Rekam Jejak Irjen Slamet Uliandi, Dulu Kapten Jack Jemput Sambo Kini Tersangka Penyadapan Prabowo

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 06 November 2026 | 11:12 WIB
Rekam Jejak Irjen Slamet Uliandi, Dulu Kapten Jack Jemput Sambo Kini Tersangka Penyadapan Prabowo
Irjen Pol Slamet Uliandi (Antara)
baca 10 detik
  • Irjen Slamet Uliandi ditetapkan sebagai tersangka kasus penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

  • Perwira penjemput Ferdy Sambo ini berperan menyetujui izin penyadapan dan penghapusan berkas rekaman.

  • Penahanan Slamet ditunda karena stroke, sementara tiga tersangka lainnya ditahan di Mako Brimob.

Suara.com - Irjen Slamet Uliandi yang dahulu tersohor karena menjemput Ferdy Sambo kini harus menghadapi masa kelam dalam karier kepolisiannya. Perwira tinggi ini resmi menyandang status tersangka atas skandal perekaman ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto atau penyadapan Prabowo.

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri membongkar peran vital Slamet dalam memberi restu penyadapan hingga instruksi pembersihan rekaman. Jejak digital dari kediaman perwira ini terbukti memegang kendali penuh atas pengoperasian sistem penyadapan kepolisian.

Sorotan publik kini tertuju pada drastisnya perubahan nasib perwira yang akrab disapa "Kapten Jack" tersebut di tubuh Korps Bhayangkara. Sosok yang dulunya disegani sebagai eksekutor penindakan kasus besar kini justru terjerat skandal peretasan internal markas besar.

Irjen Pol Slamet Uliandi
Irjen Pol Slamet Uliandi

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri merilis penetapan Slamet sebagai tersangka keempat dalam jumpa pers pada Kamis (5/11). Tim forensik digital menemukan keterkaitan kuat antara titik sinyal kediamannya dengan server Lawful Interception Management System (LIMS).

Slamet memegang posisi strategis sebagai Dewan Pembina Pusat Pemantauan atau Monitoring Center (MC) di lingkungan kepolisian. Posisi tersebut membuatnya memiliki kekuasaan penuh untuk mengontrol seluruh perizinan tindakan intersepsi oleh pejabat bawahannya.

Dua tersangka lain yang merupakan pejabat kepolisian, yakni Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution (AS) dan Irjen Pol Eko Hadi Santoso (EH), wajib meminta izin Slamet sebelum bergerak.

"Sampai dengan saat ini, tersangka EH dan AS, jika akan melaksanakan provisioning ataupun penyadapan, harus mendapat izin dari Saudara SU," tutur Suhermanto.

Slamet tidak hanya memberi perintah untuk menyadap, tetapi juga menyetujui pemusnahan jejak digital rekaman tersebut pada awal Oktober 2026. Keputusan menghapus arsip penting itu diambil setelah Ahrie mengajukan permohonan resmi kepadanya.

"Pada awal Oktober 2026, tersangka AS meminta izin untuk melakukan penghapusan hasil penyadapan kepada SU, dan tersangka SU meng-ACC melakukan penghapusan terhadap file hasil penyadapan selama ini," ungkap Suhermanto.

baca juga

Meski status hukumnya sudah ditetapkan, polisi belum memasukkan Slamet ke dalam sel tahanan. Kondisi kesehatannya yang belum pulih total dari serangan stroke menjadi alasan medis penundaan penahanan tersebut.

Situasi ini berbeda dengan tiga tersangka lain yang sudah mendekam di balik jeruji besi. Mantan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Ahrie Sonta Nasution dan Eko Hadi Santoso kini ditahan di Mako Brimob.

“Bahwa sampai saat ini jumlah tersangka sebanyak empat orang. Tiga penahanan di Mako Brimob. Untuk tersangka SU saat ini belum bisa dilakukan penahanan karena dalam kondisi sakit pascastroke,” jelas Suhermanto.

Lahir di Jakarta pada 15 Juli 1971, alumni Akademi Kepolisian 1994 ini membangun reputasi panjang di bidang reserse serta teknologi informasi. Kariernya melesat saat memimpin Divisi TIK Polri dan melahirkan inovasi digital seperti Super Apps Presisi Polri.

