Gunung Semeru Erupsi, Awan Panas Meluncur 5,5 Km ke Arah Besuk Kobokan

Dythia Novianty

Sabtu, 07 November 2026 | 08:33 WIB
Gunung Semeru Erupsi, Awan Panas Meluncur 5,5 Km ke Arah Besuk Kobokan
Erupsi Gunung Semeru. [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/tom]
baca 10 detik
  • Gunung Semeru di Lumajang meletus pada Sabtu dini hari, memicu awan panas dan kolom abu setinggi 1.000 meter.
  • BPBD menyatakan aktivitas warga sekitar tetap normal karena zona merah telah steril dari permukiman dan kegiatan masyarakat.
  • Gunung Semeru saat ini berstatus Siaga Level III dengan larangan beraktivitas dalam radius hingga 13 kilometer.

Suara.com - Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Sabtu (7/11/2026) dini hari. Aktivitas vulkanik tersebut memicu awan panas guguran sejauh 5,5 kilometer dari kawah puncak ke arah tenggara, tepatnya menuju Besuk Kobokan.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, melaporkan erupsi terjadi pada pukul 00.11 WIB.

Letusan menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 1.000 meter di atas puncak atau mencapai ketinggian sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Erupsi berlangsung selama kurang lebih enam menit dan terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 33 milimeter. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah selatan hingga barat daya.

"Sebaran abu mengarah ke selatan-barat daya," kata Sigit dalam laporan tertulisnya seperti dilansir dari laman Antara.

Aktivitas tersebut menambah rangkaian erupsi Gunung Semeru. Sehari sebelumnya, Jumat (6/11/2026) sore, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu juga mengalami erupsi yang disertai awan panas guguran sejauh lima kilometer menuju Besuk Kobokan.

BPBD Sebut Aktivitas Warga Masih Berjalan Normal

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Isnugroho, mengatakan erupsi dan luncuran awan panas tersebut belum menimbulkan dampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat di sekitar lereng Semeru.

"Aktivitas warga berjalan lancar dan tidak ada dampak yang terjadi akibat erupsi disertai APG Semeru karena zona merah rawan bencana erupsi sudah steril dari aktivitas masyarakat," ujarnya.

baca juga

Meski belum berdampak signifikan terhadap permukiman, BPBD Lumajang meminta masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas vulkanik Semeru.

Tim Reaksi Cepat BPBD bersama personel TNI dan Polri juga disiagakan di Pos Pantau Curah Kobokan dan Oro-Oro Ombo untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan aktivitas gunung api.

Gunung Semeru Masih Berstatus Siaga Level III

BPBD Lumajang menyebut status aktivitas Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. Dengan status tersebut, masyarakat dan wisatawan diminta mematuhi sejumlah pembatasan aktivitas di kawasan rawan bencana.

Warga maupun pengunjung dilarang beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak.

Larangan juga berlaku dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena awan panas guguran dan aliran lahar berpotensi meluncur hingga 17 kilometer dari puncak.

Selain itu, masyarakat dilarang melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Semeru karena kawasan tersebut rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar.

Erupsi Gunung Semeru | Gunung Semeru Erupsi | Awan Panas Gunung Semeru
Erupsi Gunung Semeru, Jumat  (6/11/2026). [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/tom]

"Masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," kata Isnugroho.

Warga Diminta Waspadai Awan Panas dan Lahar Semeru

BPBD Lumajang turut mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi awan panas guguran, guguran lava, dan aliran lahar di sepanjang lembah serta aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru.

Beberapa kawasan yang menjadi perhatian utama meliputi Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Potensi aliran lahar juga perlu diwaspadai pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai Besuk Kobokan.

Masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai tersebut diminta tidak mengabaikan peringatan petugas, terutama ketika terjadi hujan yang dapat meningkatkan risiko aliran lahar.

BPBD bersama aparat terkait terus melakukan pemantauan dan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi perkembangan aktivitas Gunung Semeru serta mengurangi risiko terhadap masyarakat di kawasan rawan bencana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

News | Senin, 14 September 2026 | 08:15 WIB

NASA Potret Gunung Anak Krakatau Meletus dari Angkasa, Begini Penampakannya

NASA Potret Gunung Anak Krakatau Meletus dari Angkasa, Begini Penampakannya

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:05 WIB

Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Anak Krakatau, Kerabat Kisahkan Kegigihan Arie Basuki

Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Anak Krakatau, Kerabat Kisahkan Kegigihan Arie Basuki

News | Sabtu, 12 September 2026 | 08:00 WIB

Warga Carita Gelar Doa untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Warga Carita Gelar Doa untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Foto | Sabtu, 12 September 2026 | 08:00 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga Level III, Potensi Erupsi Lanjutan Masih Tinggi

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga Level III, Potensi Erupsi Lanjutan Masih Tinggi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 18:17 WIB

Terkini

Gunung Semeru Erupsi, Awan Panas Meluncur 5,5 Km ke Arah Besuk Kobokan

Gunung Semeru Erupsi, Awan Panas Meluncur 5,5 Km ke Arah Besuk Kobokan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 08:33 WIB

Bandara Dhoho Kediri Resmi Jadi Embarkasi Haji 2027, Layani 15 Daerah Sekaligus

Bandara Dhoho Kediri Resmi Jadi Embarkasi Haji 2027, Layani 15 Daerah Sekaligus

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 08:26 WIB

Ekonomi Jateng Lampaui Rata-Rata Nasional, Ahmad Luthfi Diganjar CNN Indonesia Award 2026

Ekonomi Jateng Lampaui Rata-Rata Nasional, Ahmad Luthfi Diganjar CNN Indonesia Award 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 08:23 WIB

Pendapatan Blue Bird Tembus Rp4,57 Triliun hingga Kuartal III 2026, Laba Bersih Capai Rp474 Miliar

Pendapatan Blue Bird Tembus Rp4,57 Triliun hingga Kuartal III 2026, Laba Bersih Capai Rp474 Miliar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 08:22 WIB

Paradoks Listrik Lampung: Terancam Biarpet di Atas Harta Karun Panas Bumi 2,8 GW

Paradoks Listrik Lampung: Terancam Biarpet di Atas Harta Karun Panas Bumi 2,8 GW

Lampung | Sabtu, 07 November 2026 | 08:16 WIB

Kawinkan Gelar Juara Campus League Bandung 2026, UPI Bidik The Nationals

Kawinkan Gelar Juara Campus League Bandung 2026, UPI Bidik The Nationals

Bola | Sabtu, 07 November 2026 | 08:14 WIB

Daftar HP Xiaomi, Redmi, dan POCO yang Kebagian HyperOS 4, Cek Jadwal Update

Daftar HP Xiaomi, Redmi, dan POCO yang Kebagian HyperOS 4, Cek Jadwal Update

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 08:07 WIB

Digitalisasi Pajak Daerah Tembus 97,5 Persen, BI Bidik Peningkatan Pendapatan Daerah

Digitalisasi Pajak Daerah Tembus 97,5 Persen, BI Bidik Peningkatan Pendapatan Daerah

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 07:50 WIB

10 Pilihan Sabun Cuci Muka untuk Jerawat, Bantu agar Tidak Semakin Meradang

10 Pilihan Sabun Cuci Muka untuk Jerawat, Bantu agar Tidak Semakin Meradang

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 07:45 WIB

Progres Underpass Bitung Capai 70,7 Persen, Ditargetkan Rampung Februari 2027

Progres Underpass Bitung Capai 70,7 Persen, Ditargetkan Rampung Februari 2027

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 07:30 WIB

×