Usai Bertemu Prabowo, Dirut KAI Batalkan Impor KRL Bekas: Rakyat Harus Dapat Kereta Baru

Vania Rossa, Novian Ardiansyah

Kamis, 05 November 2026 | 18:29 WIB
Usai Bertemu Prabowo, Dirut KAI Batalkan Impor KRL Bekas: Rakyat Harus Dapat Kereta Baru
Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin. (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyatakan pengadaan 23 trainset baru setelah bertemu Presiden Prabowo pada 5 November 2026.
  • KAI membatalkan rencana impor kereta bekas dan mengandalkan industri dalam negeri melalui PT INKA serta kerja sama produsen asing.
  • Kebijakan baru ini mengubah keputusan Komisi VI DPR RI yang sebelumnya telah menyetujui impor kereta bekas pada 23 September 2026.

Suara.com - Kebijakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) terkait pengadaan armada KRL berubah setelah Direktur Utama KAI bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Kamis (5/11/2026).

Jika sebelumnya KAI mengusulkan impor kereta bekas untuk mengatasi kekurangan armada, kini perusahaan pelat merah itu menegaskan pengadaan kereta harus berupa unit baru.

Padahal, Komisi VI DPR RI sebelumnya telah menyetujui rencana impor kereta bukan baru atau bekas sebagai solusi untuk mengatasi ancaman krisis armada KRL Jabodetabek.

"Kita enggak impor bekas. Pokoknya buat rakyat, harus yang baru," kata Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin usai rapat dengan Prabowo, Kamis (5/11/2026).

Sebagai alternatif, KAI akan mengandalkan pemenuhan kebutuhan kereta dari industri dalam negeri, salah satunya melalui PT Industri Kereta Api (INKA).

"Salah satunya nanti sebagian ke INKA. Wajib mendukung industri dalam negeri," ujar Bobby.

Ketika ditanya apakah kebutuhan kereta baru akan dipenuhi melalui impor dari luar negeri, Bobby menyebut kemungkinan kerja sama produksi antara PT INKA dan produsen asing.

"Luar negeri harus kerja sama sama dalam negeri," katanya.

Bobby mengungkapkan, KAI membutuhkan total 23 rangkaian kereta atau trainset baru. Dari jumlah tersebut, sebanyak delapan trainset menjadi kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi.

baca juga

"Kita akan percepat 2-3 tahun. 23 train set baru," kata Bobby.

DPR Sebelumnya Setujui Impor KRL Bekas

Sebelumnya, Komisi VI DPR RI menyetujui langkah KAI untuk mengimpor kereta bukan baru atau bekas. Kebijakan tersebut diusulkan untuk mengatasi ancaman krisis armada KRL Jabodetabek akibat penuaan sarana dan keterbatasan kapasitas produksi dalam negeri.

Persetujuan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI bersama Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Dalam rapat tersebut, Bobby menjelaskan bahwa kebutuhan armada KRL Jabodetabek diperkirakan terus meningkat seiring proyeksi jumlah penumpang yang mencapai 2,5 juta hingga 3 juta orang per hari pada 2040.

"Kami lanjutkan, Pak. Jadi sampai dengan tahun 2040 itu dengan proyeksi 2,5 sampai 3 juta penumpang harian, kita itu sebenarnya untuk KRL Jabodetabek ini kita butuh sekitar 200 train set untuk penambahan kapasitas plus dengan konservasi dari trainset-trainset yang ada," kata Bobby.

Bobby juga mengungkapkan sebagian besar armada KRL yang beroperasi saat ini telah memasuki usia kritis. Selain kondisi fisik yang menurun, ketersediaan suku cadang juga menjadi persoalan.

"Ketika trainset-trainset kita ini sudah berumur 45. Sudah berumur 45. 45 ini kita sudah tidak bisa lagi. Satu, sparepart sudah tidak ada. Yang kedua, secara metal dia sudah mulai fatigue. Sudah mulai fatigue, maka 2029 dari 92 train set ini 2045 itu kita harus ganti," ujarnya.

Ia menambahkan, KAI harus mengganti 87 trainset hingga 2031.

"Sehingga sampai dengan tahun 2031 kita itu harus mengganti 87 trainset dengan yang lain," sambungnya.

Di sisi lain, kapasitas produksi PT INKA dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan armada dalam waktu singkat. Keterbatasan kapasitas manufaktur dan keterlambatan penyerahan kereta membuat KAI menghadapi kekurangan armada untuk periode 2026–2027.

Karena itu, dalam rapat bersama DPR pada September lalu, Bobby mengusulkan impor kereta bekas sebagai solusi sementara untuk menutup kebutuhan tersebut.

"Jadi bagaimana kita menutup 2027 2026-2027 dulu. Jadi salah satunya yang kami akan usulkan itu adalah kita tambal dulu, Pak, dengan melakukan impor, ya, itu kereta-kereta yang tidak baru," katanya.

Bobby saat itu menyebut kereta bekas yang akan diimpor harus memiliki riwayat kondisi yang baik dan telah melalui proses peremajaan atau refurbishment.

