NTB.Suara.com - Ketua Umum Muhammdiyah Haedar Nasir mengungkap fakta sejarah yang selama jarang diketahui orang tentang Bung karno dan istrinya Fatmawati.
Di Depan Megawati yang merupakan putri Bung Karno dan Fatmawati, Haedar mengungkapkan jika Bung Karno dan Fatmawati merupakan anggota resmi Muhammadiyah. Dalam sambutannya di Muktamar Pemuda Muhammadiyah di Balikpapan yang juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Haedar menjelaskan peran Bung Karno di Muhammadiyah.
“Khusus kepada Ibunda kita Ibunda Megawati Soekarno Putri, yang hadir spesial di acara kita ini. Bagi angkatan muda muhammadiyah, ibu Megawati bukan siapa-siapa bagian keluarga besar Muhammadiyah, kalian tahu ayahnya adalah Bung Karno, Ibunya Ibu Fatmawati adalah anggota resmi Muhammadiyah,” kata Haedar dilansir dari TvMu.
Menurut penjelasan Haedar, Bung Karno juga sempat menjadi pengurus Muhammadiyah ketika menjalani masa pembuangan atau pengasingan oleh Belanda di Bengkulu pada tahun 1938 hingga 1942.
“Tahun 38-42 di Bengkulu beliau resmi menjadi pimpinan Majelis Pendidikan dan Pengajaran Muhammadiyah. Beliau juga ketika tahun 62 menyampaikan di setengah abad Muhammadiyah, makin lama saya semakin cinta Muhammadiyah.Bahkan dia menyampaikan yang saya sesalkan setelah saya jadi presiden saya tidak pernah ditarik iuran anggota muhammadiyah,” kata Haedar.
Kecintaan Bung Karno terhadap Muhammadiyah bukan tanpa alasan, ketika dia masih remaja dan tinggal bersama Haji Oemar Said (HOS) Cokroaminoto, Bung Karno aktif bertemu KH Ahmad Dahlan, ketika dia berkunjung ke rumah Cokroaminoto.
Menurut Bung Karno, Muhammadiyah sesuai dengan alam pikirannya yang menginginkan islam progresif berkemajuan.
“Selain jadi anggota muhammadiyah, saya ngintil menjadi murid spiritual KH Ahmad Dahlan, sejak bertemu di usia 18 tahun di Surabaya, di rumahnya HOS Cokroaminoto, Kyai dahlan lah yang mengajarkan agama sampai dia mengatakan saya masuk muhammadiyah sesuai dengan alam pikiran saya yakni islam progresif dan islam berkemajuan,” kata Haedar.
Baca Juga: 6 Pemain Timnas Indonesia U-20 yang Berpotensi Dicoret dari Skuat Piala Asia U-20 2023