33 Negara Kompak Anjurkan Warganya Siapkan Logistik Darurat, Ada Apa?

Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 06 November 2026 | 19:44 WIB
33 Negara Kompak Anjurkan Warganya Siapkan Logistik Darurat, Ada Apa?
ilustrasi persediaan makanan
baca 10 detik
  • Sedikitnya 33 negara di dunia mengeluarkan panduan kesiapsiagaan darurat untuk mengantisipasi potensi gangguan kebutuhan pokok masyarakat.
  • Pemerintah Perancis dan Inggris melalui Newsweek pada Oktober 2026 mengingatkan pentingnya stok persediaan darurat selama 72 jam.
  • Panduan tersebut bertujuan menghadapi berbagai ancaman seperti perang, bencana alam, gangguan listrik, hingga serangan siber.

Suara.com - Imbauan untuk menyimpan makanan, air minum, dan perlengkapan darurat kini menjadi bagian dari panduan kesiapsiagaan di puluhan negara di berbagai kawasan dunia.

Sedikitnya 33 negara dan wilayah tercatat memiliki panduan yang mendorong masyarakat menyiapkan kebutuhan dasar untuk menghadapi kemungkinan terjadinya krisis.

Anjuran tersebut mencakup persediaan yang dapat digunakan selama sedikitnya 72 jam atau tiga hari, meskipun beberapa negara meminta warganya bersiap menghadapi keadaan darurat dalam waktu lebih panjang.

Kebijakan ini memunculkan pertanyaan mengenai alasan puluhan negara mendorong masyarakat menyiapkan stok kebutuhan pokok dan jenis ancaman yang perlu diantisipasi.

Kenapa 33 Negara Darurat?

Imbauan dari 33 negara tersebut bukan berarti seluruh wilayah itu sedang berada dalam status darurat atau menghadapi ancaman yang sama.

Sebaliknya, panduan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat ketika terjadi gangguan yang dapat menghambat pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Mengutip pemberitaan Newsweek pada 28 Oktober 2026, sejumlah negara kembali mengingatkan pentingnya persediaan darurat, termasuk Perancis dan Inggris.

Pemerintah wilayah Normandia di Perancis, misalnya, menerbitkan imbauan melalui media sosial pada 27 Oktober 2026 dengan pesan agar masyarakat tidak menunggu krisis terjadi untuk mulai bersiap.

Ancaman yang menjadi pertimbangan dalam panduan tersebut tidak terbatas pada konflik bersenjata atau perang, tetapi juga mencakup berbagai kondisi yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat.

baca juga

Beberapa situasi yang perlu diantisipasi antara lain:

1. Konflik dan ancaman keamanan

Perang maupun ketegangan keamanan dapat mengganggu aktivitas masyarakat, distribusi kebutuhan pokok, dan akses terhadap layanan penting.

2. Bencana alam dan cuaca ekstrem

Banjir, badai, serta bencana lainnya berpotensi membuat jalur distribusi terputus dan menyulitkan masyarakat memperoleh makanan maupun air bersih.

3. Gangguan jaringan listrik

Pemadaman dalam skala luas dapat menghambat penggunaan peralatan rumah tangga, komunikasi, dan berbagai layanan yang dibutuhkan sehari-hari.

4. Serangan siber

Gangguan terhadap sistem digital dapat memengaruhi operasional layanan penting, termasuk sistem yang mendukung aktivitas ekonomi dan distribusi kebutuhan masyarakat.

Dalam situasi seperti itu, masyarakat belum tentu dapat langsung membeli kebutuhan pokok atau memperoleh bantuan dari pemerintah.

Karena itu, persediaan makanan, air minum, obat-obatan, dan perlengkapan dasar dianjurkan untuk membantu keluarga memenuhi kebutuhan sementara ketika layanan publik atau distribusi terganggu.

Meski demikian, panduan dari masing-masing negara tidak selalu memiliki ketentuan yang sama karena jenis ancaman, kondisi geografis, dan kebutuhan masyarakatnya berbeda.

Daftar Negara yang Keluarkan Panduan Darurat

Berdasarkan pemetaan Newsweek, terdapat 33 negara dan wilayah yang memiliki panduan mengenai persediaan makanan atau perlengkapan untuk menghadapi keadaan darurat.

