Soroti Loyalitas Listyo, Guntur Romli: Disuruh Jokowi Sadap Presiden Prabowo?

Muhamad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 04 November 2026 | 10:02 WIB
Soroti Loyalitas Listyo, Guntur Romli: Disuruh Jokowi Sadap Presiden Prabowo?
Listyo Sigit Prabowo dan Jokowi [Antara]
baca 10 detik
  • Politikus PDIP Guntur Romli mempertanyakan dugaan keterlibatan Presiden ke-7 RI Jokowi dalam kasus penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.
  • Polri telah menetapkan tiga jenderal sebagai tersangka, termasuk mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang diduga melakukan penyadapan ilegal selama periode 2025 hingga 2026.
  • Mahfud MD menduga kasus penyadapan ini berkaitan dengan skenario politik tertentu yang bertujuan menggoyang kepemimpinan nasional Presiden Prabowo Subianto.

Suara.com - Politikus PDI Perjuangan (PDIP) M. Guntur Romli mempertanyakan kemungkinan keterlibatan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka.

Guntur menyoroti rekam jejak Listyo yang merupakan Kapolri pilihan Jokowi. Dia mempertanyakan siapa pihak yang memerintahkan Listyo melakukan penyadapan terhadap Prabowo, mengingat saat dugaan peristiwa itu terjadi, Listyo berada di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

"Siapa yang menyuruh Listyo Sigit menyadap Presiden Prabowo? Apa Jokowi? Malam ini sejarah mencatat seorang mantan Kapolri, jenderal yang dipilih dan dilantik Jokowi, ditetapkan tersangka penyadapan ilegal terhadap Presiden Republik Indonesia," ujar Guntur dalam keterangannya diunggahan instagram pribadinya, dikutip Rabu (4/11/2026).

Guntur menilai dugaan penyadapan yang berlangsung sepanjang 2025 hingga 2026 bukan sekadar pelanggaran biasa. Dia menyebut tindakan tersebut sebagai kejahatan serius sekaligus pengkhianatan terhadap sumpah jabatan.

Menurut Guntur, karena Prabowo merupakan atasan formal Listyo saat dugaan penyadapan terjadi sekaligus menjadi korban, muncul pertanyaan mengenai loyalitas mantan Kapolri tersebut.

"Maka publik wajar bertanya, kepada siapa sebenarnya loyalitas Listyo? Kepada presiden yang sah atau kepada patron lamanya, Jokowi, presiden yang mengangkatnya menjadi Kapolri?" tambahnya.

Guntur juga menyinggung isu mengenai dugaan aliran hasil penyadapan ke Solo yang belakangan mencuat ke publik. Ia meminta Polri tidak membiarkan isu tersebut berkembang menjadi rumor tanpa kejelasan, melainkan mengusutnya secara transparan.

Penyidik juga diminta tidak hanya berhenti pada penetapan tiga tersangka, tetapi juga menelusuri pihak yang diduga memberi perintah, menerima hasil penyadapan, hingga tujuan pengiriman data tersebut.

"Kami mendukung penuh Polri membongkar kasus ini sampai ke akar, jangan berhenti di tiga nama, usut siapa yang memberi perintah, siapa yang menikmati hasil sadapan, dan ke mana data itu mengalir," tegas Guntur.

baca juga
Prabowo dan Jokowi di Istana IKN. [Ist]
Prabowo dan Jokowi di Istana IKN. [Ist]

Isu Jatah Presiden 2 Tahun

Dugaan penyadapan terhadap Prabowo sebelumnya juga dikaitkan mantan Menko Polhukam Mahfud MD dengan kemungkinan adanya skenario politik untuk menggoyang kepemimpinan nasional.

Mahfud bahkan kembali mengungkit pernyataan pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie pada 2024 mengenai klaim bahwa Prabowo hanya akan diberi kesempatan menjabat sebagai presiden selama dua tahun.
Pernyataan itu disebut Connie berasal dari informasi yang disampaikan Jokowi melalui Rosan Roeslani.

"Anda ingat dulu tahun 2024 Connie Rahakundini... Bu Connie. Itu kan pernah mengatakan bahwa Jokowi bilang melalui Rosan... bahwa Pak Prabowo tuh jadi presiden diberi jatah dua tahun," kata Mahfud MD dalam podcast 'Terung Terang' dikutip Rabu (4/11/2026).

Mahfud juga menyoroti hubungan Jokowi dan Listyo yang terjalin sejak Listyo menjabat Kapolresta Surakarta pada 2011, ketika Jokowi masih menjadi Wali Kota Solo. Setelah Jokowi menjadi presiden pada 2014, Listyo dipercaya menjadi ajudannya hingga 2016.

Hubungan tersebut berlanjut ketika Jokowi mengusulkan Listyo sebagai calon tunggal Kapolri pada Januari 2021. Listyo kemudian dilantik menggantikan Jenderal Idham Azis pada 27 Januari 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kaitkan Penyadapan Prabowo dengan Makar, Mahfud Ungkit Isu Jokowi Cuma Beri Jatah Presiden 2 Tahun

Kaitkan Penyadapan Prabowo dengan Makar, Mahfud Ungkit Isu Jokowi Cuma Beri Jatah Presiden 2 Tahun

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:06 WIB

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:31 WIB

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:12 WIB

Terkini

Tim SAR Tetap Lanjutkan Pencarian Dua Korban Longsor Pelaga

Tim SAR Tetap Lanjutkan Pencarian Dua Korban Longsor Pelaga

Bali | Rabu, 04 November 2026 | 10:01 WIB

Daftar Drakor Terburuk 2026 versi 142 Profesional, Perfect Crown Nomor Satu

Daftar Drakor Terburuk 2026 versi 142 Profesional, Perfect Crown Nomor Satu

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 10:00 WIB

Calvin Verdonk Jadi Pemain Terbaik Saat Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt di Liga Champions

Calvin Verdonk Jadi Pemain Terbaik Saat Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt di Liga Champions

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 09:58 WIB

Hilirisasi Agroindustri Jadi Strategi Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

Hilirisasi Agroindustri Jadi Strategi Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:50 WIB

4 Low pH Cleanser Tea Tree Buat Kulit Berminyak Auto Bersih Bebas Jerawat

4 Low pH Cleanser Tea Tree Buat Kulit Berminyak Auto Bersih Bebas Jerawat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 09:50 WIB

6 Manfaat Tawas untuk Kecantikan, Benarkah Bisa Menghilangkan Bau Badan dan Mencerahkan Kulit?

6 Manfaat Tawas untuk Kecantikan, Benarkah Bisa Menghilangkan Bau Badan dan Mencerahkan Kulit?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 09:49 WIB

Sosok Kuat Ini yang Bocorkan Penyadapan Eks Kapolri ke Prabowo

Sosok Kuat Ini yang Bocorkan Penyadapan Eks Kapolri ke Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:47 WIB

Dua Orang Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Dongi-Dongi Poso

Dua Orang Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Dongi-Dongi Poso

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 09:46 WIB

Siapa yang Berhak Melakukan Penyadapan? Ini Aturan Resminya di Indonesia

Siapa yang Berhak Melakukan Penyadapan? Ini Aturan Resminya di Indonesia

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:46 WIB

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:42 WIB

×