"Ya, kereta yang tidak baru, yang memang kita lihat historisnya, secara historis ini bagus, mungkin, kemudian yang kedua adalah sudah melakukan refurbishment Pak. Iya, sudah melakukan refurbishment, kayak pesawat lah gitu ya. Kayak pesawat, telah kita melakukan refurbishment. Ini, ini cara cepat," ujarnya.

Selain mengusulkan impor untuk kebutuhan jangka pendek, KAI juga mendorong PT INKA meningkatkan kapasitas produksi melalui kemitraan strategis dengan perusahaan luar negeri.

"PT INKA mau tidak mau memang harus kita beyond dari (TRL) 15, kapasitas mereka sekarang ini. Memang harus ada partner, strategic partner dari luar gitu yang memang harus menambah kapasitasnya dia di Banyuwangi," kata Bobby.

Menanggapi usulan tersebut, Komisi VI DPR RI mendukung langkah KAI memenuhi kebutuhan armada melalui kombinasi peningkatan kemampuan industri lokal dan pengadaan kereta bukan baru.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade membacakan kesimpulan rapat yang mendorong KAI memenuhi kebutuhan kapasitas angkutan perkeretaapian, khususnya KRL Jabodetabek, dengan meningkatkan industri lokal serta melakukan impor rangkaian kereta bukan baru secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Komisi VI juga mendorong pengadaan sarana bukan baru sebagai solusi transisi, sembari memperkuat sinergi dengan PT INKA melalui peningkatan tingkat kesiapan teknologi (technology readiness level) dan kesiapan manufaktur (manufacturing readiness level) hingga level 9.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Impor KRL Bekas Jepang Terganjal Aturan dari Kemendag

Impor KRL Bekas Jepang Terganjal Aturan dari Kemendag

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:35 WIB

INKA Tak Mampu, Danantara Punya Opsi Impor KRL Bekas dari Jepang

INKA Tak Mampu, Danantara Punya Opsi Impor KRL Bekas dari Jepang

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:58 WIB

Rencana Impor KRL Bekas Jepang, Kemenperin: Belum Regulasi yang Mengatur

Rencana Impor KRL Bekas Jepang, Kemenperin: Belum Regulasi yang Mengatur

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 17:58 WIB

Terkini

DPR-Pemerintah Sepakat Ubah Judul RUU Perampasan Aset, Korupsi Jadi Fokus Utama

DPR-Pemerintah Sepakat Ubah Judul RUU Perampasan Aset, Korupsi Jadi Fokus Utama

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:25 WIB

Suhud Ajak Pemprov DKI dan Ditjenpas Bersinergi Perkuat Sarana Pemasyarakatan

Suhud Ajak Pemprov DKI dan Ditjenpas Bersinergi Perkuat Sarana Pemasyarakatan

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:24 WIB

Kombinasi Emas, 3 Shio Paling Cocok dengan Shio Ayam dalam Pekerjaan dan Percintaan

Kombinasi Emas, 3 Shio Paling Cocok dengan Shio Ayam dalam Pekerjaan dan Percintaan

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 18:22 WIB

Lebih dari 250 Brand Lokal Hadirkan Produk Kreatif, dari Fashion hingga Kuliner

Lebih dari 250 Brand Lokal Hadirkan Produk Kreatif, dari Fashion hingga Kuliner

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 18:20 WIB

Sebut Mirip Orba, Pakar UGM Kritik Pemasangan Kawat Berduri di Jogja

Sebut Mirip Orba, Pakar UGM Kritik Pemasangan Kawat Berduri di Jogja

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:19 WIB

12 Penerbangan Eropa Diancam Bom Beruntun, 2 Pesawat Terpaksa Alihkan Rute

12 Penerbangan Eropa Diancam Bom Beruntun, 2 Pesawat Terpaksa Alihkan Rute

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:17 WIB

Bikin Jerawat Cepat Kempes, Cek 5 Pilihan Acne Spot Gel di Bawah Rp50 Ribu

Bikin Jerawat Cepat Kempes, Cek 5 Pilihan Acne Spot Gel di Bawah Rp50 Ribu

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:15 WIB

TVS Motor Boyong Empat Model Baru di EICMA 2026 Memperluas Pasar Eropa

TVS Motor Boyong Empat Model Baru di EICMA 2026 Memperluas Pasar Eropa

Otomotif | Kamis, 05 November 2026 | 18:15 WIB

Gus Ipul Sebut 18 Juta Keluarga Telah Terdaftar dalam Sistem Perlinsos Digital

Gus Ipul Sebut 18 Juta Keluarga Telah Terdaftar dalam Sistem Perlinsos Digital

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:14 WIB

Kata-kata Cristiano Ronaldo Umumkan Gantung Sepatu: Waktunya Telah Tiba

Kata-kata Cristiano Ronaldo Umumkan Gantung Sepatu: Waktunya Telah Tiba

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 18:12 WIB

×