk lokal yang bergantung pada komponen luar negeri.

Beban finansial warga semakin bertambah dengan adanya kebijakan pengenaan Pajak Pertambahan Nilai sebesar 11 persen terhadap pembalut wanita. Kebijakan fiskal ini memicu kekhawatiran luas karena menyangkut kebutuhan dasar perempuan yang tidak bisa ditunda.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan stabilitas pengeluaran rumah tangga sehari-aria. Mulai dari kebutuhan pangan, anggaran dapur, hingga kesehatan dasar perempuan, semuanya membutuhkan alokasi dana yang kian membebani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini, Analis Malah Waspada

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini, Analis Malah Waspada

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:04 WIB

BPS Ungkap Inflasi Tahunan Oktober 2026 Capai 3,23%, Dipicu Harga Pangan hingga Transportasi

BPS Ungkap Inflasi Tahunan Oktober 2026 Capai 3,23%, Dipicu Harga Pangan hingga Transportasi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:38 WIB

Mata Uang Utama Dunia Kritis, Investor Global Alihkan Fokus

Mata Uang Utama Dunia Kritis, Investor Global Alihkan Fokus

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:43 WIB

Terkini

Bocoran Mesin Hybrid Generasi Baru Toyota yang Siap Dipasok ke Pabrikan Lain

Bocoran Mesin Hybrid Generasi Baru Toyota yang Siap Dipasok ke Pabrikan Lain

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 10:24 WIB

5 Bedak Padat untuk Kulit Kering dan Kusam, Bikin Wajah Usia 45 Tahun Tampak Cerah

5 Bedak Padat untuk Kulit Kering dan Kusam, Bikin Wajah Usia 45 Tahun Tampak Cerah

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:23 WIB

Berapa Harta Kekayaan Raffi Ahmad? Kini Bisnisnya Diterpa Gelombang Boikot

Berapa Harta Kekayaan Raffi Ahmad? Kini Bisnisnya Diterpa Gelombang Boikot

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 10:20 WIB

Ulasan Drama Love For You: Saat Hidup Nyeseknya Zhang Jing Yi Nembus Layar

Ulasan Drama Love For You: Saat Hidup Nyeseknya Zhang Jing Yi Nembus Layar

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:20 WIB

Sudah Rajin Olahraga dan Jaga Pola Makan, Mengapa Dampaknya Belum Maksimal?

Sudah Rajin Olahraga dan Jaga Pola Makan, Mengapa Dampaknya Belum Maksimal?

Health | Selasa, 03 November 2026 | 10:09 WIB

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini, Analis Malah Waspada

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini, Analis Malah Waspada

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:04 WIB

Menteri PPPA Murka! Ayah dan Kakek Tiri di Boyolali Tega Hamili Remaja 16 Tahun

Menteri PPPA Murka! Ayah dan Kakek Tiri di Boyolali Tega Hamili Remaja 16 Tahun

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:03 WIB

Sabun Muka Wardah Hydra Rose NMF Amino untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Manfaatnya

Sabun Muka Wardah Hydra Rose NMF Amino untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Manfaatnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:03 WIB

Pasar Kripto Indonesia Melemah, Indeks CFX10 Turun ke Level 928,62

Pasar Kripto Indonesia Melemah, Indeks CFX10 Turun ke Level 928,62

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:01 WIB

MagangHub dan Potret Suram Pasar Kerja: Kala Fresh Graduate Berebut Posisi

MagangHub dan Potret Suram Pasar Kerja: Kala Fresh Graduate Berebut Posisi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:00 WIB

×