Puncak popularitasnya di mata publik terjadi pada Agustus 2022 ketika ia diperintah menjemput mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Sebagai salah satu dari dua jenderal penjemput, aksi Slamet mengawal Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir J menuai banyak pujian.

Penghargaan Bintang Bhayangkara Pratama bahkan berhasil disabetnya pada tahun 2023 atas pengabdian panjangnya. Postur tubuhnya yang tinggi besar bak pria Eropa membuatnya sangat mudah dikenali dan dijuluki "Kapten Jack" oleh kawan sejawatnya.

Skandal perekaman ilegal ini menjadi pemicu utama yang menyeret nama Slamet ke pusaran hukum. Perangkat LIMS yang seharusnya menjadi alat intelijen resmi kepolisian justru disalahgunakan untuk menyasar sang kepala negara.

Pengusutan kasus terus berlanjut guna membongkar seluruh pihak yang terlibat dalam jaringan peretasan internal ini. Kepolisian berjanji menuntaskan perkara ini secara transparan demi menjaga integritas institusi penegak hukum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rocky Gerung Singgung Penyadapan Prabowo: Ada Menyadap Tidak Legal itu Kerjaannya Polisi

Rocky Gerung Singgung Penyadapan Prabowo: Ada Menyadap Tidak Legal itu Kerjaannya Polisi

News | Jum'at, 06 November 2026 | 09:31 WIB

Peran Krusial Irjen Slamet Uliandi di Kasus Penyadapan Prabowo: Si Pemberi Izin Operasi Gelap

Peran Krusial Irjen Slamet Uliandi di Kasus Penyadapan Prabowo: Si Pemberi Izin Operasi Gelap

News | Jum'at, 06 November 2026 | 09:49 WIB

Profil Irjen Slamet Uliandi: Dulu Berjasa Seret Sambo, Kini Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo

Profil Irjen Slamet Uliandi: Dulu Berjasa Seret Sambo, Kini Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 09:41 WIB

Terkini

Angka Pengangguran Turun Jadi 7,3 Juta, Tapi Pekerja Setengah Nganggur Meroket 12,84 Juta

Angka Pengangguran Turun Jadi 7,3 Juta, Tapi Pekerja Setengah Nganggur Meroket 12,84 Juta

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 11:25 WIB

WhatsApp Hadirkan Fitur Acara, Kini Bisa Undang Orang Tanpa Akun

WhatsApp Hadirkan Fitur Acara, Kini Bisa Undang Orang Tanpa Akun

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 11:24 WIB

Tiga Warga di Karo Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh di Gubuk Persawahan

Tiga Warga di Karo Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh di Gubuk Persawahan

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 11:23 WIB

Kemasan Baru, Intip Manfaat Viva Skin Food Cream Extra Care untuk Wajah dan Tubuh

Kemasan Baru, Intip Manfaat Viva Skin Food Cream Extra Care untuk Wajah dan Tubuh

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:15 WIB

Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya

Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:13 WIB

Rekam Jejak Irjen Slamet Uliandi, Dulu Kapten Jack Jemput Sambo Kini Tersangka Penyadapan Prabowo

Rekam Jejak Irjen Slamet Uliandi, Dulu Kapten Jack Jemput Sambo Kini Tersangka Penyadapan Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:12 WIB

7 Rekomendasi Moisturizer untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Melembapkan dan Mengurangi Flek Hitam

7 Rekomendasi Moisturizer untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Melembapkan dan Mengurangi Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:11 WIB

Jokowi Pakai Batik Mega Mendung di PN Jakarta Timur, Ini 4 Makna Filosofis di Balik Motifnya

Jokowi Pakai Batik Mega Mendung di PN Jakarta Timur, Ini 4 Makna Filosofis di Balik Motifnya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:10 WIB

6 Zodiak yang Dianggap Paling Peka dan Perhatian, Selalu Mengerti Perasaan Pasangan

6 Zodiak yang Dianggap Paling Peka dan Perhatian, Selalu Mengerti Perasaan Pasangan

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:06 WIB

KPK Beri Sinyal Bakal Periksa Nusron Wahid Lagi Terkait Suap HGB

KPK Beri Sinyal Bakal Periksa Nusron Wahid Lagi Terkait Suap HGB

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:05 WIB

×