Daftar tersebut tersebar di enam kawasan dunia, dengan rincian sebagai berikut.

1. Eropa (17 negara)

  • Inggris
  • Irlandia
  • Perancis
  • Jerman
  • Belanda
  • Denmark
  • Norwegia
  • Swedia
  • Finlandia
  • Estonia
  • Latvia
  • Lithuania
  • Polandia
  • Republik Ceko
  • Austria
  • Swiss
  • Kroasia

2. Amerika Utara (3 negara)

  • Amerika Serikat
  • Kanada
  • Meksiko

3. Amerika Selatan (4 negara)

  • Chile
  • Kolombia
  • Argentina
  • Brasil

4. Afrika (1 negara)

  • Afrika Selatan

5. Asia (6 negara dan wilayah)

  • Jepang
  • Taiwan
  • Israel
  • India
  • Filipina
  • Singapura

6. Oseania (2 negara)

  • Selandia Baru
  • Australia

Perlu dipahami bahwa daftar tersebut merupakan hasil penghimpunan panduan kesiapsiagaan oleh Newsweek, bukan daftar negara yang secara bersamaan menetapkan status darurat.

Sebagian negara telah memiliki pedoman persiapan bencana sejak lama, sedangkan negara lainnya memperbarui atau kembali menyosialisasikan anjuran tersebut seiring perkembangan risiko keamanan dan bencana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akses Layanan Bank Emas Pegadaian di Aplikasi Tring! by Pegadaian

Akses Layanan Bank Emas Pegadaian di Aplikasi Tring! by Pegadaian

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 10:15 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Pramono Jawab Pesan Foke Soal Tata Ruang: Jakarta Pasti Berubah, Ukuran Kita Sekarang Kota Global

Pramono Jawab Pesan Foke Soal Tata Ruang: Jakarta Pasti Berubah, Ukuran Kita Sekarang Kota Global

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:52 WIB

Terkini

Tutup Pertamuda Seed and Scale 2026, Pertamina Umumkan Sembilan Inovator Muda Terbaik

Tutup Pertamuda Seed and Scale 2026, Pertamina Umumkan Sembilan Inovator Muda Terbaik

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:44 WIB

Cara Menurunkan Desil Lewat Aplikasi Cek Bansos, Penuhi Syarat Ini

Cara Menurunkan Desil Lewat Aplikasi Cek Bansos, Penuhi Syarat Ini

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:40 WIB

Kader Gerindra Semarang Geruduk Polrestabes, Desak Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas!

Kader Gerindra Semarang Geruduk Polrestabes, Desak Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas!

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 19:39 WIB

Isu Terseret Kasus Karhutla Kalimantan, NCKL Buka Suara

Isu Terseret Kasus Karhutla Kalimantan, NCKL Buka Suara

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:37 WIB

Warga Tewas Ditembak Saat Maulid di Aceh, KontraS Duga Terjadi Pembunuhan di Luar Hukum

Warga Tewas Ditembak Saat Maulid di Aceh, KontraS Duga Terjadi Pembunuhan di Luar Hukum

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:34 WIB

Dari Jalanan ke Piala Wali Kota, Anak-anak Liga Aspal Siap Unjuk Gigi

Dari Jalanan ke Piala Wali Kota, Anak-anak Liga Aspal Siap Unjuk Gigi

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:31 WIB

Gandeng Kader Posyandu, Taj Yasin Genjot Pendataan Perlinsos Digital di Jateng

Gandeng Kader Posyandu, Taj Yasin Genjot Pendataan Perlinsos Digital di Jateng

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:30 WIB

Wagub Taj Yasin Minta Baznas-Lazismu Sinergi Ikut Entaskan Kemiskinan

Wagub Taj Yasin Minta Baznas-Lazismu Sinergi Ikut Entaskan Kemiskinan

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 19:24 WIB

Geger Bentrok Berdarah di Pidie Aceh, Yusril Persilakan Komnas HAM Selidiki

Geger Bentrok Berdarah di Pidie Aceh, Yusril Persilakan Komnas HAM Selidiki

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:23 WIB

Maraknya Demonstrasi Mahasiswa Hari Ini dan Kenangan Masa Lalu Saya

Maraknya Demonstrasi Mahasiswa Hari Ini dan Kenangan Masa Lalu Saya

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 19:20 WIB

×