NTB.Suara.com – Menjelang sidang putusan gugatan cerai yang dilayangkan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, Dedi Mulyadi tetap beraktivitas sedia kala. Dia bertemu dengan masyarakat, hingga menghadiri kondangan pernikahan.
Yang menarik, saat dia kondangan acara pernikahan di Kabupaten Bandung, Kang Dedi Mulyadi malah ditubruk emak-emak hingga dihujani ciuman.
Gugatan cerai yang dilayangkan Ambu Anne pada 19 September 2022 lalu sudah mendekati putusan. Saat ini adalah detik-detik pembacaan putusan dari majelis hakim Pengadilan Agama Purwakarta pada Rabu, 22 Februari 2023.
Menjelang putusan gugatan cerai ini, ternyata Dedi Mulyadi masih tetap beraktivitas. Seperti dilihat di Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, dia sempat bertemu pedagang rambutan di Indramayu, dan seorang buruh rambutan, Mang Odos.
Saat berada di tempat jualan pedagang rambutan di tepi jalan, dia masih dikerubungi warga yang meminta berfoto.
Setelah itu, Kang Dedi menuju acara pernikahan di Kabupaten Bandung. Dia menyebut, itu adalah acara pernikahan anak dari Kang Zaenal.
Sampai di lokasi pernikahan, Kang Dedi disambut warga dengan antusias bak artis. Sepanjang jalan menuju tempat pernikahan, warga mengajaknya bersalaman dan berfoto.
Yang mengejutkan, ada seorang emak-emak yang langsung menubruknya. Memeluknya erat dan menghujani ciuman.
Emak-emak ini disebut seorang janda. Sambil menangis, sang emak ini terus memeluk Kang Dedi yang sebentar lagi menghadapi pembacaan putusan gugatan cerai.
“Pak Haji, Ya Allah,” kata sang ibu sambil memeluk dan menangis dalam tayangan Senin (20/2/2023), dikutp Selasa (21/2/2023).
“Tenang, Bu. Tenang, Bu,” kata beberapa warga lainnya.
“Semoga ibu sehat, ya,” ucap Kang Dedi.
Kang Dedi pun memeluk anak peremppuaan dari sang ibu yang masih berusia sekitar 6-7 tahunan.
Saat di panggung pelaminan, Kang Dedi mendoakan agar pernikahan kedua mempelai ini langgeng dan bahagia. (*)